Thursday, December 7, 2017

Dipengaruhi Miras dan Tak Takut Dipecat, Oknum Polisi Ini Ancam Wartawan dan Merusak Kios

MITRAPOL.com – Oknum Polisi Satuan Shabara Polres Mimika Bripka Daniel Sitawa, diduga telah melakukan tindakan tidak terpuji dengan melakukan pengrusakan dan mengancan para wartawan di kios Tansil depan kantor Satlantas Polres Mimika tempat nongkrong para wartawan, di Jalan Budi Utomo Mimika, Papua, Selasa (05/12/2017).



Dari informasi yang dihimpun MITRAPOL.com, diketahui oknum anggota Polres Mimika, Daniel Sitawa mendatangi tempat nongkrong wartawan sekitar pukul 24.30 WIT. Dari arah Lantas sambil berteriak wartawan siapa yang jago disini?, sambil berjalan menuju arah kios dan memukul atap seng. Oknum polisi yang berpostur tinggi besar itu datang sendiri dengan pakaian preman memakai celana pendek dan baju kaos.

Tidak hanya itu, oknum polisi itu juga mengeluarkan kalimat cacian dan makian kepada seluruh wartawan dan kata kata itu sangat menciderai profesi wartawan.

“Kalian wartawan tidak tahu malu, dan kalian hidup dari polisi saja kok gaya sekali," ucap Daniel Sitawa saat itu.

Melihat aksinya itu beberapa anggota polisi yang ada di lokasi, satu perwira dan tiga anggota lainnya berusaha menenangkan oknum polisi tersebut yang di duga sedang mabuk setelah meneguk minuman keras ke kantor Satlantas.

Suasana sempat hening, namun tiba-tiba oknum polisi itu kemudian kembali dan mengatakan, Wartawan siapa yang jago disini anjxxx, sambil menunjukan kepal tangan ke arah IT wartawan SeputarPapua.com.
Saksikan Videonya Disini

“Mana Saldi mana Saldi, bilang sama dia jangan sampai saya ketemu dia saya rames dia. Saya baru dari Tembagapura kalian jago sekali eee, saya tidak takut di pecat kalau saya di pecat saya gabung dengan KKB. Saya tembak mati kalian semua,” teriak Daniel dengan emosi.



"Saya punya peluru 1.700 butir peluru dirumah, saya anak Papua yang punya tanah ini, dan tahu basis OPM itu ada di saya punya tempat di Keroom. Saya akan tembak mati kalian dan saya siap diperiksa Propam," ujar Daniel kembali dengan nada tinggi.

Setelah mencaci maki, oknum polisi itu kemudian pergi dan kembali lagi sekitar 30 menit dengan mengunakan ojek sambil membawa senjata laras panjang dengan penyangga dua didepan (pakai kaki) di sertai dengan amunisi lengkap, dan kembali mencaci maki wartawan.

Setelah puas memaki, lalu oknum polisi itu pergi lagi dan sekitar pukul 02.00 WIT, dini hari Ia kembali dengan membawa sensor lalu memotong dan merusak bangku dan meja yang ada di kios.

Untungnya pada saat melakukan aksi perusakan itu, sudah tidak ada wartawan atau orang lain, yang ada hanyalahwarga yang tinggal di sekitar tempat nongkrong itu yang melihat aksi pengrusakan tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal setelah di konfirmasi oleh awak media, membenarkan kejadian tersebut, pelaku tengah di cari oleh Provost dan saya sudah telepon kepada Kapolres Mimika pagi tadi, untuk segera diselesaikan pemasalahan tersebut.


“Wakapolrs bersama rekan-rekannya sudah berada di TKP guna untuk memberikan permohonan maaf serta melakukan perbaikan terkait pengerusakan tersebut," pungkasnya.

Reporter : ronald karambut/qodri
Editor : andrey



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: