Wednesday, August 30, 2017

Terkait Sail Sabang Anggota DPRK Angkat Bicara

MITRAPOL.com - Terkait dengan pemberitaan di beberapa media online dan cetak beberapa hari ini, yang mana Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengadakan rapat bersama Panitia Lokal Sail Sabang, dalam rapat tersebut Irwandi berjanji jika Sail Sabang berjalan dengan sukses, maka kedepan akan dilaksanakan event-event besar yang bertaraf internasional bahkan dibulan Juli 2018 direncanakan lomba marathon Internasional akan diadakan di Sabang.

Albina Arrahman 

Harapan dan tanggapan dari masyarakat Sabang tentunya sangat gembira dan mendukung untuk kesuksesan "Sail Sabang" yang akan dilaksanakan bulan Desember 2017.

“Namun ada satu hal lagi yang harus dibenahi, terutama transportasi laut sejenis roro yang selama ini menjadi kendala disaat liburan atau ada kegiatan yang dilaksanakan di pulau Sabang,” ungkap salah satu warga Sabang.

Terkait hal tersebut di atas Anggota DPRK Sabang dari Fraksi PKS angkat bicara. Albina Arrahman Wakil Ketua Komisi A DPRK Sabang yang membidangi urusan Perhubungan, mengatakan kepada MITRAPOL.com, Bahwa semua perencanaan yang cukup matang tak akan ada artinya jika kapal angkutan penumpang Sabang-Banda Aceh tidak dibenahi.

“Sudah jadi pengalaman kita semua setiap ada kegiatan di Sabang selalu terkendala dengan persoalan transportasi laut. Momen Sail ini Kmp Tanjung Burang harus ditarik dan diganti dengan kapal yang lebih baru serta layak. Kita selaku masyarakat antusias dan akan membantu semaksimal mungkin agar acara tersebut sukses,” ucap Albina.

Namun dibalik keseriusan Gubernur dan Pemko, katanya, mempersiapkan Sail Sabang dengan rapat yang ber tubi-tubi dan berkelanjutan, kita ingin mengingatkan agar tidak melupakan satu hal penting yang selalu menjadi problematika penghambat kegiatan dan pembangunan di Sabang adalah persoalan transportasi laut Sabang-Banda Aceh.

“Semua program yang telah dipersiapkan oleh berbagai pihak dengan dana yang maksimal akan sia-sia dan kacau balau jika sarana transportasi laut tidak dibenahi segera. Khususnya sarana kapal Roro, yang selama ini hanya mengandalkan KMP BRR,” tandasnya.

“Maka hal tersebut jangan sampai terulang lagi seperti kata pepatah masuk ke lobang yang sama, terus mengulangi kesalahan dan permasalahan yang sudah-sudah,” tutup Albina.

Reporter : bukhari

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: