Thursday, December 7, 2017

Brilian !! Tiga Pelaku Pengirim Miras Gunakan Pesawat Hercules Tertangkap di Merauke

MITRAPOL.com – Tiga Pelaku pengirim Minuman Keras (Miras) yang menggunakan Pesawat Hercules dari Merauke, Papua Menuju Jaya Wijaya, Papua beberapa waktu lalu diketahui telah ditangkap Anggota TNI AU Merauke pada tiga titik yang berbeda.

Miras yang dikemas para pelaku dalam kaleng cat, dan berhasil mengelabui pihak aparat 

Tiga titik itu yakni di Jalan Sol Air, Lampu Satu, dan Gudang Arang, Merauke Papua pada Selasa Malam pukul 19:30 Wit, dan kini telah diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Merauke melalui Satuan Resort dan Kriminal Res Merauke.

Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Muchsit Sefian dalam Press Realease didampingi Anggota TNI AU Merauke mengatakan, Ketiga pelaku berinisial ST, SY dan ER. Ketiganya menggunakan modus beli cat ember dengan ukuran 20 Kilo Gram dengan menggunakan timbangan. Menurutnya pelaku mengeluarkan sebagian Miras yang dikirim sementara sebagian lagi diisi oleh minuman Vodka, kemudian mereka menitipkan di pesawat Hercules yang rata-rata sudah ditimbang seberat kurang dari 20 Kilo gram.

Selanjutnya Miras itu dikirim ke Wamena, Muchsit menegaskan ini adalah murni dari kelihaian ketiga pelaku dengan modusnya sehingga mengecoh Pihak Keamanan.

“Dan ini tentu bukti bahwa persepsi orang bahwa miras tersebut sengaja dikirim dari Pihak TNI itu adalah salah,” paparnya.



Dijelaskannya, Mereka berniat untuk menjual karena perbandingan harga sangat jauh dengan daerah pengiriman apalagi pas menyongsong moment perayaan Natal.

"Yang jelas mereka tidak mempunyai ijin dan hingga kini pihak kami telah berkordinasi dengan Polres Jayawijaya,” terang Kasat Reskrim Merauke.

Sebelumnya berita tersebut telah viral dengan obsesi sebagian masyarakat bahwa pengiriman 32 ember cat dengan jumlah miras didalamnya mencapai 900’an botol adalah dari pihak TNI.

Ketiga pelaku yang diamankan petugas

Ditempat terpisah MITRAPOL.com, bersama awak media mencoba mendatangi Mako TNI AU untuk memintai keterangan lebih lanjut, namun hingga berita ini ditayangkan pihak TNI AU belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam Proses lebih lanjut.

Reporter : qodri
Editor : andrey




SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: