Thursday, November 23, 2017

Puluhan Hektar Kebun Jagung Patut Dipertanyakan?

MITRAPOL.com - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Sobang Hilmi Lasmana SP, M.si dinilai tidak koperatif kepada wartawan, setelah dirinya tidak mendapat respon antusias dari para petani dan pemilik lahan untuk di ajak menanam bibit jagung dan kini dirinya justru terkesan menghindari pertanyaan?.

Hilmi Lasmana 

Menurut informasi yang berhasil dihimpun MITRAPOL.com, bahwa para petani menolak jika ladang dan sawah mereka dijadikan kebun jagung dengan berbagai alasan, sekalipun ada yang bersedia itu hanya sekedar tumpang sari dipinggir sawah, dan hasilnya hanya untuk konsumsi keluarga.

Selain itu warga Kecamatan Sobang Lebak-Banten, yang tergabung dalam 10 Gapoktan dan 75 kelompok tani, ternyata tidak pernah mengajukan program penanaman jagung tersebut.

"Program Jagung itu memang bukan pengajuan dari kelompok tani, melainkan dari pemerintah, memang terkesan dipaksakan, kami dijejal jatah bibit untuk ditanam dengan jumlah sekian ratus hektare. Selain itu bantuan pemerintah hanya bibit jagung saja, sama sekali tidak ada tambahan pupuk, obat dan lainnya, karena penanaman secara sisetem Tanpa Olah Tanah (TOT)," tukas PPL Pertanian Sobang, Kamis (23/11).



Bibit jagung yang didistribusikan kepada puluhan kelompok tani, dengan jumlah cukup banyak, sesuai kebutuhan bibit untuk puluhan hektar lahan. Namun dalam pelaksanaannya ternyata tidak ada lahan dan kelihatan diduga fiktif belaka.

Kantor UPT Pertanian saat dikunjungi, pada, Kamis (22/11/2017) untuk meminta keterangan terkait kebun jagung yang diduga fiktip tersebut, namun Hilmi Lasmana SP, M.si sedang tidak masuk kantor.

Keterangan Hilmi dinilai penting, lalu saat dirinya dihubungi via WhatsApp pribadinya kembali amat disayangkan, Hilmi tidak koperatif dan menjawab semua pertanyaan wartawan, melainkan hanya satu balasan dan ironisnya justru balik bertanya.

"Program apakah?" katanya via WhatsApp, Kamis (23/11).

Hingga berita ini ditayangkan, Hilmi belum memberi jawaban kepada Wartawan, seputar penanaman jagung dari kegiatan program hortikultura dengan komoditas Jagung tersebut.

Reporter : CS
Editor : andrey



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: