Monday, November 13, 2017

Kapolda Papua Diminta Tindak Tegas Oknum Polisi Penganiaya Wartawan

MITRAPOL.com - Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi kali ini menimpah Saldi Hermanto Wartawan dari Okezone.com yang mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan wajahnya, karena dihajar enam oknum anggota Dalmas Polres Mimika di Pos Terpadu di Jalan Budi Utomo, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika pada Sabtu (11/11/2017) pukul 23.00 WIT.

(dari kiri) Saldi Hermanto (korban) dan Laurent Reresi Ketua Ikatan Wartawan Online Sorong Raya/Papua Barat 2.  

Dari informasi yang diterima Ketua IWO Sorong Raya/Papua Barat 2 dari sejumlah wartawan dan data dari beberapa media online, Saldi dijemput di sebuah kedai kopi dekat kantor Satuan Lantas Polres Mimika, dan Ia dijemput tanpa surat perintah penangkapan.

Disinyalir, Saldi dianiaya sejumlah oknum polisi tanpa ada perintah dari atasan Kapolres Mimika. Nampaknya, para pelaku merasa tersinggung dengan postingan Saldi Hermanto di media sosial Facebook tertulis "Petugas Keamanan Tapi Cara Penanganannya Bulukan Begitu, Goblok". Status FB Saldi tidak menyebutkan nama institusi manapun.

Status Saldi di Facebook bermaksud mengkritisi petugas di lapangan karena penanganan pihak Polres Mimika dalam kericuhan Pasar Malam di Lapangan Timika Indah yang mengeluarkan tembakan tanpa memikirkan sebab akibat menimpah kerumunan masyarakat bahkan masyarakat panik berhamburan termasuk Saldi yang jatuh karena lari dari lokasi kericuan dan kerumunan massa.

Terkait masalah ini Ketua Ikatan Wartawan Online Sorong Raya/Papua Barat 2, Laurent Reresi S.S.,M.Pd., mengutuk keras tindakan sejumlah oknum polisi yang bekerja tidak profesional.



"IWO Sorong Raya meminta Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar dan Kapolres Mimika AKBP Viktor Mackbon agar menindak tegas sejumlah oknum polisi yang bekerja tidak profesional dan tidak mengikuti perintah Pimpinan karena telah mencederai institusi Kepolisian Republik Indonesia," tegas Laurent.

Bahkan Ketua IWO Sorong Raya meminta para pelaku yang terlibat segera ditahan oleh Polres Mimika agar segera diproses sesuai hukum di NKRI. Para pelaku harus dikenakan sanksi berat bahkan harus dipecat tidak dengan hormat karena melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalis dan mengkritisi tindakan oknum polisi yang mengeluarkan tembakan bahkan menginjak-injak masyarakat.

"Ini tindakan pelanggaran HAM," tegas Laurent.

IWO Papua Barat 2 berharap agar Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar memproses hukum para pelaku yang telah mencederai para wartawan.

Aksi pemukulan tak bermoral menyebabkan Saldi mengalami pembengkakan di wajah bagian kiri, bengkak dan lebam. Di bagian leher terdapat luka. Pengakuan Saldi pada sejumlah media, ia juga mengalami sakit pada bagian rusuk kanan yang menyebabkannya sulit bernafas.

Berita terakhir yang kami himpun, Para oknum polisi yang melakukan pemukulan dan pengeroyokan sudah di amankan oleh Propam Polres Mimika, dan atas kejadian itu Kapolres Mimika AKBP. Victor Dean Mackbon sangat menyesalkan kejadian tersebut serta memohon maaf kepada seluruh insan Pers.

Reporter : ronald karambut

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: