Tuesday, October 31, 2017

4 Kali Raih Prestasi WTP Pemda Asmat Kini Gunakan Aplikasi Canggih Kelola Anggaran

MITRAPOL.com - Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Asmat saat ini boleh dibilang selangkah lebih maju dari sekian banyak daerah yang ada di Tanah Papua. Hingga kini terhitung sudah Pemerintah Daerah Kabupaten Asmat mendapatkan Prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Papua sebanyak Empat (4) kali berturut-turut.



Sepertinya Pemda Asmat yang saat ini dipimpin Bupati Elisa Kambu S.Sos dan Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo, MT tak mau terlarut dalam eforia prestasi tersebut akan tetapi makin bekerja keras dalam mempertahankan dan maju dalam Tertibnya Administrasi Keuangan di Pemerintahan Kota yang dijuluki Kota Seribu Papan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, kini Aplikasi Pengelolaan Keuangan terbaik saat ini sedang dipelajari oleh seluruh Pengelola Keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Asmat yang berlangsung di Gedung Rapat Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Kab. Asmat dengan Tema, “Pelatihan Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-OPD) Kabupaten Asmat Tahun Anggaran 2018 dan Pelatihan Penginputan Program dan Kegiatan serta RKA OPD pada Sistem e-Planning & e-budgeting”.

Pantauan MITRAPOL.com, penggunaan Aplikasi Pengelolaan Keuangan terbaru tersebut adalah untuk pertama kalinya di Kabupaten Asmat dan masih jarang digunakan untuk daerah lain di Tanah Papua.

Menurut Ahli TIM Aplikasi e-Planing & e-Budgeting Nanang Jatmiko menjelaskan, Jadi menggunakan Aplikasi e-Planning & e-budgeting sesuai dengan rekomendasi dari KPK bahwa tertib Administrasi mulai dari Pelaksanaan budgeting.

“Penganggaran sampai nanti Penggunaan dan Pertanggung jawabannya. Kegiatan ini dimulai tanggal 27 Oktober dan Syukur Alhamdulillah hingga kini Peserta cukup banyak,” ujarnya.

Dijelaskannya, dari 26 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) para perwakilanya datang semua dan masing-masing OPD mengirimkan 2 hingga 3 Orang.

“Aplikasi ini kami mengadopsi dari Jayapura dan kami kembangkan sendiri namun tentu kami sesuaikan dengan kondisi Kabupaten Asmat,” paparnya.

Menurutnya untuk kendala selama ini terutama dari perencanaan kami lihat kurang adanya konsisten karena mis komunikasi, terang Nanang.


Usai Pelatihan ini, lanjutnya, langsung dilaksanakan Praktek dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kabupaten Asmat Tahun Anggaran 2018 untuk digunakan nantinya, “harapan saya dari 4 Kali WTP Semoga Asmat selalu Maju dan bisa bersaing dengan Kota-Kota di Pulau Jawa,” tutupnya.


Reporter : qodri

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: