Saturday, September 2, 2017

Turnamen Sepak Bola Gala Desa 2017 Rubah Perilaku Pemuda

MITRAPOL.com - Partai ke 7 Keseblasan Ohoi Letman Vs Keseblasan Ohoi Wearlilir yang berlangsung alot karena dibabak pertama saling berbalasan gol 1-1 hingga turun minum yang di gelar di lapangan sepak bola Ohoidertutu, Sabtu (2/8/2017).



Pada babak kedua keseblasan Ohoi Letman melakukan serangan demi serangan dari sayap kiri dan bervariasi ke sayap kanan. Namun pertahanan belakang cukup rapih sehingga pada menit ke 32 Letman FC baru mampu merubah kedudukan menjadi 2-1 hingga wasit Sugeng Batyanan meniup pluit panjang tanda usai sudah pertandingan ini.

Di Partai ke 8 Keseblasan Ohoi Sathean absen sehingga Keseblasan Ohoi Dian Darat menang WO 3-0 atas Keseblasan Ohoi Sathean hal ini merupakan keputusan komisi disiplin bersama Pengawas pertandingan.

Dikatakan Ketua Komisi Disiplin Marthen Souhoka bahwa sudah menundah waktu 15 menit menunggu kehadiran Tim Ohoi Sathean namun tak kunjung tiba. “Sehingga Pengawas Pertandingan Nor Safsafubun berkoordinasi dengan komisi disiplin kemudian menetapkan kemenangan kepada Tim Ohoi Dian Darat 3-0,” tutur Souhoka.

Saksikan Videonya Disini

RD. Ferry Yamlean, Pr Pastor Paroki Ohoidertutu mengatakan bahwa sudah dua tahun berturut turut 2016 dan 2017 Ohoidertutu ramai sekali dengan dua turnamen yakni 2016 dilaksanakan Turnamen sepak bola dan Volly memperebutkan OTT CUP dan tahun ini 2017 pelaksanaan Turnamen sepak bola gala desa 2017 di Ohoidertutu sehingga masyarakat di Ohoidertutu dengan berbagai kesibukan namun pada jam 14.00 sudah membanjiri lapangan sepak bola Ohoidertutu untuk menyaksikan pertandingan tersebut walaupun terbuka tanpa pihak keamanan.

“Panitia penyelenggara pada awalnya mempercayakan keamanan kepada Pemuda Ohoidertutu bersama aparat desa/ohoi dan selama turnamen gala desa berjalan dengan olah raga yang cukup keras ini namun berjalan lancar dan aman,” imbu Romo Ferry Yamlean.

Sementara pihak masyarakat mengharapkan kiranya kegiatan ini tetap dilaksanakan setiap tahun agar dapat membuahkan minat dan bakat sepak bola yang ada disetiap desa/ohoi selain itu juga mengalihkan perhatian generasi muda dari dunia miras.

“Kesadaran ini mulai dirasakan salah satu official dari Ohoi Faan Bram Rettob bahwa anak-anak saya setelah mengikuti latihan persiapan berhadapan dengan keseblasan Ohoi Debut ternyata sering ngeluyur hingga larut kini sudah tidak dan yang sering konsumsi miras pun berangsur sudah sadar,” terang Bram Rettob.

Dirinya berkesimpulan bahwa dengan berbagai kegiatan serupa dapat merobah pola pikir generasi muda kearah yang terbaik, “hanya disayangkan sarana dan prasarana penunjang relatif belum ada,” pungkas Bram.

Reporter : norsafsaf

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: