Thursday, November 2, 2017

Aksi Demo Gabungan Angkutan Umum Diwarnai Pengrusakan

MITRAPOL.com - Demo aksi damai yang digelar para sopir angkutan umum, taxi dan bentor (gabungan) disayangkan oleh Wakapolrestabes Makassar, karena terjadi aksi penghadangan dan pengrusakan kepada salah satu pengendara mobil yang mereka duga Grab didepan kantor Gubernur Sulsel di Jalan Uripsumiharjo Makassar, Rabu (01/11/2017) siang.

Kendaraan yang di rusak saat aksi demo berlangsung.

Wakapolrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait, dihadapan para awak media mengatakan terkait masalah demo tidak ada kaitannya dengan apa yang kita amankan tadi. Karena itu murni tindakan kriminal pengrusakan salah satu mobil milik pengemudi yang mereka duga Grab.

“Jadi menurut saya ini bukan demo aksi damai, tapi ini sudah mencoreng nama jalannya aksi tersebut apakah mereka salah satu dari kelompoknya atau kah seseorang yang masuk menyusup kedalam kerumunan massa tersebut,” ungkap Hotman.

Saat ditanya ada berapa diduga pelaku yang melakukan pengrusakan..??.

Hotman menjawab bahwa ada satu dan sementara baru mau dilidik, "Baru satu yang diduga pelaku pengrusakan, sementara masih dalam tahap lidik dan mobil belum tahu nanti kita cek, apakah mobil langsung lari ke Polsek, Polres ataukah ke rumah sakit, kami juga belum tahu,” ujarnya.

Saksikan Videonya Disini

Namun ditempat yang lain, Muh. Yusuf (35) sang pemilik mobil yang diduga Grab yang mobilnya hancur kacanya saat ditemui di Makopolrestabes Makassar, malam hari, menjelaskan kepada MITRAPOL.com, Bahwa awalnya mobil ini yang bawa bukan dirinya melainkan adiknya bernama Yusri). Dia dari arah timur mau ke barat pas depan kantor Gubernur mobilnya lewat, sementara diatas mobil itu ada akun Grab. Dan kaca mobilnya disuruh turunkan namun Yusril tidak mendengarkan suruhan tersebut.

“Saat terdengar suara kaca pecah dari arah belakang langsung seorang perempuan turun dari atas mobil tersebut dan katanya penumpang Grab,” tutur Muh. Yusuf.

Masih katanya, adapun mobil tersebut yang dimaksud adalah mobil yang berplat DD 1235 dan termasuk adik saya kena lemparan batunya. “Barang bukti ada diatas mobilnya sementara dalam penyidikan dan barang bukti semua ada dalam mobil tersebut dan semoga ada jalan terbaiknya,” tukasnya.

Pantuan MITRAPOL.com, sampai berita ini di tayangkan, ada dua unit mobil yang terparkir di Makopolrestabes Makassar, dan korban masih diambil keterangannya di lantai dua ruang penyidik.

Insiden kejadian ini adalah murni pengrusakan dan tidak terkait mengenai aksi demo damai tersebut, seperti yang Wakapolrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait katakan dihadapan awak media.

"Ini murni pengrusakan dan tidak ada kaitannya dengan aksi damai tersebut," pungkas Hotman Sirait.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: