Monday, September 11, 2017

Polsek Batang Kota Berhasil Meringkus Maling di Siang Bolong

MITRAPOL.com - Nasib sial dialami AK (38) dan AH (27) keduanya warga Pringlangu Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan Jawa Tengah, terpaksa di jebloskan ke dalam jeruji besi. Pasalnya AK dan AH setelah mencuri 1 (satu) buah dompet warna hitam merk Sophie Martin berisi uang Tunai Rp. 1.250.000,- kepergok warga. Tak ayal, AK da AH sempat menjadi bulan-bulanan warga hingga bonyok. Untunglah anggota Polsek Batang Kota segera datang mengamankan pelaku, Senin (11/9/2017).




Ketika dikonfirmasi, Kapolres Batang Polda Jawa Tengah AKBP Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto mengatakan, benar telah di lakukan penangkapan 2 orang berinisial AK dan AH. "Saat ini AK dan AH sudah kami amankan di Polsek Batang untuk kami mintai keterangan," kata Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto.

AKP Bambang juga mengatakankan, AK dan AH beraksi di Dukuh Pejintenan Kelurahan Karangasem Selatan Kecamatan/Kabupaten Batang sekitar pukul 10.00 Wib membuntuti Endah Septianingsih (korban) hingga kerumahnya setelah berbelanja.

"Modusnya, sebelumnya kedua tersangka sengaja ke daerah Batang naik sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam berboncengan untuk mencari sasaran (mencuri atau mengambil dompet di dalam jok sepeda motor). Saat itu kedua tersangka sampai ke jalan RE Martadinata dan melihat seorang perempuan (Endah Septianingsih) sedang berbelanja di salah satu Toko klontong di Jl. RE Martadinata Dukuh Ngarakan Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang," jelasnya.

Lanjut Kapolsek mengungkapkan, kemudian AK berbelok atau berbalik arah kearah selatan dan berhenti diseberang jalan toko kelontong tersebut. Kedua tersangka selanjutnya mengawasi korban nya yang sedang berbelanja. Setelah selesai berbelanja, terlihat Endah Septianingsih memasukan sebuah dompet warna hitam ke dalam jok sepeda motornya (Vario 125 Nopol G 3845 BH). Selanjutnya Endah Septianingsih pergi naik sepeda motor tersebut dan masuk kedalam gang.

"Kemudian kedua tersangka mengikutinya hingga sampai di rumah korban. Terlihat saat itu korban memarkir sepeda motornyanya di teras depan rumah menghadap ke timur, saat itu kedua tersangka pun ikut memasukan sepeda motornya kedalam teras rumah dan berhenti parkir di dekat pintu gerbang rumah tersebut menghadap ke barat," terang Kapolsek.

Setelah terlihat korban masuk kedalam rumah kemudian kedua tersangka turun dari sepeda motor dimana AH berpura-pura mengajak ngobrol seseorang yang kebetulan ada di tempat tersebut untuk mengalihkan perhatian, sementara AK mendekati sepeda motor vario tersebut, selanjutnya kaki kanannya menginjak step sebelah kiri dan tangan kirinya menarik/membuka paksa jok sepeda motornya hingga terdapat lobang selanjutnya tangan kanannya masuk melalui lobang jok tersebut dan mengambil dompet tersebut diatas.

"Setelah berhasil di ambil, dompet tersebut di masukan ke dalam tas yang sudah di siapkan, AK saat itu berpura-pura telephone seseorang untuk mengalihkan perhatian sambil menuju ke sepeda motornya namun ternyata perbuatannya diketahui orang lain yang akhirnya belum sempat melarikan diri, kedua tersangka diteriaki maling," jelasnya.

"Selain menangkap pelaku juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah dompet warna hitam merk Sophie Martin berisi uang Tunai Rp. 1.250.000,- dan KTP atas nama Endah Septianingsih alamat Dukuh Pejintenan RT.01/VI Kelurahan Karangasem Selatan Kecamatan Batang, 1 (satu) buah tas cangklong warna biru, 1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol : DK 5513 UT warna hitam berikut STNK, 1 (satu) buah HP merk Blackjelly.

"Akibat perbuatan itu, pelaku bisa dijerat dengan pasal 363 KUHPidana," pungkasnya.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 15 kali di wilayah pantura," akunya.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Batang Kota Polres Batang masih melakukan pendalaman dan mengembangkan kasus ini.

Reporter : irul

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: