Saturday, December 2, 2017

Bergaya Preman, Kades Aweh Kalanganyar Pukul Istri Ketum LBR dan Anggota LBR

MITRAPOL.com - Sungguh tidak memiliki budi pekerti, perayaan HUT ke-189 Kabupaten Lebak harus dinodai oleh aksi tidak pantas yang dilakukan oleh salah satu oknum Kepala Desa (Kades).



Hatobi, Kades Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polsek Rangkasbitung pada Sabtu (2/12/2017).

Hatobi dilaporkan, lantaran diduga telah melakukan penganiayan terhadap Ruslan alias Alek (40), anggota LSM Laskar Banten Reformasi (LBR) dan Sulastri (46) isteri Ade Irawan Ketua Umum LSM Gapura Banten.

Informasi yang di peroleh dari Ade Irawan, kasus penganiayaan yang menimpa dua korban itu bermula saat Hatobi Kades Aweh, akan mengikuti kegiatan Pawai HUT Lebak ke-189. Saat itu, Hatobi diduga sedang dipengaruhi minuman keras.

Saat berada di toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, tiba-tiba Hatobi mendatangi sejumlah anggota dan pengurus LSM yang biasa nongkrong di kawasan tersebut.

"Hatobi mengamuk dan menantang sejumlah anggota dan pengurus LSM yang tengah berada di sekitar lokasi Alun-alun tempat biasa teman-teman LSM kumpul," ujar Ade di Mapolsek Rangkasbitung.

Kata Ade, merasa tersinggung dengan tantangan Hatobi, salah seorang anggota LSM bernama Solihin Ketua LSM Dinamika Rakyat, terpancing dan sempat terjadi keributan.

Namun keributan itu dapat dilerai sejumlah Kades dan salah satunya dilerai oleh Ade Irawan selaku Ketua Umum LSM Gapura Banten.



Tak sampai di situ, Hatobi dikabarkan melakukan penyerangan ke rumah Ade Irawan dengan membawa sejumlah orang.

Dikediaman Ade Irawan, Hatobi diduga bermaksud mencari Ade namun tidak menemukannya. Hatobi malah memukuli Sulastri, isteri Ade Irawan, yang saat itu ada di rumah.

Saat Hatobi kembali ke Alun-alun Rangkasbitung usai dari kediaman Ade Irawan dikawasan Kampung Cibereum, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Hatobi kembali bertemu dengan Ruslan alias Alek, anggota LSM LBR.

Alek pun kemudian tanpa basa basi dipukul oleh Hatobi dan mengakibat luka di bagian kepala dan satu rekan Alek yakni Hendra yang juga mengalami luka.

AKP Tomi Hadi Sumpena, Kapolsek Rangkasbitung saat dihubungi, membenarkan adanya laporan dua orang korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Kades Aweh, Hatobi.

"Iya benar, dua orang korbannya sekarang tengah melapor ke Mapolsek, kita periksa dulu untuk dimintai keterangan," ujar Tomi saat dihubungi via telepon selulernya.

Reporter : AN
Editor : andrey



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: