Sunday, November 19, 2017

Koramil 18 JTU Bantu Warga Disekitar Pabrik MCL yang Terbakar

MITRAPOL.com - Danramil 18/JTU Kodim 0506 Kota Tangerang Mayor Arh Jewanta meninjau langsung kebakaran yang menimpa PT. Mustika Caraka Laksana (MCL) di Kawasan Industri Manis 5 Jatiuwung Kota Tangerang belum lama ini. Kebakaran di PT. MCL, Pemadam Kebakaran kesulitan padamkan api.



Sudah 10 jam api masih belum bisa di padamkan, walaupun hujan namun api tetap saja mengamuk.

Menurut warga yang melihat di lokasi mengatakan, api sangat cepat menyambar, dugaan sementara karyawan pabrik sedang mengisi tiner kedalam tangki mobil ketika hujan turun tiba-tiba petir menyambar.

“Akibat sambaran petir itu mengenai salah satu pekerjaan pengecoran yang dikerjakan salah satu pekerja di salah satu pabrik yang mengakibatkan sambaran api dan sempat dipadamkan tetapi api tersebut malah menjadi besar,” ungkapnya dilokasi, Jumat (17/11/2017).

Pabrik yang di miliki oleh Herman Santoso ini memproduksi tiner campuran cat dengan jumlah karyawan yang bekerja sebanyak 96 orang.

Herman Syarif pegawai yang mengalami luka bakar pada bagian pipi, dan Jio Ka Tjiu mengalami luka bakar di bagian tangan.

Saksikan Videonya Disini

Dari pantauan MITRAPOL.com di lapangan dan data yang dihimpun dari berbagai laporan yang didapat, bahwa PT. Mustika Caraka Laksana (MCL) bergerak dibidang Tiner yang berada di Kampung Cikoneng Girang RT 01 RW 03 Kelurahan Manis Jaya Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang.

Tepat pukul 13.30 Wib, kobaran api mulai membakar pabrik yang memproduksi tiner itu sampai menyebabkan adanya suara letupan-letupan dan muncul api yang besar serta asap hitam yang tebal.

Anggota Koramil 18 bersama Polres Metro Kota Tangerang dan Polsek Jatiuwung bersama Pokdar Jatiuwung yang berada di tempat kejadian berusaha menjaga kerumunan warga yang mendekat saat menyaksikan kebakaran tersebut lebih dekat.



Juga terlihat ada 10 mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di pabrik tiner tersebut sampai dengan jam 24.00 Wib, tetapi alhasil masih belum bisa memadamkan api yang melalap pabrik.

Ahmad Yani Kasie Damkar menjelaskan kepada MITRAPOL.com di lokasi, bahwa susahnya api di padamkan karena bahan yang terbuat dari kaleng dan berisi tiner yang sudah di produksi. Sedang bahan lainnya, drum berisi metanol, ajheton, token, butiran karbunit, dan soflan.

Pihaknya juga sudah berusaha menjinakkan api dengan lebih dari 10 unit mobil Damkar, namun api masih belum bisa di jinakkan, di karenakan banyak tumpukan drum yang berisi tiner yang mudah terbakar.

Sementara Wadan Ramil 18 Jatiuwung Choiril Anwar kepada MITRAPOL.com menjelaskan, pihaknya masih mengevakuasi dan mengamankan warga yang berada tinggal persis di sebelah pabrik tersebut.

"Keselamatan warga yang tinggal disekitar lokasi kebakaran kami utamakan terlebih dahulu untuk di evakuasi, karena mencegah hal-hal yang tidak di inginkan api menjalar kerumah warga sekitar,” ucapnya singkat.


Keesokan harinya Sabtu (18/11/2017), api sudah mulai bisa di padamkan sekitar pukul 10.00 Wib dan terlihat banyak sejumlah drum yang terbakar serta 1 unit mobil boks juga ikut terbakar, dengan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Reporter : sukron




SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: