Thursday, November 9, 2017

Polisi Gagalkan Aksi Long March FSPMI ke Istana

MITRAPOL.com - Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan Apel gabungan dengan Kodim 0506 Tangerang, Polsek Jatiuwung dan Satpol PP Jatiuwung guna mengamankan aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh massa buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Tangerang, Kamis (09/11/2017).



Rencana aksi long march buruh yang akan berjalan kaki dari Tangerang menuju Istana Merdeka Jakarta dengan berjumlah 150 orang membuat pihak keamanan bertindak dengan alasan keamanan dengan menggelar pertemuan antara pihak buruh dengan pihak kepolisian di kantor Sekretariat KC FSPMI Kota Tangerang di ruko Satra plaza blok B/36 Kelurahan Keroncong Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang.

Pertemuan di hadiri Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, Kabag OPS AKBP Sucipto, Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf, Wakapolsek AKP Gunawan dan dari pihak FSPMI Ahmad Jumali sebagai Ketua dan Sekjen Anwar.

Saksikan Videonya Disini

Dalam pertemuan tersebut membahas tentang rencana aksi long march menuju ke Istana Merdeka. Mediasi antara pihak kepolisian dan buruh itu berjalan alot, hingga akhirnya di guyur hujan dan buruh tetap memaksa untuk berjalan kaki menuju Istana untuk bergabung dengan buruh lainnya di Istana Merdeka.

Kapolres menghimbau kepada buruh untuk membatalkan aksi tersebut di karenakan alasan keamanan karena aksi jalan kaki tersebut diprediksi akan mengganggu pengguna jalan.
Aksi tetap berjalan walaupun di guyur hujan dan tidak melemahkan niat buruh untuk melakukan long march ke Istana.



Mediasi yang dilakukan Kabag OPS Polres Metro Tangerang AKBP Sucipto, Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro, Wakapolsek AKP Gunawan, Ipda Anton dan dari pihak TNI Danramil 0506 Jatiuwung Kapten Inf Jewanto akhirnya membuahkan hasil, dan parah buruh sepakat tidak melakukan aksi long march nya ke Istana.

Akhirnya 150 orang buruh melakukan orasinya di depan halaman ruko yang bergabung dengan buruh dari wilayah Serang dan Cilegon. Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menuntut agar PP 78/2015 dicabut, dan naikan upah 2018 sebesar 650 ribu.


Pada pukul 17.50 Wib buruh membubarkan diri, aksi ini sempat membuat macet lalu lintas di jalan raya Gatot Subroto, tapi dengan di turunkan nya anggota dari Polres Kota Tangerang sebanyak 27 personil, Polsek Jatiuwung sebanyak 65 dan dari Koramil sebanyak 12 anggota walaupun di guyur hujan tetap para anggota mengawal jalannya unjuk rasa dengan sigap penuh kesabaran dan pendekatan secara humanis kepada buruh.

Reporter : sukron



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: