Friday, September 8, 2017

Bupati Batang Melaunching Sistem Aplikasi Informasi Komoditas Harga di Pasar Tradisional

MITRAPOL.com - Masyarakat Kabupaten Batang dapat memanfaatkan aplikasi sistem informasi tentang harga komoditas bahan pokok sebagai panduan berbelanja di pasar tradisional melalui hanphone android dengan cara mengunduh aplikasi tersebut. Hal tersebut dikatakan Bupati Batang H. Wihaji saat melaunching sistem aplikasi informasi Komoditas harga di Pasar tradisional Kabupaten Batang Jawa Tengah bertempat di Aula Kantor Bupati, Senin (4/9/17).



H. Wihaji mengatakan, melalui sistem informasi komoditas ini dapat di ketahui harga-harga minimal di seluruh tiga pasar tradisional di Kabupaten Batang seperti, Pasar Batang, Limpung dan Pasar Bandar.

"Aplikasi ini sangat membantu pemerintah untuk dapat segera mengendalikan komuditas di pasar yang mengalami kenaikan harga yang tidak wajar, sehingga pemerintah secara cepat dan segera melakukan operasi pasar. Dengan sistem ini bisa mengetahui harga–harga komoditas, sehingga kita bisa mengontrol karena informasi data tersebut di dapat perhari, maka kalau ada gejolak harga bisa di kendalikan oleh Tim pengendalian inflasi daerah untuk melakukan operasi pasar,” jelasnya.

"Kami harapkan aplikasi ini dapat di manfaatkan masyarakat umum untuk mengetahui harga kebutuhan pokok. Ketika di ketahui ada lonjakan harga yang tidak wajar, masyarakat bisa melaporkan ke pemerintah, agar kita tahu untuk melakukan tindakan sehingga tidak terjadi inflasi yang terlalu tinggi. Aplikasi ini juga ada harga pembanding dari pasar Kendal dan Pekalongan karena harga memang terkadang berbeda antara pasar satu dengan pasar yang lain,” jelasnya.

H. Wihaji juga memberikan apresiasi, selama tiga bulan menjabat sudah banyak yang dilakukan oleh pemerintah Batang dalam berinovasi, sehingga kami sudah dapat melakukan evaluasi dalam rangka mempercepat pembangunan.

“Dalam rangka melayani masyarakat kita akan membentuk tim percepatan pembangunan di tiga liding sektor yaitu Perindustrian untuk meningkatkan perekonomian, Sektor Pariwisata, Sektor Kominfo yang berbasis teknologi aplikasi," pungkasnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM M. Isnanto menjelaskan, bahwa Aplikasi Sistem Informasi Komuditas di gagas oleh Endang Rahmawati Kasi Bimbingan Usaha dan Sarana Perdagangan Bidang Perdagangan. Sistem ini merupakan suatu penggunaan informasi teknologi yang dapat menciptakan budaya efektif yang baik dan berguna bagi Pemerintah serta masyarakat umum,"ungkapnya.

M. Isnanto juga mengatakan Sistem ini dapat di lihat di situs atau Web disperindagkop.batangkab.go.id yang memperlihatkan ketersediaan komoditas di Kabupaten Batang tercukupi atau tidak karena dalam sistem tersebut terbaca mengenai ketersediaan stok komuditasdi hari itu juga surplus atau minus.

Sistem aplikasi ini sangat bermanfaat utamanya bagi pemerintah dalam menangani adanya gejala yang akan timbul dikarenakan kekurangan stock komoditas, utamanya kebutuhan Pokok Masyarakat seperti Beras, Gula, Minyak Goreng, Terigu, Telur, Ayam Ras, Daging Sapi, ikan segar Bawang Merah, Cabe dan Kedelai yang merupakan bahan pokok pembuatan Tempe dan Tahu.

“Apabila ada suatu komoditas yang kekurangan stock dalam mencukupi kebutuhan bisa terbaca di dalam sehingga merupakan Early warning / peringatan dini bagi Pemerintah Daerah untuk segera melakukan tindakan pencegahan adanya inflasi di sejumlah suatu komoditas yung mengalami kekurangan stock,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum yang di wakili oleh Analis Kebijakan Bag Ops Polres Batang AKBP Sumbaryono.

Reporter : irul

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: