Sunday, September 3, 2017

Istri Ketua RW 05 Kedoya Selatan Diduga Bantah Tanda Tangani Surat Pengantar

MITRAPOL.com - Merasa suaminya punya jabatan sebagai Ketua RW 05 Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di duga sang Istri ikut berperan dalam penandatanganan surat-surat yang berhubungan dengan warga, salah satu contohnya di dalam surat pengantar.

Ilustrasi

"Tentu saja ini sudah berlawanan dengan jabatan yang diemban suaminya sebagai Ketua RW, yang seharusnya sang istri tidak ikut campur dalam perihal urusan penandatanganan di dalam kepengurusan RW," ungkap Joko salah satu pengurus kuasa kepada MITRAPOL, Minggu (3/9).

Joko menerangkan bahwa pada saat dirinya meminta tanda tangan surat pengantar, sementara Ketua RW 05 tidak berada di rumah, namun di titipkan kepada istrinya.

"Waktu saya mau minta tanda tangan, tetapi Pak RW sedang tidak ada di rumah. Jadi saya titip sama istrinya, kemudian esok harinya saya kembali dan dokumen yang saya titip sudah ditandatangani serta di stempel," terangnya.

Namun saat di tanyai oleh Joko kepada Ketua RW yang bersangkutan bernama Sumardi Ramelan dirinya menampik bahwa ia tidak pernah menandatangani dokumen tersebut. Dan saat ditanya perihal tanda tangan istrinya pun menyatakan tidak merasa tanda tangan.

"Saya tidak merasa tanda tangan dan saya tidak pernah perintahkan kepada siapapun untuk menandatangani surat apapun kecuali kepada pengurus RW," pungkas Joko seraya menyampaikan ucapan Sumardi kepada dirinya.

Tidak berhenti sampai disitu, Joko membuktikan dokumen warga lain yang tidak mau disebut namanya, yang juga masih kerabatnya, yakni 2 surat pengantar RT yang ditandatangani istri RW.

"Waktu itu saya ke rumah Pak RW pada hari Jumat tetapi Pak RW sedang sholat Jum'at, jadi saya serahkan ke istrinya, lalu surat pengantar tersebut langsung ditandatangani dan distempel sama istrinya saya lihat sendiri itu," tutupnya.

Penulis : herpal

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: