Wednesday, November 1, 2017

Yayasan Posko Yatim Gelar Program Tajwid Bagi Guru Guru TPA

MITRAPOL.com - Yayasan Posko Yatim Indonesia (Posko Yatim) menggelar acara silaturrahim bagi guru-guru TPA binaanya yang dilakukan di lantai 2, RM Ayam Penyet Surabaya, dijalan Hertasning Baru, Makassar, Selasa, (31/10/2017).



Acara ini mengambil tema dengan “Menggembirakan Guru Mengaji Anak Yatim" dalam sambutan tokoh Masyarakat yang dibawakan oleh Drs. Muhammad Yasin. AR.

Dirinya mengapresiasi sebagai tokoh masyarakat dan sangat mendukung Program Posko Yatim ini dan ini membuktikan keseriusannya juga langsung menawarkan diri ingin masuk kepengurusan posko yatim tersebut.

"Saya mengapresiasi dan mendukung, serta ingin saya didaftar juga sebagai pengurus di posko yatim ini," ungkapnya didepan panitia dan para guru-guru TPA binaan Posko Yatim yang hadir.

Ketua Panitia Penyelenggara atau Founder Posko Yatim Ust. Syarifuddin Liwang, mengucapkan puji syukur terhadap Allah SWT, dengan terselenggaranya acara ini, dan ucapan banyak terima kasih kepada para guru-guru TPA binaan Posko Yatim yang hadir hari ini.

“Dimana dengan ilmu merekalah anak-anak kita bisa pintar dan bisa mengenal bacaan Alquran,” katanya singkat.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, sesuai dengan tema yang diatas menggembirakan maka saatnya para guru-guru TPA binaan Posko Yatim ini mendapatkan kabar gembira dan Insya Allah ada rezki yang kami akan berikan sebentar tapi tidak seberapa dan semoga berberkah, “adapun acara ini kami gelar tiap tiga bulan (pertriwulan) sekali,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan pemantapan dan pembinaan bacaan tajwid dan cara-cara membaca huruf dalam Alquran oleh Ust. Herman Abu Furqan, S.Pdi (penemu metode Al Hasanah, cara-cara mempercepat belajar membaca Alquran).

Dan pembagian rezki kepada sepuluh guru-guru TPA binaan posko yatim, yang mana sebelumnya dilakukan penyerahan berupa sertifikat dan sumbangan kepada tiga orang anak santri pondok pesantren penghafal Alquran 30 Juzz. Yang diserahkan oleh Tokoh Masyarakat Drs. Muhammad Yamin AR.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: