Wednesday, November 15, 2017

Bawa Busur dan Panah, 12 Jamaah Diamankan Polres Pessel

MITRAPOL.com - Menyikapi adanya informasi dari masyarakat Polres Pesisir Selatan langsung bergerak menuju lokasi, dan menurut informasi warga sekitar melihat, orang yang di curigai berpakaian Gamis dengan membawa senjata tajam berupa Busur dan anak panah diwilayah, Kanagarian Barung-barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan Kab. Pessel, Sumatera Barat, Senin (13/11/17) kemarin.

Barang bukti busur dan panah yang diamankan petugas.

Kaur Bin Ops Sat Intelkam melakukan koordinasi dengan Wali Nagari Siguntur, Muda Efendi menerangkan, bahwa benar sebanyak 12 (dua belas) dari yayasan Mahaddarul Hijrah yang beralamat di Indarung, Padang, meminta izin untuk menginap di Mesjid Muhabatul Qulum akan tetapi tidak mengetahui aktifitas yang dilakukan oleh orang tersebut.

“Wali Nagari Siguntur membawa Personil Intelkam menemui Pengurus Mesjid Ismail dan benar sebanyak 12 (dua belas) jemaah pernah menginap di Mesjid Muhabatul Qulum akan tetapi sesudah shalat Dzuhur mereka melanjutkan perjalanan ke Mesjid Quba yang beralamat di Koto Panjang Kenagarian Barung-Barung Belantai,” katanya.



Adapun aktifitas 12 (dua belas) orang tersebut disamping Dakwah, Shalat dan mengaji juga melakukan latihan memanah, di samping mesjid itu, dan anggota menemukan anak panah patah yang tertinggal, selanjutnya anak panah yang patah tersebut dibawa oleh Kaur Bin Ops.

Selanjutnya, Kapolres Pessel mengumpulkan Personil untuk melakukan pengecekan dan pengamanan terhadap 12 (dua belas) orang itu.

Dan Kapolres Pessel AKBP Ferry Herlambang, SIK, mengatakan, 12 (dua belas) orang yang diamankan tersebut antara lain sebagai berikut : Firman, Amir, Indra, Dian, Fahmi, Ihsan, Zafil, Sukri, Faris, Habib, Dika, Dani.

“Adapun barang-barang yang diamankan sebagai berikut, 1 Unit Mobil Jenis Sedan warna merah merek Corola BM, Busur 3 Buah, Anak Busur 8 buah, Buku beserta Dokumen,” jelasnya.

Untuk sementara barang-barang dan 12 orang tersebut saat ini diamankan di Mapolres Pessel untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Reporter : efrizal




SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: