Tuesday, November 21, 2017

Terkait Pelecehan Wartawan Oleh Oknum Debt Collector, Ketua FPII Aceh : Adira Harus Memberikan Penjelasan

MITRAPOL.com - Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Aceh Rony Arianto menyesalkan sikap arogansi yang ditunjukkan salah satu oknum debt Collector di Aceh Tamiang terhadap salah seorang wartawan beberapa waktu lalu.


Pasalnya ulah oknum tersebut sudah melecehkan profesi wartawan sebab pada saat kejadian oknum itu melempar kartu pers dan mengeluarkan kata-kata kotor.

"DU, oknum Debt Collector Lesing ADIRA Finance Aceh Tamiang itu melempar kartu identitas Wartawan ke tanah, sambil mengatakan, apa itu Pers, pesong, saat kedua berada di mapolsek untuk menyelesaikan sangkut paut keduanya, sebab wartawan tersebut juga nasabahnya," ucapnya kepada Mitrapol.com, Senin (20/11/2017).

Menurutnya perlakuan oknum debt Collector itu merupakan sebuah kejahatan melawan hukum yang harus di pertanggung jawabkan.



"Sebaiknya Pihak ADIRA secepatnya memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut ke awak media dan menghargai kerja jurnalis dalam mengemban tugasnya melayani publik dalam hal informasi," tegasnya. 

Bahkan tambahnya pihak leasing wajib menghormati harkat dan martabat masyarakat secara keseluruhan dan menyesuaikan sistem pendekatan kepada konsumen di Aceh secara khusus.

"Media juga diminta berimbang dalam pemberitaan jangan sampai mengadili hingga merugikan salah satu pihak yang terlibat masalah, jika ditemukan sikap petugas leasing di luar ketentuan norma yang ada, maka itu merupakan pelanggaran berat bahkan kemungkinan mengarah pidana," tutupnya.

Reporter : safdar


SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: