Thursday, November 23, 2017

Pemerintah Aceh Selatan Semestinya Meminimalkan Proyek Mercusuar

MITRAPOL.com - Melihat ramainya publikasi di media sosial tentang hasil penilaian dari Badan Pusat Statistik (BPS) tentang persentase dan peringkat Kemiskinan 23 Kabupaten dan Kota di Aceh pada periode 2015-2016 dimana 20 kabupaten dan kota diantaranya berhasil menekan angka kemiskinannya.




Sementara itu tiga kabupaten lainnya mengalami kemunduran, dengan kata lain persentase tingkat kemiskinannya terus bertambah, adapun kabupaten tersebut adalah kabupaten Aceh Utara sebesar 0,26%, kabupaten Aceh Selatan 0,24% dan kabupaten Pidie 0,07%.

Informasi tersebut didapatkan dari sumber Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) kantor Wakil presiden​ republik Indonesia.

Menanggapi hal itu, salah seorang pemerhati sosial Aceh Selatan, Teuku Maulizar mengaku aneh, pasalnya saat ini di kabupaten penghasil pala itu memiliki segudang prestasi, baik dari pemerintah maupun swasta.



"Melihat dari deretan prestasi yang didapat oleh Pemerintah Aceh Selatan saat ini, baik dari Pemerintah, swasta maupun​ luar negeri, rasanya terkesan aneh jika Aceh Selatan masuk kedalam kategori kabupaten yang tingkat kemiskinannya meningkat, padahal seperti yang terlihat saat ini, pembangunan semakin gencar di Aceh Selatan," ucapnya kepada Mitrapol di Tapaktuan, Kamis (23/11/2017).

Dia menambahkan, berdasarkan data yang disajikan oleh BPS tersebut mestinya menjadi bahan instropeksi bagi pemerintah Aceh Selatan dalam merencanakan arah pembangunan daerah.

"Jadi jangan hanya mementingkan pembangunan infrastruktur besar dengan mengesampingkan program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Dia berharap, peningkatan kemiskinan sebesar 0,24% di tahun 2015-2016 ini diharapkan menjadi bahan evaluasi kepada pemerintah Aceh Selatan dalam menentukan arah pembangunan.

"Minimalkan pembangunan yang bersifat mercusuar dan galakkan program yang mampu mensejahterakan masyarakat, terutama dibidang pertanian,peternakan dan kelautan," pungkasnya.

Reporter : safdar



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: