Monday, November 20, 2017

Terkait Perawatan Situ Parigi, Suhanda Kimpo Kritik Pemkot Tangsel

MITRAPOL.com - Suhanda Kimpo seorang warga Parigi Baru Kecamatan Pondok Aren yang selama ini secara sukarela berkorban dengan modal pribadi hingga ratusan juta. Biaya tersebut ia rogoh untuk menata kawasan Situ Parigi yang selama ini tidak terpelihara oleh pihak pemerintah maupun masyarakat.

Sampah menumpuk di Situ Parigi yang telah diangkut oleh pekerja Suhanda Kimpo.

Menurut pandangan Suhanda Kimpo, jika Situ Parigi tidak dijaga, maka semakin lama potensinya semakin hilang, dari situlah ia melakukan optimasi lahan tanah disekeliling bantaran Situ Parigi, dengan cara menata lahan dan menanaminya dengan berbagai jenis pohonan dan tentu saja jenis pohon pilihan yang akan menimbulkan manfaat bagi warga, seperti pohon buah dan lainnya.

Dengan didasari kecintaannya terhadap lingkungan yang ia tuangkan melalui gagasan untuk menata dan membangun Situ Parigi, dengan menanami ribuan pohon sekaligus memasang pavling blok sepanjang 2400 meter tentu memakan biaya yang tidak sedikit.

Saksikan Videonya Disini

"Kalau mau sampai beres sesuai dengan konsep saya, yah kurang lebih sekitar Rp 1 Miliar biayanya," tukasnya kepada MITRAPOL.com, Minggu (19/11/2017).

Gagasan Suhanda Kimpo mendapat respon dari banyak pihak, hingga terdengar oleh pemerintah.



Muhamad, Sekertaris Daerah Tangerang Selatan langsung turun ke lokasi untuk meninjau kegiatan penataan Situ Parigi tersebut. Kunjungan Muhamad disambut Suhanda Kimpo dengan kriktikan keras kepada pemerintah dan menyampaikan melalui Sekda Tangsel, agar Pemda Tangsel mau peduli dan turut mengambil peran dengan melakukan normalisasi Situ Parigi.

Dirinya mengajak Muhamad Sekda Tangerang Selatan, melihat gunukan sampah yang menumpuk dipintu air Situ Parigi dan meminta agar pemerintah segera mengatasi dengan melakukan normalisasi kawasan situ parigi.(baca juga : Luar Biasa !! Suhanda Kimpo Rogoh Kocek Pribadi Tata Situ Parigi)

"Kalau setiap hari ada satu kepal sampah, bayangkan jika puluhan tahun dibiarkan?," pungkasnya.

Reporter : CS



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: