Wednesday, August 30, 2017

Kapolres Aceh Timur Berikan Pemahaman Hukum di Indra Makmu

MITRAPOL.com - Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum, memberi pemahaman Hukum kepada aparatur gampong dan warga di kecamatan Indra Makmu pada acara Penyuluhan Hukum yang di gelar 10 Desa di Indra Makmu. Selasa (29/08/17).



Dalam penyampaianya Kapolres menegaskan, sebagai makhluk hidup kita telah diatur dengan peraturan, baik dalam kehidupan kita sebagai manusia maupun sebagai masyarakat.

Sebagai insan ciptaan Allah SWT kita diatur dalam berkehidupan yaitu diatur dalam Al-Qur’an, hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia. Sedangkan kita dalam kehidupan sosial bermasyarakat kita diatur dalam undang-undang. Terang Kapolres.

Untuk itu lanjut Kapolres, kita sebagai warga negara Indonesia harus tahu status dan peran kita sebagai warga negara yang dibatasi oleh hukum, oleh karenanya saya meminta kepada para warga juga aparat gampong di wilayah Indra Makmur jangan sampai salah bertindak untuk menghindari jeratan hukum.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menyampaikan tentang masalah Hukum Pidana dan Hukum Pekara juga pelaksanaan Hukum yang dapat diterapkan di Gampong/Desa.

Kapolres juga menyinggung tentang narkotika, disampaikanya, peredaran narkotika bisa diibaratkan seperti teoi dagang, selama orang memnjual barang daganganya masih laku, maka si pedagang akan terus berjulan, tapi sebaliknya jika barang dagangan penjual itu tidak ada yang membeli, secara otomatis pedagang tidak akan lagi berjualan.

Dalam arti kata, selama pemakai narkotika masih ada, maka pengedar tidak akan berhenti. Oleh karenanya, untuk urusan pemakai itu tanggung jawab dan peran serta masyarakat sedangkan pengedar itu urusan kami (polisi), jika kita kompak dan bekerjasama, saya yakin peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Aceh Timur bisa ditekan.

Maka oleh sebab itu kami tidak bisa memproses apabila tidak ada yang melapor, kecuali tertangkap tangan. Saran saya adalah bagaimana memutuskan rantai peredarannya, salah satunya adalah kalau pengedar tidak ada yang beli sudah dapat dipastikan pasti pengedar tidak bisa menjalankan aktivitasnya lagi. Jelas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum.

Sebelumnya,  Kapolsek Indra Makmu, Iptu Dasril SE dan Danramil 26 IDM Kapten Noverlan juga menjadi pemateri dalam kegiatan yang digelar oleh 10 Desa di kecamatan Indra Makmu. Acara dari pagi hingga sore itu berjalan lancara serta diakhiri dengan Doa bersama. 

Selain perangkat gampong, acara tersebut jugadihadiri ratusan warga yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pemuda dan paea Ibu-ibu PKK.

Reporter : znd

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: