Thursday, November 23, 2017

Ohoi Kolser Menuju Desa Mandiri

MITRAPOL.com - Kepala Desa/Ohoi Kolser Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Joseph Maturbongs bertekad membawah Desa/Ohoi Kolser menuju Desa Mandiri, Hal ini disampaikannya di ruang lobi Syafirah Hotel, Rabu 22 November 2017.

Kepala Desa Kolser Joseph Maturbongs (kiri).

Kepala Ohoi Kolser Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Joseph Maturbongs kepada MITRAPOL.com disela-sela Rapat Konsolidasi dengan Stekholder yang dilaksanakan Panwaslu Kabupaten Maluku Tenggara di ruang lobi Syafirah Hotel di Jalan Jenderal Soedirman Langgur terkait pengelolaan Dana Desa, dirinya bertekad menghantar Ohoiunya menuju Desa Mandiri.

“Mengapa harus saya bertekad demikian?. Desa/Ohoi diseluruh Nusantara ini sudah diberikan/di danai dengan dana milyaran rupiah lalu kalau tidak kita kelola dengan baik maka sudah merupakan kesalahan saya dan masyarakat,” tegas Maturbongs.

Dijelaskannya, Amanat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta berbagai regulasi lain yang mengatur tentang Alokasi Dana Desa dan Permendagri 113 tahun 2014 tentang kewenangan Kepala Desa/Ohoi untuk mengelola Keuangan Desa ini.

“Berarti Pemerintah Pusat memberikan kewenangan mutlak kepada kepala Desa/Ohoi dan perangkatnya serta Badan Saniri Ohoi (BSO) yang duduk bersama dalam forum MusrenbangDes untuk melihat kebutuhan riil masyarakat yang mendesak sekarang serta apa yang harus dibuat untuk masa yang akan datang dan jangan kita karang-karang,” tegas Joseph.

Saksikan Videonya Disini

Dirinya juga menjelaskan bahwa terkait Dana Desa, saya tidak pegang, artinya Tim Kerja dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang, Sekretaris Ohoi difungsikan sebagaimana amanat Permendagri 113 sebagai Koordinator Pelaksana Pembangunan yang akan bekerja sama dengan Tim Kerja.

“Selaku Kepala Desa/Ohoi saya memantau dan menerima laporan hasil Kerja Tim, kemudian saya evaluasi Tim Kerja Bersama Sekretaris Ohoi, arahan dan bimbingan selalu saya berikan kepada mereka apabila masyarakat membutuhkan pinjaman Dana BUMO/BUMDES segera laporkan dan kita verifikasi lapangan bahwa apakah siap atau tidak dan bila siap buat berita acara yang ditanda tangani para pihak, bersangkutan dan membuat pernyataan kesanggupan, tetapkan waktu pencairan dan penyerahan dana simpan pinjam masyarakat dan Kepala Desa/Ohoi langsung menyerahkan dalam pertemuan terbatas Parangkat Ohoi,” tegas Joseph.



Terkait Hak-hak Kepala Desa/Ohoi dirinya menyatakan secara tegas bahwa, saya hanya menerima upah yang telah ditetapkan sedangkan terkait biaya perjalanan dinas Kepala Ohoi saya serahkan kembali kepada Perangkat pelaksana untuk biaya kesejahteraan mereka.

Ditambahkannya, Sistem pengelolaan Keuangan Ohoi (Siskeudes) sudah saya laksanakan bersama apatur/perangkat Ohoi Kolser dengan menggunakan Wi-Fi, Laptop, Computer serta fasilitas lainnya, banyak yang bertanya mengapa harus dibangun Pagar Desa/Ohoi serta lampunya dan Wi-Fi. Saya jelaskan kepada masyarakat bahwa pembangunan dewasa ini sudah menggunakan sisten Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IT), sebagai contoh anak sekolah asal Ohoi Kolser yang berada pada Tingkat SMP dan SMU/SMK seringkali diberikan Tugas oleh Guru untuk mencari data di internet dan mereka harus pergi ke Langgur hingga larut malam baru kembali hanya untuk akses internet untuk mencari tugas tersebut.

“Untuk menjawab tantangan ini harus Kepala Desa/Ohoi melakukan pengadaan Wi-Fi/Indihome dan membangun pagar Desa/Ohoi dengan lampunya agar pada tengah malam anak ingin akses internet dia akan berani datang di halaman kantor Desa dan duduk dalam keadaan terang benderang dan bukan kegelapan,” tandas Joseph.

Kemarin saya bersama aparatur/perangkat Ohoi, lanjutnya, diaudit oleh BPK. Saya bilang silahkan inilah Tim Kerja saya dan berhubungan langsung dengan mereka saya tidak perlu ada dan hasilnya seperti ini. “Untuk itu sebagai Kepala Ohoi/Desa saya dan semua elemen Desa/Ohoi Kolser bertekad menghantar Kolser menujuh Desa Mandiri,” tutupnya.

Reporter : nor safsaf




SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: