Berita Terkini

Monday, August 20, 2018

FOZ Desak Pemerintah Tetapkan Gempa NTB Sebagai Bencana Nasional.

FOZ Desak Pemerintah Tetapkan Gempa NTB Sebagai Bencana Nasional.

MITRAPOL.com - Forum Zakat (FOZ) menggelar konferensi pers untuk tetapkan gempa NTB sebagai Bencana Nasional. Senin (20/8/2018). Jln Raya Condet No 54 Batu Empar Jakarta Timur. Acara dihadiri oleh Sekretaris Jendral Nana Sudiana dan Ketua FOZ Bambang Suherman.


Terkait Bencana Gempa yang terjadi di Lombok, secara berulang-ulang dan memakan korban lebih dari 476 jiwa, dan 498.799 warga mengungsi.

Kerusakan parah dan banyaknya korban jiwa, menjadikan kejadian ini sebagai Bencana Nasional, FOZ mempertanyakan sikap lamban pemerintah yang tak kunjung menetapkan Gempa Bumi di NTB sebagai Bencana Nasional.

“Kami sangat menyayangkan sikap pemerintah pusat yang belum juga menaikan status Gempa Lombok menjadi Bencana Nasional", ujar Bambang Suherman, ketua umum FOZ.

Menurut Bambang dengan dampak kerusakan yang sangat signifikan ditiga Kabupaten yang masih berlanjut dengan gempa susulan hingga Minggu (19/8) malam dengan kekuatan mencapai 7 SR.

Kami mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan bencana ini sebagai Bencana Nasional ," lanjut Bambang.

FOZ sejak awal sangat intens merespon Gempa Bumi di NTB, di lapangan FOZ mengkoordinir 48 lembaga dengan 268 titik aksi respon di seluruh NTB.

Saat ini FOZ juga terus merespon gempa terbaru dan telah mempersiapkan Program Recovery hingga fase pemulihan.



Desi

Relawan WIN Tergugah Bencana Lombok Utara.

Relawan WIN Tergugah Bencana Lombok Utara.

MITRAPOL.com - Warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) harus meninggalkan rumah mereka dan tinggal di pengusiaan akibat gempa. Beberapa dari mereka tetap mencari nafkah meski dalam kondisi kekurangan melihat kondisi tersebut , WIN ( Wanita cinta NKRI) merasa terpanggil untuk membantu para korban Gempa lombok, yang sebelumnya Gempa Terasa di Pegunungan Rinjani.


Relawan WIN hadir di tengah masyarakat Lombok Utara , Desa Oggung, Tanjung serta di daerah pemenang , Lombok, 11/08. 2 (dua) wilayah khusus yang di tempati Relawan WIN merupakan daerah Desa Oggung yang susah di jangkau berada di atas perbukitan dan juga belum adanya posko karena medan yang sulit, Untuk daerah Pemenang daerah yang banyak memakan menelan korban jiwa," tutur Ketua Umum WIN , Silvana Rosita yang nampak hadir di tengah masyarakat Lombok Utara.

"Sumbangan Relawan WIN , yang diberikan berupa sarung 1100 buah, dan makanan serta minuman dan untuk anak-anak yang mengalami trauma diberikan Trauma Healing." ujar Silvana.

Silvana , "telah menempatkan Relawan-nya Andrew dan Karen yang tak pernah lelah membantu Korban yang cidera dan maseh Trauma terhadap Gempa untuk tetap Siaga , khususnya Anak-anak yang butuh Sekolah agar pendidikan nya tidak tertinggal."


Harapannya dari Ketua Umum, WIN Untuk di daerah yang berada diatas-atas bukit tetap berada di Posko untuk mereka menunggu arahan Pemda setempat.

Untuk anak-anak agar dapat segera sekolah kembali ke pengungsiaan dan dapat dibuatkan sekolah-sekolah darurat di pengungsiaan.

Pembangunan fasilitas- fasilitas rumah Ibadah , rumah bagi masyarakat dan sarana Pariwisata dapat diperioritaskan untuk dapat menarik kembali wisatawan manca negara." pungkas Silvana Rosita yang tak pernah lelah untuk membantu.



Desi

Babinsa Desa Kalibalik Dampingi Pelaksanaan Karnaval

Babinsa Desa Kalibalik Dampingi Pelaksanaan Karnaval

MITRAPOL.com - Dalam rangka memperingati HUT RI Ke 73, Babinsa Desa Kalibalik Kecamatan Banyuputih, Serma Catur mendampingi acara Karnaval yang di Selenggarakan Desa Kalibalik Kabupaten Batang Jawa Tengah.


Menurutnya ini dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73 dan dengan mengadakan Karnaval se Desa Kalibalik akan menambah Kreatifitas, Mandiri serta Cinta Tanah Air Indonesia, minggu (19/8/2018)

"Saya hanya ingin masyarakat desa Kalibalik lebih kreatif dan bisa berfikir ke depan lebih baik, semoga ini adalah awal perubahan buat masyakat Kalibalik,"ungkap Serma Catur.

Sementara itu Kepala desa Kalibalik Kuat Basyari dalam sambutannya menyampaikan

"Saya bangga, seluruh warga desa Kalibalik semuanya turun ikut tua muda semuanya memeriahkan kegiatan karnaval ini," jelasnya.

Kapolsek yang diwakili Iptu Rofi'i, menilai acara kali ini harus ditiru oleh desa lain.

"Ini acara aman, meriah dan harus menjadi contoh kedepannya untuk desa_desa lain," tuturnya.

Dalam acara ini di meriahkan dengan Dram Band, , pencak silat, dan kesenian lainnya.serta hiburan-hiburan lain dari tiap dusun se Desa Kalibalik Sementara perangkat desanya menggunakan pakaian adat dan ikut berjalan sampai selesai.

Sehingga acara berlangsung dengan meriah terbukti dari banyaknya pengunjung yang berdatangan dari berbagai desa. 



Irul
TERUNGKAP DIPERSIDANGAN ISMAIL NOVENDRA  Ahli Pers : Wartawan Yang Belum UKW Tetap Diakui Sebagai Wartawan

TERUNGKAP DIPERSIDANGAN ISMAIL NOVENDRA Ahli Pers : Wartawan Yang Belum UKW Tetap Diakui Sebagai Wartawan

MITRAPOL.com, Padang- Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dituduhkan kepada Ismail Novendra, Pemimpin Umum dan penanggungjawab Koran Jejak News terus bergulir di Pengadilan Negeri Padang. Pada agenda sidang ke 18, Kamis (16/8) sidang menghadirkan ahli pers dari Dewan Pers. Rustam Fachri yang merupakan ahli pers dari Dewan Pers.


Rustam Fachri ahli Pers yang dihadirkan dalam persidangan mengungkapkan didepan majelis hakim yang diketuai Syukri SH dan JPU Syawaluddin Muhammad SH, MH bahwa wartawan yang belum melakukan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tetap diakui sebagai wartawan, sepanjang yang bersangkutan melakukan pemberitaan sesuai dengan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa (28/8) nanti untuk mendengarkan keterangan saksi a de charge yang akan dihadirkan penasehat hukum terdakwa.
Seperti diketahui sebelumnya, dihadapkannya Ismail Novendra sebagai terdakwa di pengadilan negeri Padang terkait pemberitaan di Koran Jejak News pada Agustus 2017 lalu.
Pemberitaan tersebut berbuntut dilaporkannya Ismail selaku Penanggungjawab dikoran Jejak News oleh Afrizal Djunit yang merupakan paman dari Irjen Pol Fakhrizal SH, M.Hum Kapolda Sumbar pada 7 September 2017.

Laporan dugaan pencemaran nama baik yang dibuat pada 7 September 2017 lalu di Polda Sumbar tersebut langsung direspon secara kilat oleh pihak Polda Sumbar dan menjadikan Ismail sebagai tersangka pada 8 September 2017.
Setelah penyidik Polda Sumbar menetapkan Ismail sebagai tersangka, Dewan Pers langsung bereaksi dan mengeluarkan pendapat melalui suratnya.

Dalam surat tertanggal 9 Oktober 2017 nomor 555/DP/K/X/2017 tersebut dinyatakan bahwa pemberitaan yang dilakukan Jejak News terkait PT. Bone mitra Abadi yang direktur operasionalnya adalah paman Kapolda Sumbar adalah sengketa pemberitaan pers. Oleh sebab itu penyelesaiannya harus melalui dewan pers. Selain itu, Afrizal Djunit selaku pelapor harus membuat hak jawab terlebih dahulu dan melaporkan masalah tersebut ke Dewan Pers.

Ditempat terpisah, salah seorang tim penasehat hukum terdakwa Ismail Novendra yakni Boy Roy Indra, SH mengatakan kepada beberapa wartawan bahwa secara lugas dan tegas ahli pers dari Dewan Pers dalam persidangan telah menyatakan wartawan yang belum UKW tetap diakui sebagai wartawan sepanjang masih dalam koridor UU Pers dan Kode Etik Wartawan.

Ditambahkan Boy, Rustam Fachri selaku ahli pers dari Dewan Pers dalam persidangan mengakui bahwa surat DP nomor 555/DP/K/X/2017 tanggal 9 Oktober 2017 tentang perihal dan pendapat Dewan Pers adalah benar isi surat yang dikeluarkan Dewan Pers dan ditandatangani ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetio.

Masih menurut Boy, terkait sengketa pers antara Jejak News dan pelapor Afrizal Djunit, tidak pernah digelar di Dewan Pers. Hal ini terindikasi, penyidik Polda Sumbar melabrak MoU Dewan Pers dengan Kapolri Nomor 2/DP/MoU/II/ 2017 tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakan hukum terkait penyalahgunaan prifesi wartawan.

Boy Roy Indra juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan barang bukti berupa surat dari dewan pers tertanggal 9 oktober 2017 tersebut pada majelis hakim dalam persidangan. Terakhir, Boy Roy Indra yang juga didampingi Anul Zufri SH, MH berkeyakinan, bahwa kliennya Ismail Novendra akan bebas dan lepas demi hukum.


Wawan Satria

  Kementerian PUPR : Infrastruktur Perbatasan Entikong Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal

Kementerian PUPR : Infrastruktur Perbatasan Entikong Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal

MITRAPOL.com, Entikong - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan tahap satu 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Selanjutnya saat ini sedang diselesaikan pembangunan tahap kedua pengembangan Zona Sub Inti dan Pendukung PLBN.]

Foto : Biro Komunikasi Publik PUPR

Pembangunan kawasan perbatasan oleh Kementerian PUPR tidak hanya pos lintas batas saja, namun juga jalan paralel perbatasan, jalan akses menuju pos lintas batas dan pengembangan infrastruktur permukiman di kawasan perbatasan seperti pembangunan jalan lingkungan, drainase, pengelolaan sampah, air minum dan lainnya.

Hal ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membangun Indonesia dari pinggiran dan menjadikan pos lintas batas sebagai beranda depan Indonesia yang membanggakan sebagai sebuah bangsa besar.

"Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangannya, (19/8/2018).


Untuk meningkatkan konektivitas jalan akses PLBN Entikong, saat ini Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Ditjen Bina Marga tengah menyelesaikan pelebaran dan perbaikan jalan sepanjang 42 km dari Batas Serawak-Entikong-Balai Karangan-Kembayan. Pelebaran jalan dilakukan dari 6 meter menjadi 7,5 meter sesuai dengan standar jalan nasional. Progres hingga saat ini sepanjang 40,70 km sudah teraspal.

Sementara itu, dari total 42 km, sepanjang 4,8 km dilakukan penambahan jalan menjadi 4 lajur dari arah PLBN. Dari jumlah itu, 3,10 kilometer lahan sudah dikerjakan dan 2,35 km sudah teraspal. 

Total kontrak pelebaran jalan tersebut sebesar Rp 449 miliar dengan kontraktor PT. Wijaya Karya-Istaka Karya-Daya Mulia Turangga (KSO). Pekerjaan yang dimulai sejak 2015 tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2018 ini.

Selain itu juga dikembangkan infrastruktur permukiman di kawasan Entikong, terutama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) 90 liter/detik antara lain untuk melayani 2.850 Sambungan Rumah. Pengadaan dan pemasangan septictank komunal kapasitas sebanyak 38 unit untuk menambah layanan sanitasi.

Testimoni Warga Perbatasan Entikong

Widya (32) salah seorang dosen di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Melawi, yang ikut hadir pada saat upacara HUT RI 73 di PLBN Entikong mengungkapkan kebanggaannya atas pembangunan PLBN Entikong yang saat ini kondisinya lebih baik dari pos lintas batas negara tetangga milik Malaysia.

"Selain dibangun PLBN, dengan adanya jalan akses yang semakin bagus juga berarti memperlancar transportasi kami dari wilayah perbatasan untuk membawa hasil bumi. Kalau dari PLBN sendiri tentu saja, semakin banyak orang yang masuk dari negara tetangga yang pasti berpengaruh pada kegiatan ekonomi," ujarnya.

Hermanto (28) yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek di PLBN Entikong mengatakan, setelah dibangun PLBN yang baru saat ini menjadi lebih banyak kegiatan dibandingkan sebelumnya, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan pendapatannya sebagai tukang ojek. "Yang penting keamanan lebih meningkat, sehingga banyak orang Malaysia yang nyaman datang ke Entikong," ujarnya.

Reynaldi Pratama (21) Petugas Ditjen Bea Cukai Kemenkeu yang bertugas di PLBN Entikong mengungkapkan terima kasih atas pembangunan yang berdampak meningkatkan kenyamanan dalam bekerja. Menurutnya sebelum dibangun, kondisi PLBN kurang memadai untuk pemeriksaan pelintas antar negara Indonesia-Malaysia.

"Saya harap ke depannya dengan masifnya pembangunan infrastruktur di perbatasan, dapat meningkatkan kunjungan warga Malaysia ke Entikong. Terlebih jika Entikong dikembangkan menjadi destinasi wisata baru untuk meningkatkan perekonomian," ujarnya. (*).
Camat Dan Masyarakat Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan Peringati Hut Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73 Tahun 2018

Camat Dan Masyarakat Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan Peringati Hut Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73 Tahun 2018

MITRAPOL.com - Peringatan 73 Tahun Bangsa Indonesia menyatakan Kemerdekaannya di Danar Ibu Kota Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan ( KKTS ) oleh Camat, Masyarakat serta semua steukholder Kematan setempat berlangsung khidmat dan lancar.


Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 tahun 2018 di Danar dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Drs. Abdurahman Madubun Camat Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan yang berjalan lancar, tertib dan nyaman hingga selesai dan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan termasuk atraksi, lagu dan goyang meti Kei serta lainnya.

Upacara Bendera ini diikuti Anak anak PAUD, TK, SD, SMP, SMU serta semua OPD yang berada di Kecamatan itu dan pula begitu antosias masyarakat Ohoi Danar yang begitu besar dan banyak penduduknya dari kelima Desa yang ada di Ohoi Danar itu.

Camat Kei Kecil Timur Selatan ( KKTS ) Drs. Abdurahman Madubun ketika ditemua reporter media ini mengatakan sangat bangga dengan segala persiapan Panitia walau dengan limit waktu yang relative singkat namun dapat berjalan dengan baik hingga selesai, ujarnya.

Panitia dapat menghadirkan pihak KPLP dan Navigasi di Uf/Maar serta semua Sekolah dan Puskesmas dan tak kalah juga semua Aparat Ohoi dengan Badan Saniri Ohoi serta OMK, AM-GPM dan Remaja Mesjid kelompok PKK, Kelompok Ibu-Ibu Jemaah Taklim serta lainnya membuat kegiatan penuh meriah dan selesai dengan nyaman, kata Rahman Madubun.

Akhirnya Camat Kecamatan kei Kecil Timur Selatan Drs. Abdurahman Madubun menyampaikan Ucapan terimakasi kepada Panitia, dan semua Pihak yang sudah datang bersama menata tata acara Upacara ini sehingga berjalan dengan penuh sukacita dan kedamaian berbasis masyarakat yang berbudaya AIN NI AIN, tutupnya.



Nor safsafubun 



HUT PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE 73 :  Dulu Ajudan Pembawa Map Naskah Proklamasi, Kini Menjadi Inspektur Upacara

HUT PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI KE 73 : Dulu Ajudan Pembawa Map Naskah Proklamasi, Kini Menjadi Inspektur Upacara

MITRAPOL.com - Upacara memperingatai HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 Tahun 2018 ditingkat Kecamatan dilaksanakan di Ohoi Wab Kecamatan Hoat Sorbay Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (17/8/18). Bertindak selaku inspektur upacara H. Abdul Fatah Renhoran, S.Sos Camat Kecamatan Hoat Sorbay.


H. Abdul Fatah Renhoran, S.Sos mengatakan saat hendak menuju lokasi upacara ada kegembiraan yang tak pernah diduga bahwa hari ini bisa menjadi Inspektur Upacara karena tempo dulu hanya sebatas menjadi Ajudan Bupati dalam acara seperti ini, katanya.

Renhoran lebih awal menyatakan “ Salam Kemerdekaan….MERDEKA !!!! Pihaknya menjelaskan bahwa dirinya mengetahui pasti bahwa Upacara memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 Tahun 2018 harus dilaksanakan secara bersama-sama di Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara dikarenakan Bapak Bupati Anderias Rentanubun akan mengakhiri masa jabatannya di bulan Oktober nanti, akan tetapi pada tanggal 7 Agustus 2018 menerima surat pemberitahuan dari Panitia HUT Proklamasi Kemerdekan RI ke 73 tahun 2018 bahwa Camat dan masyarakat di setiap Kecamatan dapat melaksanakan Upacara ditiap-tiap Kecamatan bersangkutan sehingga dirinya langsung mengundang semua Kepala Desa/Ohoi Kecamatan Hoat Sorbay untuk menyampaikannya dan mendapat respon baik dari semua Kepala Ohoi serta steukholder lainnya yang sempat hadir pertemuan itu dan secara aklamasi mereka menentukan lokasi Upacara di Ohoi Wab tanpa ada bantahan apapun dan diterima Pejabat Kepala Ohoi Wab (John Rahakratat ) imbuh Renhoran.


Renhoran mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka dan menduga akan terjadi sebuah sejarah baru pada dirinya ketika nanti dirinya bertindak sebagai Inspektur Upacara mmemperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 tahun 2018 disinilah dirinya menyadari terhadap apa yang di katakana loyalitas, dedikasi, patriotism yang selalu dikedepankan kini menjadi kenyataan pada dirinya, kata Renhoran terharu.

Usai Upacara, Reporter Media ini memintakan keterangan dari Ketua Panitia Pelaksana Upacara Hut Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 Tahun 2018 M. Hanoatubun dan dirinya angkat bicara bahwa sebagai warga Negara tetap bersedia melaksanakan tugas yang dipercayakan Camat Kecamatan ini dan walaupun dalam waktu yang relative singkat ini tetap berusaha untuk dapat menyiapkan berbagai kesiapan terkait upacara ini, baik dari sisi kebersamaan Panitia dengan pihak Kecamatan maupun masyarakat se Kecamatan ini namun dengan pertolongan dan campur tangan Tuhan Yang Maha Esa kegiatan ini dapat berjalan baik hingga usai Upacara ini, kata Hanoatubun.

Sementara Alberth Efruan S.Pak anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara asal Ohoi Wab merasa bangga dan mengapresiasi Panitia yang walau dengan waktu yang sangat relative ini mampu melaksanakan semua rangkaian kegiatan dengan penuh semangat yang dimulai dari Anak Sekolah Usia Dini ( PAUD ), TK, SD, SMP dan SMA, generasi Muda, baik OMK, Remaja Mesjid dan AM-GPM serta masyarakat secara keseluruhan sangat antosias terhaga kegiatan ini, kata Alberth senyum.

Dirinya juga berharap agar kedepan juga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan di setiap Kecamatan karena, dengan kegiatan seperti ini dapat menjadi perhatian masyarakat sebagai sebuah momentum kegiatan Kenegaraan yang dilaksanakan di Kecamatan, tambahnya.

Sementara Pejabat Kepala Ohoi Wab John Rahakratat angkat bicara bahwa pihaknya sebagai Kepala Ohoi wab sangat sepakat ketika kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan Oleh Para Camat di setiap Kecamatan agar lkebih mendekatkan diri dengan masyarakat serta stekholder yang ada di setiap Kecamatan kari ini adalah Pesta Nasional/pesta rakyat untuk bagaimana kita dapat merenungkan kemerdekaan ini bahwa pendahulu kita merelakan jiwa raganya demi Kemerdekaan RI, oleh sebab itu kita berkewajiban mengisi kemerdekaan ini dengan baik karena Kemerdekaan ini kita dapatkan bukan seperti pemberian sebua kado semata akan tetapi melalui sebuah perjuangan yang panjang, kata Rahakratat yang penuh sedih…

Dari lapangan Upacara seusai kegiatan oleh Camat dan Panitia mengharapkan agai semua peserta Upacara secara bersama sama menujuh Lokasi Destinasi Wisata di Ohoi Wab guna mengikuti beberapa atraksi kemudian dilanjutkan dengan makan santap bersama tanpa kecuali, ungkap Panitia.

Renhoran mengakhiri keterangannya dengan menghimbau kepada semua masyarakat se Kecamatan Hoat Sorbay bahwa kepada masyarakatku dirinya berharap kepada seluruh masyarakat Hoat Sorbay bahwa jangan bertanya kepada Negara bahwa Negara berikan apa kepada masyarakat akan tetapi tanyalah kepada diri sendiri bahwa apa yang harus saya berikan kepada Negara, kemudian Camat kecamatan Hoat Sorbay Hi. Abdul Fatah Renhoran, S.Sos menyampaikan rasa terimakasih yang tinggi kepada seluruh Masyrakat Hoat Sorbay atas segala ketulusan hati ikut serta membantu dan mendorong suksesnya kegiatan hari ini, MERDEKA !!!!! tutup, Renhoran.



Nor Safsafubun

Sunday, August 19, 2018

TNI-POLRI Amankan Ibadah Missa Di Gereja Santa Maria

TNI-POLRI Amankan Ibadah Missa Di Gereja Santa Maria

MITRAPOL.com - Sinergitas TNI-Polri terlihat nyata saat mengamankan kegiatan rutin Ibadah Missa Umat Kristiani di Gereja Santa Maria setiap Minggu, Koramil dan Polsek Tulis kompak dalam mengamankan Proses pelaksanaan Ibadah Missa.


Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI dan Polri untuk menjaga keamanan di wilayah tugasnya, yakni selalu hadir ditengah-tengah masyarakat, mengamankan proses jalannya kegiatan Ibadah Missa juga menjadi bagian dari tugasnya agar tercipta situasi aman dan kondusif.

Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Koramil 12/Tulis Kodim 0736/Batang Koptu Slamet Riyadi Bersama Bhabinkamtibmas Polsek wilayah hukum Tulis Aiptu Prasetiyo mengamankan jalannya kegiatan rutinitas setiap Minggu yaitu ibadah Missa di Gereja Santa maria yang dipimpin oleh Romo Yusep dari Paroki Batang Bertempat di Desa Simbangdesa Kecamatan Tulis Kabupaten Batang Jawa Tengah Minggu (19/8/18).


“Pengamanan kami berikan agar jemaat dapat khusyuk menjalankan ibadah Missa” selain berjaga, pihaknya TNI Polri juga menyempatkan melakukan pengecekan di sekeliling Gereja guna memastikan keamananya,"Kata Aiptu Prasetiyo di dampingi Kanit Reskrim Polsek Tulis.

Menambahkan Aiptu Prasetiyo “Yang pasti kami selain standby kami juga mobile di sekitar Gereja untuk memastikan keamanannya, ini semata-mata untuk meningkatkan kewaspadaan dan menciptakan situasi yang aman kondusif di wilayah binaannya,” pungkasnya.


Irul

Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Konektivitas di Pulau Sumba

Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Konektivitas di Pulau Sumba

MITRAPOL.com - Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur tidak pernah berhenti mempesona. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap terus meningkatkan infrastruktur di Pulau Sumba salah satunya melalui peningkatan konektivitas.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) pada acara HUT Kemerdekaan RI Ke 73 di Jakarta, Jumat (17/8/2018). Foto : Biro Komunikasi Publik PUPR

Kondisi jalan yang semakin terhubung dengan kawasan di Pulau Sumba akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan minat wisatawan ke pulau tersebut. Seperti jalan yang menghubungkan Jalur Waekolo yang menjadi akses menuju Danau Weekuri sebagai salah satu destinasi wisata di Pulau Sumba.

Perjalanan dari Waekolo menuju Danau Weekuri yang sebelumnya ditempuh dalam waktu tiga sampai empat jam, kini dapat ditempuh hanya dalam waktu satu jam tiga puluh menit saja. Bukan hanya itu, terdapat pula pembangunan Jembatan Wairiah sepanjang 12 Meter yang menghubungkan Desa Makaminggit dan Praipaha.

Saksikan pembangunan infrastruktur di Pulau Sumba pada acara Journey di Metro TV, pada Minggu, 19 Agustus 2018 pukul 16.00 WIB. (*)
Polres Tangsel Rekontruksi Tawuran Pelajar Disertai Pembunuhan Berencana

Polres Tangsel Rekontruksi Tawuran Pelajar Disertai Pembunuhan Berencana

MITRAPOL.com – Polres Tangerang Selatan Polda Metro Jaya melakukan Rekonstruksi Pembunuhan Berencana dan atau Penganiayaan yang mengakibatkan Korban Meninggal Dunia (Pasal 340 KUHP sub Pasal 338 KUHP sub pasal 351 ayat 3 KUHP), Sabtu (18/08/2018) sekira pukul 10.00 wib.


Pelaksanaan kegiatan Rekonstruksi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP A. Alexander Y. H S.I.K., S.H., M.M., M.Si., didampingi Kasat Sabhara AKP II Sutasman, Kapolsek Cisauk AKP Fredy Yudha Satria S. ST., Wakapolsek Cisauk IPTU Gatot Santoso, Ka Unit PPA Iptu Sumiran S.H., Kasubag Humas IPTU Sugiyono, Kasiwas IPDA Nurkholik dan Penasehat Hukum Julian Pasau.

Pelaksana Rekonstruksi tersebut diantaranya sutradara/ Pengarah Rekonstruksi IPTU Sumiran S.H., Penyidik BRIPKA Ari Widyanto, Korban diperankan Oleh BRIPDA Riski Widiatmoko dan Pelaku Anak oleh Farhan Fahroji serta Penasihat hukum Julian Pasau S.H.


Kegiatan rekonstruksi tersebut berjumlah 14 (Empat Belas) Adegan, yang terdiri dari TKP 1 di Tanjakan Jembatan Stasiun Rawa Buntu sejumlah 4 (Empat) Adegan, TKP 2 di Jalan Raya Puspitek sejumlah 7 (Tujuh) Adegan, TKP 3 di Kolong Jembatan Stasiun Rawa Buntu sejumlah 3 (Tiga) Adegan.

Di lokasi TKP 2 Jalan Raya Puspitek dalam adegan Kesembilan terlihat Pelaku Anak Farhan Fahrozi alias Dower melemparkan parang kearah korban yang menyebabkan Parang menancap di Pipi bagian Kiri Korban.

Hingga sekira pukul 11.15 wib, kegiatan rekonstruksi tersebut selesai dengan aman dan lancar.



Sukron

Muhammad Rizal : MPR Tidak Ada Perbedaan Didepan Hukum .

Muhammad Rizal : MPR Tidak Ada Perbedaan Didepan Hukum .

MITRAPOL.com - Temu tokoh Nasional/kebangsaan bekerja sama MPR dengan forum pemberdayaan pemuda dan masyarakat (Fordamas) yang di gelar di Gedung pusat pemerintahan kota Tangerang . Minggu (19/8/2018).


Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR Muhammad Rizal menyampaikan materi Empat Pilar kepada undangan yang hadir dalam acara temu tokoh nasional /kebangsaan.

Mahasiswa dan masyarakat perlu mengkritisi dan mengawasi jika ada perlakuan tidak adil dalam hukum agar penegakan hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Sebab prinsip penegakan hukum sudah ditegaskan dalam UUD NRI Tahun 1945 bahwa Negara Indonesia adalah negara hukum.

"Prinsip negara hukum yaitu supremasi hukum, persamaan di depan hukum, dan due process of law," kata Muhammad Rizal yang hadir mewakili Ketua MPR.


Muhammad Rizal menjawab pertanyaan salah satu peserta, Kartasasmita, dalam sesi tanya jawab. Kartasasmita mempertanyakan soal penegakan hukum. Ia mempertanyakan perbedaan perlakuan hukum terhadap para koruptor yang mencuri uang miliaran dengan pencuri yang dilakukan masyarakat bawah.

Rizal mengakui dalam beberapa kasus masih tampak hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Padahal dalam konstitusi sudah ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. "Indonesia adalah negara berdasarkan hukum," ujarnya.

Dia pun menjelaskan tiga prinsip negara hukum dalam konstitusi. Pertama, supremasi hukum. "Artinya hukum adalah segala-galanya. Semua persoalan harus diselesaikan secara hukum," katanya.

Kedua, equality before the law atau persamaan di depan hukum. "Semua sama di depan hukum. Tidak boleh ada perbedaan di depan hukum," jelasnya.



Sukron 

Ratu Kokoda Papua Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-73

Ratu Kokoda Papua Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-73

MITRAPOL.com - Ratu Kokoda Papua  Hj. Dr . Rustuty rumagesan MBA memenangkan festival karnaval sebagai juara 1 yang ikut memeriahkan hari HUT kemerdekaan RI ke 73. di dusun Dakota Rt 13/11 Kebon Kosong Kemayoran Jakarta Pusat, Sabtu (18/8).


Kehadiran dan keikut sertanya dalam festival karnaval HUT kemerdekaan RI ke 73 ini disambut dengan sangat meriah dan banyak didukung oleh warga Kemayoran, warga Kemayoran sangat senang dangan ada fasival karnaval ini. Dan sangat bangga memiliki sosok warga yang sangat berantusias seperti ratu kokoda ini.yang sangat mendukung pelaksanaan festival karnaval ini

Ratu Kokoda Hj. Dr . Rustuty Rumagesan MBA sangat bangga dan senang serta sangat mendukung segala macam kegiatan dalam merayakan HUT Kemerdekaan ini.

Ratu Kokoda sangat mendukung Presiden Jokowi yang selalu mendukung raja-raja dan kebudayaan yang ada di Indonesia, dengan adanya festival karnaval kebudayaan ini merupakan bukti akan kekayaan dan keaneka ragaman budaya yang ada di Indonesia.

Kemerdekaan ini merupakan hasil perjuangan para pejuang yang telah berjuang demi bangsa dan Negara Indonesia.



NN
Gooo !!! Kunjungi Permandian Wisata Istana Mappala Bersama Keluarga

Gooo !!! Kunjungi Permandian Wisata Istana Mappala Bersama Keluarga

MITRAPOL.com - Ingin berlibur bersama keluarga diwilayah Kabupaten Gowa, tidak jauh-jauh lagi kesana, dimana Kini telah hadir Tempat permandian untuk keluarga yang namanya Wisata Istana Mappala yang berlokasi di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kab Gowa.


Selain Tempatnya cukup fantastic strategis, harga tiket masuk sangat boombastic karena terbilang murah dengan fasilitas lengkap didalamnya tempat wisata ini dan pelayanannya baik dan ramah.

Wisata ini juga menyajikan menu dengan berbagai macam hidangan dengan harga terjangkau bagi kalangan masyarakat menengah kebawah.


Ramli Dg.Lallo saat dikonfirmasi "Pengunjung juga dapat menikmati hidangan sambil nyantai mendengarkan alunan musik, semuanya di persiapkan oleh pemilik wisata istana mappala ini, tutur Kepala lingkungan desa pangkabinanga ini yang juga tokoh di kalangan masyarakat.ujarnya Minggu, (19/08/2018).

Pria tampan dengan sapaan akrabnya Dg Lallo ini mengatakan, maksud dan tujuan dari pengelola wisata Istana Mappala berorientasi ingin memajukan pariwisata dan berkontribusi terhadap PAD kab Gowa, saya mendedikasikan diri terhadap bisnis wisata karena peluang bisnisnya sangat menjanjikan lagi pula masyarakat Gowa itu sangat butuh dengan tempat rekreasi untuk menghilangkan kepenatan dan kejenuhan dengan padatnya kegiatan dan aktivitas.

Dia menambahkan, semuanya sudah ada disini buat apa lagi ke Makassar atau ke daerah lain kalau mau cari tempat rekreasi dan menghibur diri, lebih baik kita membelanjakan uang kita di kab Gowa agar perputarannya tetap didaerah kita saja.

Besar harapan saya sebagai pengelola Wisata Istana Mapala agar masyarakat Gowa mencintai daerahnya sendiri, sebelum kita mau ke tempat wisata atau tempat permandian maka saya rekomendasikan ada baiknya kita kunjungi Wisata Istana Mapala sebagai tempat referensi dan solusi rekreasi keluarga kita semua.tutupnya.



Reporter     : mirwan