Wednesday, November 1, 2017

Test Panwaslu Kecamatan Malra Masuk Tahap Wawancara

MITRAPOL.com - Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara melaksanakan program penjaringan tenaga Panwaslu Tingkat Kecamatan sejak September lalu dan memasuki tahapan test wawancara bagi calon Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan se Maluku Tenggara Rabu, 1 Nopember 2017.



Ketua Ketua Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara Max. Leftew, S. Sos ketika ditemui di Sekretariat Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara di Jalan Langgur-Danar Ohoi Wearlilir mengatakan, Sesuai tahapan persiapan maka salah satu agenda penting adalah tahap Wawancara Calon Panwaslu Kecamatan yang merupakan perwujudan dari peraturan KPU RI Nomor 15 Tahun 2011 dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang batas waktu seleksi sampai 11 Nopember 2017.

“Kini sudah memasuki tahapan wawancara untuk mendapatkan hasil sesuai kebutuhan dan pelaksanaan seleksi mulai dari test tertulis hingga saat ini sudah menghasilkan Enam besar dari setiap kecamatan dari 11 kecamatan di Maluku Tenggara sehingga oleh Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara melakukan test Wawancaea untuk mendapatkan hasil maksimal yaitu 3 Orang yang mampu melaksanakan tugas dengan baik sesuai harapan Undang-undang,” tutur Leftew.

Leftew menambahkan bahwa dari 66 calon ini akan terseleksi hingga mendapatkan jumlah kebutuhan 33 orang untuk 11 Kecamatan di Kabupaten Maluku Tenggara, “dan sampai saat ini kita sudah menyelesaikan 4 Kecamatan dan diusahakan selesai rehat ini dapat kita selesaikan dua kecamatan dari enam kecamatan di daratan Pulau Kei Kecil sehingga esok Kamis 2 Nopember 2017 akan dilanjutkan dengan lima kecamatan dari Pulau Kei Besar,” tambahnya.

Saksikan Videonya Disini

Leftew juga mengharapkan bahwa pihaknya membutuhkan orang orang atau calon Panwaslu Tingkat Kecamatan yang memiliki kompetensi, kapabilitas dan yang terutama integritas dalam mengawal proses pilkada Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tenggara yang membutuhkan orang-orang yang berintegritas yang bisa bekerja sesuai peraturan perundang–undangan yang nantinya bisa membawa kebaikan di Daerah tercinta ini.

Ketua Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara Max Leftew S. Sos terkait dengan tingkat ketertiban, keamanan dan kenyamanan dalam penyelenggaraan Pemilu 2018 yang bersih dan bermartabat di Daerah Larvul Ngabal ini dirinya menegaskan bahwa Panwaslu Maluku Tenggara dan jajarannya di tingkat Kecamatan selalu taat asas dan bekerja Objektif, transparan, jujur, adil tanpa keberpihakan, karena apabila adanya keberpihakan maka akan berpengaruh kepada hasil yang murni.

“Maka hal ini diperlukan kepada setiap penyelenggara Pemilu di semua Tingkatan agar berintegrasi yang kuat untuk mencegah semua kemungkinan yang akan terjadi dan pada saat pelantikannya akan dipertegas kepada semua penyelenggara Pemilu di Tingkat bawah hingga di Ohoi-Ohoi,” tegas Leftew.

Ditanya tentang mengapa selain penjaringan terhadap pemenuhan administrasi serta test tertulis juga dilaksanakan test dan pemeriksaan kesehatan yang lebih khusus kejiwaan seorang calon panwaslu kecamatan?.

Dirinya menjelaskan bahwa hal ini sangat diperlukan dikarenakan pengalaman pelaksanaan pemilu terdahulu terdapat permasalahan di lapangan dan setelah diteliti kebenarannya ditemukan data bahwa petugas tersebut mengidap penyakit kejiwaan.

“Sehingga hal ini merupakan pengalaman untuk pelaksanaan pemilu 2018 perlu kepada pelaksana akan diteliti secara saksama tanpa ada perbedaan,” ungkap Max Leftew.

Terkait soal teknis administrasi tentang data hasil Pemilu 2018 nanti yang sering menggunakan Tip-Ex maka dirinya mengatakan secara tegas bahwa hasil seperti itu bagi Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara pasti menolak, disisi lain apabila terjadi seperti itu maka boleh di coret 2 kali yang bisa terbaca kemudian dibubuhi paraf dan dibuat berita acara khusus untuk itu.


“Dan hal ini merupakan tanggung jawab Pihak KPUD menurut Tingkatannya di Kecamatan maupun di KPPS dan TPS. Kami komisioner Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara bersama jajaran di tingkat Kecamatan akan bekerja dengan sungguh sungguh tanpa keberpihakan mengawasi seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu 2018 baik Provinsi Maluku untuk Pilgub maupun Kabupaten Maluku Tenggara untuk Pilkada,” tutupnya.

Reporter : nor safsaf

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: