Saturday, November 25, 2017

Butuh Uluran Tangan, Nenek Arhanah Ratapi Rumahnya yang Terbakar

MITRAPOL.com - Nasi sudah menjadi bubur, itulah pepatah yang kini sedang diratapi oleh seorang nenek berusia 70 tahun yang terus menangis meratapi rumahnya yang habis ikut terbakar api dalam tragedi kebakaran dipemukiman warga Kampung Cikuning Desa Sukamaju Kecamatan Sobang Lebak-Banten, Sabtu (25/11/2017).

Nenek Arhanah saat meratapi rumahnya yang ludes terbakar, Sabtu (25/11). 

Arhanah nenek lanjut usia nampak tak kuasa menahan kesedihan atas musibah yang menimpahnya, ia harus merelakan rumah beserta isinya ludes dimakan sijago merah.

Kepada MITRAPOL.com, Arhanah mengaku bahwa dirinya sangat bersedih lantaran tidak ada satupun harta bendanya yang terselamatkan, selain pakaian yang menempel dibadannya.

Dengan muka penuh penderitaan, disertai badan yang lemah akibat shok, dan juga pakaian yang penuh kotoran lumpur sawah bekas dirinya mengambil air untuk memadamkan api yang tengah menyalah dirumahnya. Namun akibat fisik yang sudah tidak lagi memiliki banyak tenaga, akhirnya Arhanah hanya bisa menyaksikan sijago merah menghabiskan tempat tinggalnya hingga habis rata dengan tanah. (baca juga : Akibat Konsleting Listrik, 25 Rumah Warga Cikuning Ludes Terbakar Api)

"Dia sedih, karena rumahnya habis rata dengan tanah, cuma baju yang dipakai yang masih ada," ungkap tetangga yang mendampingi nenek Arhanah.

Selain nenek yang tinggal sebatang kara tersebut, salah seorang kepala keluarga bernama Aripudin juga mengaku bahwa dirinya hanya bisa menyelamatkan sebagian kecil dari hartanya.

Saksikan Videonya Disini

"Saya cuma bisa menyelamatkan barang-barang dan simpanan padi dari rumah, itupun hanya sedikit, yang lainya habis terbakar api," katanya.

Kebakaran yang terjadi pukul 06:00 Wib pagi, diduga akibat konsleting listrik dari salah satu rumah milik Samyani warga Kampung Cikuning RT 04/06 Desa Sukamaju Kecamatan Sobang, sementara kerugian ditaksir hingga mencapai ratusan juta.



Tragedi kebakaran tersebut, mengakibatkan kerugian materil dari mulai 13 rumah yang terbakar habis dan 10 rumah mengalami rusak berat, juga 2 rumah lainnya dengan kondisi rusak ringan.

Menurut Kades setempat, Ahmad Hapid Setiawan (Wawan) menyampaikan kepada Mitrapol.com, bahwa tidak ada korban jiwa dari musibah kebakaran tersebut, dan para korban kini telah dibawa mengungsi ke tempat kerabat dan family, sambil menunggu bantuan dari pemerintah.

“Selain itu saya mengharapkan ada pihak yang bersedia membantu meringankan beban warga kami, baik dari para donatur, pengusaha atau lainnya dan kami akan bersedia menampung juga menyalurkan kepada warga," pungkasnya.

Reporter : CS
Editor : andrey




SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: