Tuesday, November 14, 2017

Kurir Ganja Asal Aceh Utara Berhasil Dibekuk Polsek Sunggal

MITRAPOL.com - Polsek Sunggal Polrestabes Medan tangkap pelaku penjual Narkoba jenis ganja, berdasarkan info masyarakat.



Tersangka adalah : 1. Sudirman als Ditman alias Datok, (20) asal Aceh Utara, 2. Muhammad Nasri alias Adam, (33) asal Aceh Utara, 3. Syamsul Arifin, (41) asal Medan Sunggal.

Ketiganya dibekuk di Jalan Ngumban Surabakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang depan Hotel Maltara Inn, Sabtu 11 November 2017. Dengan barang bukti yang juga berhasil diamankan 1 becak bermotor honda milik Samsul Arifin, 1 unit HP merk nokia warna putih milik Sudirman, 1 unit HP merk nokia warna hitam biru milik Muhamand Nasri, 1 unit HP merk nokia warna merah milik Samsul, BB 37 Bal Ganja (1 Bal 1 Kg), 1 tas ransel merk zigger, 1 tas ransel merk pollo, dan 3 kotak karton merk coconut biskuit, aqua, pop mie.

Kepada MITRAPOL.com, Humas Polsek Medan Sunggal menerangkan, pada hari Jumat 10 Nopember 2017 pukul 09.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada 2 orang warga Aceh yang akan bertransaksi narkoba Ganja di Hotel Matra Inn.

Atas informasi tersebut unit Reskrim Polsek Sunggal melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan kemudian diamankan 2 pelaku warga Aceh yakni ; M. Nasri alias Adam dan Sudirman alias Datok.



Setelah di interogasi oleh anggota unit Reskrim Polsek Sunggal keduanya mengakui baru datang dari Aceh dengan membawa 37 Kg Ganja kering yang akan dijual ke Pekan Baru dan saat ini daun ganja tersebut di simpam di rumah temannya yang bernama Samsul Arifin sambil menunggu bus berangakat ke Pekan Baru.

Esok hari Sabtu 11 Nopember 2017 sekira pukul 09.20 Wib pelaku Samsul Arifin datang ke hotel Matra Inn dengan menggunakan becak bermotor dan membawa serta daun ganja sebanyak 37 bal/kg untuk menyerahkan kembali kepada M. Nasri dan Sudirman yang akan dibawa ke Pekan Baru.

Kemudian ke 3 tersangka dan barang bukti diamankan guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Saat dilakukan pengembangan untuk menemukan tersangka lain DAT, M. Nasri dan Sudirman berusaha melarikan diri, kemudian dilakukan tindakan tegas terukur terhadap kedua tersangka yang sebelumnya telah dilakukan tindakan peringatan.

Diketahui tersangka telah melakukan tindak pidana tersebut sebanyak lima kali dengan upah sebanyak Rp 350 ribu per kilo dengan menggunakan bus angkutan umum.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 (ayat 2) sub 111 (ayat 2) sub 132 (ayat 1) dari UU no. 35 tahun 2009 tetang Narkotika dengan ancaman hukuman paling rendah minimal 20 tahun dan maksimal hukuman mati.

Reporter : hermansyah



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: