Wednesday, November 8, 2017

Opini Masyarakat Kei Kecil Timur Selatan 30% Perempuan Terakomodir, Ini Jawaban Ketua Panwaslu Maluku Tenggara

MITRAPOL.com - Setelah penetapan hasil lulusan penyaringan Calon Panwascam Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan Kabupaten Maluku Tenggara menuai opini masyarakat setempat terkait 30 % Perempuan harus terakomodir pelaksana Panwascam Kei Kecil Timur Selatan Kabupaten Maluku Tenggara, Senin 6 Nopember 2017.

Max Leftew

Opini masyarakat yang berkembang saat ini bahwa Komisioner Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara ternyata dalam penetapan hasil penyaringan anggota Panwascam Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan tanpa memperhatikan 30 % keterwakilan perempuan sebagai anggota Panwascam Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan Kabupaten Maluku Tenggara, hal ini disampaikan seorang tokoh masyarakat Ohoi Ngursoin yang enggan namanya disebut.

Ketua Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara Max Leftew, S.Pd saat di mintai tanggapannya, mengatakan bahwa berbagai dinamika yang berkembang adalah sesuatu yang merupakan hal biasa, sedangkan kegiatan lain saja masih ada dinamika apalagi menyongsong Pilkada tentu ada opini dan dinamika dan dirinya menghormatinya.

“Hanyalah kita secara bersama-sama memperhatikan makna UU Nomor 15 Tahun 2011, namun sudah mendapat revisi yang telah ditetapkan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 sehingga oleh Komisioner Panwaslu Maluku Tenggara dalam pelaksanaan tahapan persiapan tetap mengacu kepada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” tegas Leftew.

Saksikan Videonya Disini

Max Leftew menambahkan bahwa didalam UU nomor 15 Tahun 2011 serta UU nomor 7 Tahun 2017 berbunyi bahwa dapat memperhatikan keterwakilan perempuan 30 % dari fase ini sering diterjemahkan bahwa wajib, namun secara eksplisit tidak secara tegas mewajibkan harus adanya keterwakilan perempuan 30 % akan tetapi jika didalam penyaringan ternyata terbukti bahwa ada perempuan yang memiliki nilai lebih maka otomatis yang bersangkutan dinyatakan lulus dan diterima sebagai Panwascam Kecamatan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar dapat membaca aturan tersebut diatas dengan seksama dan menyeluruh agar jangan nanti kita salah menterjemahkan,” papar Leftew.

Terkait peserta yang lulus untuk Panwascam Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan Kabupaten Maluku Tenggara semuanya berasal dari Ohoi Ngursoin. Dirinya menjelaskan bahwa ini hasil test tertulis sampai dengan test wawancara dan kelulusannya melalui pleno penetapan Komisioner, “kemudian saat pendaftaran yang dilaksanakan panitia penyaringan sudah membuka ruang pendaftaran yang cukup panjang namun inilah hasilnya yang merupakan hasil pleno Komisioner Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara tanpa ada keberpihakan sedikitpun,” tutur Max Leftew.

“Perlu diingat bahwa tugas dan fungsi Panwaslu, Panwascam sungguh sangat berat sehingga sangat diperlukan personil yang memiliki kompetensi, kapabilitas dan integritas terhadap tugas pengawasan pemilihan umum dan bukan hanya hadir untuk mengisi lowongan,” tutup Max.

Reporter : nor safsaf
Editor : andrey

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: