Sunday, October 29, 2017

Peringati Hari Sumpah Pemuda Wakil Bupati Asmat Jadi Inspektur Upacara

MITRAPOL.com - Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang di laksanakan di Lapangan Yos Sudarso Kota Agats Kabupaten Asmat Papua diikuti kurang lebih 1000 siswa yang terdiri dari tingkat SD sampai SMA.

Wakil Bupati Kabupaten Asmat Thomas Eppe Safanpo.

Inspektur Upacara di ambil alih oleh Wakil Bupati Kabupaten Asmat Thomas Eppe Safanpo, Sabtu (28/10/2017) kemarin.

Upacara tersebut di awali dengan Pawai Budaya yang di namakan Pawai Bhineka Tunggal Ika. Peserta pawai mengelilingi Kota Agats dengan berupa pakaian adat istiadat dari berbagai daerah. Dari adat Papua, Sulawesi Selatan, Maluku, NTT, Sumatera, Jawa, dan beragam lainnya. Tidak sampai disitu saja, para peserta pawai menampilkan tarian asal daerahnya masing-masing.

Masyarakat Agats tampak antusias menyaksikan pertunjukan kebolehan atraksi budaya dengan menunjukkan kebolehannya masing-masing.

Ketika upacara usai kepada awak media Wakil Bupati Kabupaten Asmat menyampaikan, kegiatan ini sangat luar biasa di gelar oleh masyarakat kembali untuk masyarakat.

Harapan Thomas, agar para pemuda menyadari peran masa depannya yang lebih penting untuk Indonesia, yang kedua hari ini kita dihadapkan pada tantangan-tantangan yang sangat besar dimana Kebhinekaan kita sedikit terancam.

“Maka disini perlu ada pembangunan kesadaran akan pentingnya kebhinekaan dalam rangka menjaga ke Indonesiaan kita. Dan inilah mengapa HUT Sumpah Pemuda tahun ini di peringati seluruh tanah air bahkan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudaan hadir di Merauke sekaligus dalam rangka memperingati HUT Sumpah Pemuda,” ujarnya.

Thomas pun menjelaskan, Tongkat sejarah ini dimana para pemuda ketika itu masih terkotak-kotak men ikrarkan diri mengikat diri dalam satu ke Indonesiaan tanah air satu, bangsa satu, bahasa satu, Indonesia. “Jadi ini patut kita kenang, patut kita bangkitkan kembali bahwa ke Indonesiaan kita yang saat ini sedang terancam perlu di rekatkan kembali ikatan-ikatan kebangsaan ini. Ini penting untuk masa depan kita,” bebernya.

Thomas menambahkan, Momentum sejarah inilah kita pikir harus diperingati setiap tahun dan tahun ini saya pikir spesial, karena tantangan-tantangan kekinian yang kita hadapi sebagai satu bangsa.

Thomas menganggap Kebhinekaan itu tidak berarti Indonesia lebur menjadi satu, Kebhinekaan itu berarti kita saling menghargai, saling menghormati didalam keberagaman, didalam satu ke Indonesiaan kita.

“Kalau kita melebur menjadi satu saya kira bukan makna Kebhinekaan. Pentingnya kesadaran bahwa kita berbeda itu penting. Bahwa kita berasal dari suku bangsa, kelompok, ethnis, dari kepercayaan yang berbeda penting untuk kita sadari itu. Tetapi justru perbedaan itulah kita menjadi kuat sebagai satu bangsa, kita saling memperkuat, saling bekerja sama untuk membangun negri ini,” papar Thomas.

Itulah pentingnya kesadaran bahwa Bhineka itu tidak berarti melebur menjadi satu, lanjutnya, tidak seperti Papeda ya, air dengan sagu dicampur jadi satu diputar langsung jadi kental, tidak. Jadi kebhinekaan kita hidup dalam ke Indonesiaan, katanya, tetapi dengan ciri khas dan watak latar belakang kita masing-masing kita berbeda tetapi kita satu dalam ke Indonesiaan. Itu kesadaran yang perlu dibangun.

Thomas berharap pemuda pemudi khususnya di Kabupaten Asmat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk saat ini belajar, bekerja, sambil mempersiapkan diri bahwa tanggung jawab masa depan ini sebagai satu bangsa adalah tanggung jawab mereka.

“Generasi-generasi kami yang sudah tua ini pasti akan berlalu. Re-generasi akan terjadi dan tanggung jawab kepemimpinan, tanggung jawab mengisi pembangunan untuk masa depan ada di pundak mereka. Dan mereka harus mempersiapkan diri dengan baik mulai hari ini,” tandas Thomas.

Fabianus Biorochi Ketua KNPI Kabupaten Asmat menambahkan, kegiatan HUT Sumpah Pemuda hari ini itu atas kerja sama KNPI dengan guru-guru kontrak yang ada sehingga kebersamaan persatuan yang kita capai hasilnya seperti itu.


“Walaupun segala keterbatasan yang ada tapi harapan kita KNPI kedepan bahwa lebih maksimal dan juga kita KNPI sebagai payung organisasi seluruh pemuda di Asmat kedepan akan lebih bagus lagi,” imbuh Fabianus. Fabianus berharap, kita sebagai pemuda bahwa adanya kebangkitan sumpah pemuda tahun ini agar pemuda lebih bersemangat dan juga akan lebih kuat, lebih kokoh, untuk maju. “Dan dengan semangat HUT sumpah pemuda tahun ini kami mengajak seluruh pimpinan dan seluruh anggota DPD KNPI Kabupaten Asmat mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Asmat kita bersama mendukung Visi dan Misi pemerintahaan daerah Kabupaten Asmat, yang sebagaimana visinya adalah terwujudnya Asmat yang maju, mandiri, sejahtera dan bermartabat,” tutupnya.

Reporter : adi manopo

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: