Wednesday, July 12, 2017

Detik-detik Perayaan HUT Bhayangkara ke-71, Satres Narkoba Polres Nias Bekuk Kurir Ekstasi

MITRAPOL.com – Saat pegelaran perayaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-71 Polres Nias yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli, Senin (10/07/2017) Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Nias setelah mendapatkan informasi yang dicurigai warga sekitar pukul 08:30 Wib seorang yang nginap disalah satu hotel sebut saja hotel “B” di Jalan Diponegoro Kota Gunungsitoli.

Oknum S alias Anto alias Aho diapit 2 orang petugas Satres Narkoba Polres Nias dan gambar insert dibawah adalah merupakan ciri-ciri khas pelaku.

Satres Narkoba yang mendapatkan informasi tersebut tidak menyia-nyiakan waktu dengan langsung terjun di TKP sebuah hotel “B” yang dituju pada kamar 211 dengan langsung melakukan penggeledahan kepada salah seorang yang berinisial S alias Anto alias Aho (41) yang berasal dari Kota Medan Jl. BZ. Hamid Gg. Seroja Kel. Titi Kuning Kecamatan Medan Johor Kota Medan, Sumatera Utara.

Hasil penggeledahan di TKP dari oknum S alias Anto alias Aho didapatkan 1 kardus coklat berisi satu bungkus koran berisikan 1 buah plastic yang didalamnya terdapat 70 butir diduga pil ekstasai jenis narkoba, dan seketika itu oknum S langsung dibawa ke Satres Narkoba Polres Nias guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dalam keterangan oknum S alias Anto alias Aho mengakui memiliki barang haram berupa 70 butir pil ekstasi jenis narkoba adalah miliknya yang akan dia berikan kepada seseorang di Gunungsitoli”. Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Narkoba AKP Arius Zega, SH. MH melalui PS. Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo melalui pres realis resmi Polres Nias yang disampaikan kepada wartawan.

AKP Arius Zega, SH. MH Kasat Reskrim Narkoba Polres Nias yang juga mantan Kapolsek Idano Gawo dan Kapolsek Hiliduho ini menambahkan bahwa sesuai dengan keterangan oknum S, ekstasi tersebut dikirim sendiri dari Medan Sabtu (08/07/2017) dengan menggunakan jasa ekspedisi dan memakai alamat fiktif di Kota Gunungsitoli dan kemudian S bertolak dari Medan (09/07/2017) dengan naik pesawat menuju Gunungsitoli dan menginap di hotel “B” di Jl. Diponegoro Kota Gunungsitoli dan tadi pagi menjemput langsung barang haram tersebut di Pelabuhan Laut Gunungsitoli.

“Dalam keterangan tersangka kepada penyidik mengakui mempunyai 2 orang anak putrid dan pada tahun 1995 pernah dipenjara selama 10 tahun terkait kasus pembunuhan di Medan, dan dia melakukan bisnis menjual barang haram tersebut sebagai tambahan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya”. Kepada oknum S dikenakan pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat 1 dari uu ri No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan atau hukuman seumur hidup. Tandas AKP Arius Zega, SH. MH.

Reporter : tonazaro harefa

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: