Thursday, August 3, 2017

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Dipadati Pengunjung

MITRAPOL.com - Ribuan jamaah menghadiri pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Sesepuh Desa Kalibeluk yang berada di Dukuh Sicatur, Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang Jawa Tengah dengan tema Kalinda Muda Bersholawat.



Dalam pengajian menampilkan dua pembicara yakni K.H. Samlawi dari Tegal, Habib Lutfi Bin Ali Bin yahya dari Pekalongan. Turut menyemarakan Iringan Rebana (Dhuhror) Az Zahir (Khanzuz Sholawat) Pekalongan, kamis (27/7/17).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum yang diwakili oleh Kompol Sumbaryono, Dandim 0346 Batang yang diwakili oleh Kasdim, Muspika Kecamatan Warungasem, Ulama sekitar Kecamatan warungasem, personel Polres Batang, Polsek Warungasem, Kodim 0736 Batang.

Camat Warungasem M. Fatoni mengatakan salah satu keberkahan adalah situasi aman,Kesejahteraan, dll. Makna kalimat lagu Indonesia Raya “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badanya” agar kita bersatu dan menciptakan kerukunan untuk membangun Indonesia.

“Saya berharap kepada orangtua agar selalu membimbing anak-anaknya untuk rajin mengaji, dan membatasi anak-anak dengan medsos, apalagi ada info-info yang bersifat Hoax dan menyesatkan,” kata Fatoni.

K.H. Samlawi dalam tausiah mengatakan semoga pada malam ini kita mendapat pertolongan Allah SWT melalui anak cucu Rosulullah Muhammad SAW, yang hadir sekarang ini, dan mudah-mudahan generasi kita tersambung dengan Rosulullah Muhammad SAW, karena akhir-akhir ini banyak pihak-pihak yang ingin menghancurkan Islam dan Bangsa Indonesia dengan cara menjauhkan kita dari Rosulullah Muhammad SAW yang salah satunya melalui internet.

Habib Lutfi bin Ali bin Yahya Akhir-akhir ini terjadi perselisihan bahkanperpecahan di negara-negara arab, padahal sama-sama Islam, sama-sama arab, serta juga terjadi di beberapa negara lainya.

“Oleh sebab itu kita harus berpikir dan bertindak bagaimana kita menjaga NKRI agar jangan ikut terpecah, apalagi di Indonesia terdapat berbagai macam Suku, Ras, Agama, dan Golongan, beban ini menjadi tanggung jawab kita bersama dan pemuda sebagai generasi penerus,” kata Habib Lutfi.

Menurut Habib, untungnya di dalam negeri kita ini dari dulu sudah ada kekuatan Ideologi dan budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh apapun, ini yang perlu kita pertahankan dan kita jaga. Kita harus bangga sebagai bangsa Indonesia, dijajah selama 350 tahun tapi tidak terpengaruh bangsa penjajah.

"Tanah kepulauan yang ada di Indonesia adalah pemberian Allah SWT kepada Indonesia sehingga disebutlah NKRI tanah air Indonesia, Untuk menanamkan rasa memiliki, handarbeni maka dibuatlah lagu Indonesia Raya dalam lagu tersebut merupakan ikrar setiap individu bangsa Indonesia,” tandasnya.

Ditambahkanya ada kandungan harga diri, jati diri dan kehormatan bangsa dalam Bendera Merah Putih, kita hormat kepada bendera Merah Putih merupakan wujud syukur kepada Allah SWT dan bangga sebagai bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Reporter : irul

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: