Monday, August 7, 2017

Pesawat Garuda Kembali Gagal Mendarat di Sabang

MITRAPOL.com - Maskapai Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 pada Minggu (06/08/2017) batal mendarat lagi di Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang, Provinsi Aceh karena angin kencang (crosswind) di landasan pacu bandara tersebut.



Semenjak kondisi cuaca yang tidak mengizinkan di pulau Sabang tempat para wisata berkujung, maka pesawat Garuda yang membawa 67 penumpang dari bandara Kualanamu Medan menuju bandara Maimun Ssaleh Sabang akhirnya gagal mendarat lagi.

Dimana yang diketahui sebelumnya tepatnya di bulan Juli 2017 pesawat Garuda gagal mendarat di Sabang dan Pilot langsung mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat yaitu bandar Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, setelah dua jam dan kondisi cuaca aman, pesawat tersebut kembali ke Sabang dan mendarat dengan mulus. Tetapi lain halnya dengan pesawat yang gagal mendarat kali ini di Sabang minggu (6/08/2017), Pilot mengambil keputusan langsung terbang kembali ke bandara kualanamu medan. (baca juga : Akibat Angin Kencang Pesawat Garuda Gagal Mendarat di Sabang)

Selanjutnya, kata Puji, Branch Manager Garuda Sabang. Pilot pesawat mengambil keputusan yang bijak untuk kembali terbang menuju bandara kualanamu medan dengan membawa penumpang yang berjumlah 67 orang, karena kondisi cuaca dan keselamatan penumpang. Semua penumpang yang menuju Sabang dialihkan ke pesawat garuda lain dengan tujuan langsung ke bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.

“Sebelumnya direncanakan pesawat mendarat sekira pukul 11:30 WIB, tapi karena angin kencang maka pendaratan dibatalkan dan ini murni karena cuaca buruk,” terang Branch Manager Garuda Indonesia Sabang.

Sementara Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang menyampaikan, ketika Pesawat Garuda gagal landing, kecepatan angin berkisar 25-28 Knot atau serata dengan 40-60 km/jam.

Hal ini sama juga terjadi seperti kapal pesiar yang beberapa hari tidak bisa merapat di dermaga Sabang, karena kondisi cuaca juga. Dan selanjutnya Nakhoda membawa pulang kembali para tamu wisata yang berjumlah 1.400 orang.

Reporter : bukhari

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: