Monday, December 4, 2017

Dahsyat !! Banjir Lumpuhkan Akses 5 Desa di Aceh Timur

MITRAPOL.com – Banjir musiman yang melanda wilayah permukiman Blang Seunong, disebabkan oleh meluapnya air Sungai Nil atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sungai Arakundo.

Salah satu jembatan penghubung yang terputus akibat derasnya arus banjir, Senin (4/12).

Pantauan langsung MITRAPOL.com, Senin (4/12/2017) dilokasi yang dilanda banjir yaitu Desa Alue Ie Mirah, Desa Pante labu, Desa Blang Seunong, Desa Sijudo, dan Desa Sah Raja.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Kepala Desa dan Masyarakat, dari lima desa yang dilanda banjir tersebut. Lima Desa diantaranya yang berada dalam kondisi terparah yaitu ; Desa Alue Ie Mirah, Desa Pante Labu, Desa Blang Seunong, Desa Sijudo, dan Desa Sah Raja.

“Desa Blang Seunong salah satu desa yang terendam banjir terparah tahun ini, empat dusun yang terendam total yaitu Dusun Blang Seunong ada 74 Kepala Keluarga yang harus mengungsi, Dusun Pelalu 43 Kepala Keluarga, Dusun Parek 26 Kepala Keluarga, Dusun Ranto Seulimeng 21 Kepala Keluarga. Jumlah total ada 164 Kepala Keluarga yang harus mengungsi dari desa ini, dan mencari tempat yang aman dari banjir,” ungkap M. Jamal Kepala Desa Blang Seunong kepada MITRAPOL.com, Senin (4/12).



M. Jamil menjelaskan, sedangkan di Desa Alue Ie Mirah juga ada salah satu dusun malah akses menuju ke desanya terputus, karena disebabkan robohnya salah satu jembatan plat beton yang menghubungkan Dusun Kulam Pusu menuju Alue Ie Mirah.

Sementara menurut keterangan Askadi Tuha Peut Pante Labu, khususnya Dusun Selamat di Desa Pante Labu pelaksanaan Maulid Nabi kali ini Masyarakat disana harus mengarungi banjir dengan ketinggian air mencapai sedada orang dewasa, diatas badan jalan lintas permukiman menuju ketitik pelaksanaan Maulid Nabi di Meunasah Desa.

“Sementara untuk dua desa yang lain Sijudo dan Sah Raja kita belum tahu pasti, berapa Kepala Keluarga yang harus mengungsi,” paparnya.

Pantauan MITRAPOL.com, sampai berita ini ditayangkan belum ada bantuan dalam bentuk apapun baik dari Kecamatan maupun dari Kabupaten Aceh Timur.

Masyarakat setempat yang harus melakukan evakuasi sendiri tanpa didukung bantuan dari pemerintah setempat.

Mengingat di beberapa titik lokasi banyak warga yang harus di evakuasi, tapi bantuan Timsar juga belum terlihat disana.


Reporter : zulkifli
Editor : andrey



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: