Friday, December 29, 2017

Kapolda Jawa Tengah Melauncinhing SIPADAN di Pendopo Kabupaten Batang

MITRAPOL.com - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono melaunching Grand Design Sistem Informasi Pengawasan Dana Desa (Sipadan) yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Batang Jawa Tengah, Kamis (28/12).



Sistem aplikasi yang diberi nama SIPADAN berkaitan dengan pengelolaan dan penggunaan dana Desa di buat untuk mencegah dan mengantisipasi penyalahgunaan anggaran dana Desa yang di inisiasi Pemerintah Kabupaten Batang bersama Polres Batang sepaham membuat sistem aplikasi tersebut.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, dana Desa banyak pengawasan dengan tujuan Bangsa Indonesia untuk bisa tercapai kesejahteraan adil dan makmur, sehingga kesenjangan kemiskinan bisa terkurangi yang kuncinya berada di Desa yang tiap tahunya Presiden akan mengucurkan dana Desa tersebut.

"Karena kita juga selaku Polisi lebih senang mencegah dari pada menindak kejahatan, untuk itu Aplikasi SIPADAN yang secara realtime berbasis Website ini dapat meminimalisir konflik dan sangat transparan," kata Kapolda.

Menurutnya, Aplikasi SIPADAN merupakan bagian pendampingan dana Desa agar dapat dimanfaatkan untuk tepat sasaran yang nanti digunakan oleh para Bhabinsakamtibmas, oleh karenanya SIPADAN sebagai pengawasan dan Desa yang sudah tersistem keuangan dana Desa yang aplikasinya terintegrasi dengan Aplikasi yang di buat oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).

"Dalam aplikasi tersebut di ketahui mulai dari perencanaan dana Desa dan pelaksanaan serta pengawasanya bersama Polisi BhabinKamtibmas, apakah betul–betul pekerjaanya dilakukan oleh warga Desa, harapanya bisa tepat sasaran sesuai peruntukanya dan tepat manfaat,” jelas Kapolda Irjen Condro Kirono.

"Terobosan aplikasi ini juga menjadi yang pertama di Jawa Tengah bahkan di Indonesia, maka dari itu akan kami integrasikan dengan aplikasi yang di miliki Polda yaitu Smile Police yang akan kita angkat untuk seluruh Polda Jawa Tengah, sehingga bisa melihat kinerja Bhabinkamtibmas di seluruh Polda Jawa Tengah.

"Digitalisasi pelaporan dana Desa hanya ada di Batang, sehingga bisa mencegah lembaga pengawasan eksternal yang hanya untuk kepentingan diri sendiri dengan mengancam kepala Desa, karena kepala Desa juga tidak sendirian tapi bersama polisi," kata Irjen Condro Kirono

Bupati Batang H. Wihaji mengatakan Kegiatan Launching SIPADAN merupakan hasil inisiasi bersama antara Polres Batang dan Pemkab Batang agar proses pengelolaan keuangan dana Desa dapat transparan, tepat sasaran dan tepat manfaat bagi masyarakat. Dan Kabupaten Batang merupakan sebagai pusat rujukan pengelolaan keuangan yang transparan yang suda ada 38 Kabupaten yang belajar di Batang 11 sudah MUO dan lainya TOT.

"Kabupaten Batang sabagai percontohan transparansi anggaran yang di rekomendasikan KPK sebagai pusat rujukan, untuk itu inisiasi aplikasi SIPADAN sangat luar biasa trobosan kreatif dan inovatif yang bekerjasama dengan Polres Batang," kata H. Wihaji.

Ia juga mengatakan terimakasih kasih kepada Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga yang baru dua bulan tapi memiliki inisiasi yang kreatif dan inovatif.

"Kapolres Batang yang memiliki jargon menyambung peseduluran dan nguwongke uwong sangat luar biasa, dari inisiasi SIPADAN ini sangat membantu masyarakat Kabupaten Batang dalam pembangunan karena dalam pengelolaan keuangan dana Desa yang tersistem dan transparans," ujar Bupati H. Wihaji.

Disampaikan juga oleh Bupati bahwa sudah menjadi pemahaman kepala Desa untuk pengelolaaan dana Desa yang transparan dan sampai saat ini sudah siap, ketika kerjasama dengan Polres Batang yang merupakan bagian komitmen kami agar dana Desa bisa transparan dan bisa diawasi kapanpun dan dimanapun melalui aplikasi SIPADAN.

"Launching SIPADAN bagian dari komitmen Kepala Daerah dan Kepala Desa untuk mengawasi bersama dari RKAPD (Rencana Keuangan Anggaran Pembangunan Desa), RAPBDes (Rencana Anggaran Pembangunan Belanja Desa) yang bisa di akses setiap saat oleh Kepolisian melalui Bhabinkamtibmasnya,” pungkasnya.

Reporter : irul

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: