Berita Terkini

Friday, July 20, 2018

Fiesta Green Tea di Kinanti Building

Fiesta Green Tea di Kinanti Building

MITRAPOL.com - Satu lagi perusahaan pelayanan dan penyediaan property yang baik, hadir di Indonesia. Mengambil peran dalam pembangunan kota serta lingkungan hidup untuk Indonesia yang lebih maju. Letak gedung yang strategis dengan fasilitas yang memadai untuk working space, harga ekonomis dan berlokasi di golden triangle Jakarta.

Foto: Emil Priyatna selaku Direktur Utama PT Kinanti Utama Karya (tengah) bersama Santo Kadarusman selaku New Business Development SMI (kedua kanan).

Ditengah acara Dialog Emil Priyatna selaku Direktur Utama PT Kinanti Utama Karya mengatakan “Kinanti Building didesain untuk menyediakan berbagai macam layanan untuk memenuhi kebutuhan klien akan service office, kantor instant, virtual office dan layanan profesional lainnya untuk mendukung bisnis Anda," katanya melalui siaran pers yang diterima mitrapol.com, Rabu (18/7).

Emil menambahkan, Kinanti Building yang berlokasi di Komplek Rasuna Epicentrum, Jl HR Rasuna Said Jakarta ini memiliki berbagai macam jenis ruangan, mulai dari co-working space, working space, meeting room, class room serta multi function room untuk Wedding Hall (500-700 pax), dan Exhibition Hall.

Pada kesempatan itu pula, sempat disuguhkan Fiesta Green Tea buatan PT Singa Mas Indonesia (SMI) anak perusahaan Charoen Pokphand.  

Santo Kadarusman selaku New Business Development SMI menjelaskan “Fiesta Green Tea Honey merupakan produk minuman teh hijau siap saji (ready to drink) hasil seduhan daun teh hijau dengan penambahan madu dan bahan lainnya yang dikemas secara kedap (hermetis) di dalam botol PET dengan volume 450 ml. Fiesta Green Tea memiliki rasa yang lebih nikmat, karena komposisi madu dan tehnya yang lebih pas," paparnya.

Acara yang diselenggarakan di Kinanti Building tersebut turut dihadiri pakar ekonomi Dr. Rizal Ramli, didahului dengan sambutan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Ph.D.



red
Giat Ibadah Sholat Subuh Berjamaah Tiga Pilar.

Giat Ibadah Sholat Subuh Berjamaah Tiga Pilar.

MITRAPOL.com – Jajaran Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat menggelar kegiatan ibadah sholat subuh berjamaah bersama Tiga Pilar di Mesjid Assahara, Jumat (20/7/18). Jln. Kembangan Jakarta Barat.


Kapolsek Kebon Jeruk Kompol M.Marbun SH, beserta Jajaran mendampingi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, S.IK, MH melaksanakan ibadah sholat subuh bersama.

Acara dihadiri oleh, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, S.IK, MH, Walikota Jakarta Barat Drs. H. Rustam Efendi, Kasat Intel Restro Jakarta Barat AKBP Yuniar Arifiyanto, SH, S.IK, MH, Dandim O504 diwakili MAYOR INF ROHANI, Para Kapolsek Jajaran Restro JB, Para Danramil Jajaran Kodim 0503 JB, Para Camat Jajaran JB, Ketua MUI JB, Para Tokoh agama dan Masyarakat wilayah Jakarta Barat.


Gerakan sholat subuh berjamaah bersama Tiga Pilar bertujuan untuk memupuk sinergitas Tiga Pilar ( TNI - Polri - Pemkot ) sebagai garda terdepan pemersatu NKRI

Sholat subuh berjamaah Tiga Pilar dilanjutkan dengan taklim tausiah yang disampaikan oleh Ustad Faturacmad Hafiadallah.



Reporter : desi
Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Singapura

Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Singapura

MITRAPOL.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Koordinator Keamanan Nasional Republik Singapura Yang Mulia Teo Chee Hean di ruang tamu Panglima TNI Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2018).



Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat atas keberhasilan Singapura dalam mengadakan pertemuan antara Presiden Amerika Serika Donald Trump dengan Presiden Korea Utara Kim Jong-un yang berdampak sangat strategis bagi kawasan.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa kerja sama antara TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) semakin erat dengan diselenggarakannya Combined Annual Report Meeting Indonesia-Singapore High Level Committee (CARM Indosin HLC) ke-21 tahun 2018 yang dipimpin bersama-sama dengan Pangab Singapura Letjen Melvin Ong beberapa waktu yang lalu.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa kedua Angkatan Bersenjata diharapkan dapat sering bertemu dan saling bertukar informasi, khususnya terkait dengan ancaman teroris yang terjadi akhir-akhir ini.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa dengan koordinasi dan kerja sama akan dapat menyelesaikan permasalah-permasalahan yang terjadi sehingga akan terus terjaga hubungan baik kedua Angkatan Bersenjata.

Lebih lanjut Panglima TNI menuturkan dengan diangkatnya Letjen Melvyn Ong menjadi Pangab Singapura telah menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Singapura akan tetapi juga Indonesia. “Letjen Melvin Ong sebagai salah satu Perwira Siswa dari Singapura yang pernah mengikuti pendidikan Sesko Angkatan Darat dan sekarang menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Singapura,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Perdana Menteri Republik Singapura Yang Mulia Teo Chee Hean mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dari Panglima TNI pada saat kunjungan kehormatan ke Mabes TNI.

Yang Mulia Teo Chee Hean menuturkan bahwa hubungan baik antara TNI dan SAF dalam bidang pendidikan agar terus ditingkatkan dalam hal pemberian kesempatan para Perwira masing-masing Angkatan Bersenjata untuk melaksanakan pertukaran siswa setingkat Sesko dan pendidikan lainnya.

Lebih lanjut Yang Mulia Teo Chee Hean juga menyampaikan bahwa persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun antara kedua Angkatan Bersenjata telah memberikan banyak manfaat dan saling membantu dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.

“Saya termasuk personel yang merancang latihan bersama TNI dan SAF sejak tahun 1974, dan kedua negara sejak dahulu sudah menyadari akan arti pentingnya menjaga hubungan baik kedua negara di masa yang akan datang,” kata Wakil Perdana Menteri Republik Singapura Yang Mulia Teo Chee Hean.



Turut hadir pada kunjungan tersebut, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Yang Mulia Anil Kumar, Minister of State Mr. Zaqy Mohammad, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Suhardjanto, S.Sos., M.M., Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han) dan Athan Singapura untuk Indonesia Colonel Lam Chee Yuong.

Red
Penasehat Militer RI untuk PBB : Pasukan Perdamaian Menjaga Ketertiban Dunia

Penasehat Militer RI untuk PBB : Pasukan Perdamaian Menjaga Ketertiban Dunia

MITRAPOL.com - Tujuan pengiriman Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB adalah dalam rangka turut serta melaksanakan, menjaga ketertiban dunia yang adil dan beradab, seperti halnya ke Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic) - di Republik Afrika Tengah, Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) - Lebanon, Monusco (Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) - DR. Kongo, Unamid (United Nations Mission In Darfur) - Sudan dan beberapa negara lainnya yang masih terlibat konflik.



Hal tersebut dikatakan Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Brigadir Jenderal TNI Fulad, S.Sos, M.Si saat diwawancarai oleh beberapa media setempat.

Menurut Brigadir Jenderal TNI Fulad (Alumni Akademi Militer 1990), konflik itu bisa terjadi antar negara maupun internal negara karena perbedaan politik antar partai yang berkuasa dengan pemerintah atau lainnya. “Ini semua membutuhkan proses dialog antara pemerintah, rakyat dan pemimpin agar terjadi kesamaan visi,” ucapnya.

“Dengan adanya pasukan perdamaian yang tentunya juga dari Indonesia, mereka membantu untuk melakukan negosiasi atau sebagai penengah, dan kalau sudah tercipta ketertiban maka Perserikatan Bangsa-Bangsa tentunya ingin agar kesejahteraan, kemakmuran dan rasa aman bisa terwujud. Begitu terjadi aman maka kegiatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat berjalan dengan normal termasuk komunikasi antara rakyat, pemimpin dan pemerintah setempat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Brigadir Jenderal TNI Fulad menyampaikan bahwa negara-negara yang mengirimkan Tentara dan Polisi yang tergabung dalam Pasukan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah untuk membantu menyelesaikan konflik. Indonesia sampai dengan saat ini telah mengirimkan Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB sejumlah 2.823 prajurit atau nomor 7 (tujuh) terbesar di dunia yang tersebar di beberapa misi di dunia.

Pasukan Garuda TNI yang dikirim ke Misi di DR Kongo, karena Prajurit TNI mempunyai kemampuan untuk melaksanakan pertempuran di hutan walaupun di sana bukan bertempur, tetapi bagaimana kemampuan untuk beradaptasi di medan tropis mengingat Kongo dan Indonesia sama-sama negara yang menganut iklim tropis, sehingga kemampuan bergerak di hutan adalah menjadi suatu prasyarat mutlak prajurit.

Di Misi Unifil Lebanon, sampai dengan saat ini Kontingen Indonesia merupakan Kontingen terbesar dan pemerintah Lebanon sangat mengapresiasi Kontingen Indonesia karena diterima oleh rakyat Lebanon, komunikasi dan interaksi Prajurit TNI dengan warga setempat sangat diterima oleh rakyat Lebanon termasuk kontingen Negara lainnya dibawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Di sisi lain, Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Brigadir Jenderal TNI Fulad mengharapkan agar Indonesia semakin dikenal di dunia dan pasukan Indonesia semakin disegani dan dikenal dikancah internasional. “Dengan kita mengirimkan pasukan misi PBB, maka otomatis kontribusi itu akan dilihat,” katanya.

“Selaku Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia New York, mimpi besar saya adalah misi 4.000 personel bisa tercapai pada tahun 2019. Dengan kita mengirim pasukan yang besar, akan memberikan peluang yang semakin terbuka bagi prajurit-prajurit TNI untuk berkiprah pada perdamaian internasional,” tutup Brigadir Jenderal TNI Fulad.

Red
Dirgahayu Bhayangkara ke 72, Kapolres Paniai Adakan Lomba Vokal Grup

Dirgahayu Bhayangkara ke 72, Kapolres Paniai Adakan Lomba Vokal Grup

MITRAPOL.com - Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-72 Kapolres Paniai AKBP Supriyagung, S.IK, MH mengadakan lomba Vocal Group yang dilaksanakan di Gedung Olahraga Uwata Wogi Enarotali Kabupaten Paniai, Kamis (19/07/2018).



Lomba tersebut diikuti oleh masyarakat Kabupaten Paniai, dan disaksikan juga oleh Kasat Intel Ipda Jhon Itlay, Kapolsek Pantim Iptu Harshat Muthalib, dan Direktur Rumah Sakit Drs Agus serta pendeta Hans Tebai.

Kegiatan lomba ini dilaksanakan guna mengasah bakat-bakat yang terpendam dari masyarakat Paniai, disini masyarakat dapat mengekspresikan dirinya masing-masing, selain itu dapar mengisi kegiatan Positif mereka.

Dalam pembukaannya Kapolres Paniai menyampaikan, "saya yakin masyarakat Paniai itu pintar dan berbakat, salah satunya Vocal Group, oleh karena itu asahlah bakat kalian dan kembangkan untuk memberikan nama baik bagi Kabupaten kita ini, kemudian masyarakat isilah kegiatan setiap hari dengan kegiatan Positif, hindari yang Negatif, jangan mudah terprovokasi oleh orang untuk bertindak tidak baik," ucap Kapolres.



"Harapan ke depan masyarakat Paniai dapat menampilkan bakat tersebut di lingkup yang lebih tinggi lagi, dan lomba pun akan dilaksanakan di waktu selanjutnya," tandas Kapolres.

Reporter : ronald karambut
Jelang Asian Games 2018 Palembang, Kapolda Sumsel : Kami Sikat Habis Para Preman yang Meresahkan

Jelang Asian Games 2018 Palembang, Kapolda Sumsel : Kami Sikat Habis Para Preman yang Meresahkan

MITRAPOL.com - Dalam waktu sepekan ini sebanyak 134 Preman berhasil diamankan terdiri dari kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor). Ini merupakan hasil tangkapan jajaran Petugas Jatanras Polda Sumsel, Polresta Palembang, dan seluruh Polsek-polsek di wilayah Kota Palembang.



Hal itu dikakatakan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat menggelar press rilis dilapangan Mapolda Sumsel, Rabu pagi (18/07/2018).

“Razia ini digelar menjelang Asian Games 2018, di Kota Palembang. Dikala masih ada pereman-pereman, copet dan begal, pencuria di jalanan kita sikat,” ungkap Kapolda Sumsel.

Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, tindakan ini bertujuan memberikan rasa aman pada masyarakat menjelang Asian Games 2018 yang tinggal menghitung hari lagi di Palembang.

“Kami tetap perintahkan kepada seluruh petugas untuk melakukan tindakan tegas dan tindakan tegas terukur atau tembak di tempat. Tindakan ini sebagai peringatan keras kepada pelaku kejahatan yang ada di wilayah Sumsel,” imbuhnya.



"Jadi kita tidak main-main dalam menindak para pelaku kejahatan yang membuat masyarakat resah. Sudah saya perintahkan sikat habis semuanya demi kenyamanan dan keamanan masyarakat,” ungkapnya.

Penulis : adri
Akibat Cuaca Buruk, 2 Kapal Pesiar dan 4 Kapal Nelayan Karam di Laut Binuangeun Lebak Selatan

Akibat Cuaca Buruk, 2 Kapal Pesiar dan 4 Kapal Nelayan Karam di Laut Binuangeun Lebak Selatan

MITRAPOL.com - Kecelakaan yang menimpa Mahasiswa IPB Bogor dan Unisma Solo yang akan pulang setelah menyelesaikan penelitian ke pulau Tinjil yang berada di seberang Pantai Muara Binuangeun mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dua orang juru masak yang sedang tidur di kapal meninggal, Kamis (19/7/2018).



Bangkit Dika Pradana warga Cilacap mahasiswa dari kampus Universitas Sebelas Maret (Unisma) daerah Solo. mengatakan sebelum kejadian memang ada yang memberikan informasi terkait tingginya ombak air laut, “dan kami pun di intruksikan untuk menggunakan alat keselamatan berbentuk jaket rompi pelampung, akan tetapi tidak semua menggunakan alat keselamatan tersebut dan benar saja kejadian kapal karam terhantam ombak sekitar jam 14.00 WIB,” paparnya.

Sambung Dika, sebenarnya rencananya kami akan pulang setelah selesai melakukan penelitian berbentuk penelitian populasi binatang monyet yang ada di pulau Tinjil dengan menggunakan dua kapal pesiar yang satu kapal membawa logistik dan yang satu lagi kapal yang kami tumpangi dan membawa 20 mahasiswa campuran dari kampus IPB dan Unisma serta Dosen. ”Juga Dosen dari luar 4 orang dan Dosen dari IPB 1 orang serta alhamdulillah semua mahasiswa dan dosen selamat," kata dia.

Saat ditemui di lokasi kejadian Cece Saputra Camat Wanasalam membenarkan adanya kecelakaan laut yang mengakibatkan 2 orang juru masak warga Desa Muara meninggal diantaranya bernama Rohemah (55) dan Atiah (50) warga kampung Jati Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak.

“Itu semua anak mahasiswa dan dosen yang sudah melakukan penelitian di pulau Tinjil dan ada WNA nya 7 orang, 4 dosen dan 3 mahasiswa, rencananya mereka akan pulang tapi ditengah perjalanan kapal yang mereka tumpangi di hantam oleh ketinggian ombak mencapai 5 meter, saat ini memang cuaca wilayah selatan sangat buruk. Bahkan sebelumnya tadi pagi ada 4 kapal yang di hantam ombak 10 orang selamat dan 2 orang lagi masih dalam evakuasi pencarian yang bernama Andri dan Rudi keduanya nelayan warga Desa Muara,” papar Cece Saputra.



Untuk itu, Camat Wanasalam menghimbau kepada para nelayan agar selalu berhati-hati dengan kejadian cuaca saat ini. “Kami harapkan para nelayan dan warga sekitar berhati-hati dan dapat memprediksi buruknya cuaca di laut,” pungkas Cece Saputra.

Reporter : anton hermawan (aher)
Warga Lebak Patut Berbangga, Artis Cilik Asal Lebak Lolos Audisi Indonesian Idol 2018

Warga Lebak Patut Berbangga, Artis Cilik Asal Lebak Lolos Audisi Indonesian Idol 2018

MITRAPOL.com - Dinda Olivia Natasya yang bercita-cita ingin membawa nama baik daerah sebagai Artis Cilik Putri asal Lebak banten diusia yang baru beranjak 11 tahun. Namun sudah banyak dikenal lewat bakat olah vokal yang sering dipentaskan dari panggung ke panggung.

 Dinda Olivia Natasya

Tepatnya pada Sabtu 14 Juli 2018, bersama Acmad Fatoni (Ayah Dinda). Dia mengadu nasib ke Jakarta untuk mengikuti audisi Indonesian Idol Junior 2018 yang digelar dan diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi.

Sebanyak 2.000 peserta dari berbagai daerah kota besar seperti Surabaya, Jogja, Medan dan Bandung tentu saja bukan hal mudah bagi Dinda Olivia Natasya untuk lolos sebagai kontestan mewakili provinsi Banten.

Tahapan seleksi uji coba dari para dewan juri diberikan mulai dari tes mental beraudiensi didepan umum (out dor) hingga tampil didepan kamera dari ruangan kontes satu sampai ke ruangan selanjutnya"Ruang Video Boot", lalu interview.

Dinda Olivia Natasya adalah siswi kelas VI Sekolah Dasar Negri 1 Hariang Kecamatan Sobang yang pernah meraih peringkat ke-1 dalam FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak kategori penyanyi solo pada tahun 2017 lalu.

Impian Dinda Olivia Natasya sudah mulai nampak didepan mata setelah Artis Cilik berbakat ini dinyatakan lolos audisi oleh para juri yang dibuat terpukau dengan tampilannya.

Kedepannya Dinda Olivia Natasya akan dikarantina oleh pihak penyelenggara mulai tanggal 20-27 Juli 2018.

Ahmad Fatoni selaku orangtua Dinda mengaku bangga dan memiliki harapan besar agar Dinda putrinya diterima oleh semua pihak.

"Saya bersama keluarga sangat berharap kepada semua pihak agar mau membantu do'a serta dukungan untuk Dinda Olivia Natasya yang akan mengejar mimpinya dan membawa nama provinsi Banten khususnya Kabupaten Lebak melalui footing SMS saat Dinda membutuhkan nanti," tutupnya.

Reporter : cecep sobari
Tim Polda Metro Jaya Tembak Mati Pelaku Begal yang Tewaskan Saripah di Tangerang

Tim Polda Metro Jaya Tembak Mati Pelaku Begal yang Tewaskan Saripah di Tangerang

MITRAPOL.com - Beberapa waktu lalu kepolisian Polda Metro Jaya digegerkan dengan kejadian pencurian kendaraan bermotor yang menewaskan seorang ibu rumah tangga dengan luka tembak dan tusuk di Depan Toko Mini Market Freshmart Jalan H.R. Rasuna Said, Kel.Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (04/07/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.



Kejadian ini langsung di tindak lanjuti Polres Metro Tangerang Kota bersama Subdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan berhasil menembak pelaku beinisial R als M yang akhirnya meninggal dunia sedangkan pelaku berinisial J yang menjadi esekutor menembak dan menusuk saripah masih buron, dalam keterangan pers yang dipimpin Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono SIK., MSi didampingi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam SH, SIK, MH., dan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kota AKBP Deddy Supriyadi, S.IK.,M.IK, bertempat di Lobby Gedung Utama Polda Metro Jaya, Kamis (19/7/2018) Pukul 13.30 WIB.

Modus tersangka melakukan percobaan pencurian dengan berpura-pura menduduki motor milik korban dan langsung menghidupkannya dengan kunci letter T, karena diketahui oleh korban (pemilik ranmor), selanjutnya pelaku melepaskan tembakan kearah korban hingga meninggal dunia.

Kejadian bermula ketika para pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor berkeliling mencari sasaran (sepeda buron) di wilayah Tangerang dan sekitarnya yang terparkir di pinggir jalan atau di depan rumah.

“Ketika para pelaku melintas didepan Mini market Freshmart di Jalan H.R. Rasuna Said, Kel. Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, para pelaku mendapati sasaran sebuah sepeda motor yang diparkir didepan mini market, kemudian salah satu pelaku yang dibonceng turun dan menduduki sepeda motor langsung merusak rumah kunci dengan menggunakan kunci letter “T”, sementara pelaku yang lain bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi aksi pencurian”, kata Kombes Pol Argo Yuwono.

“Karena aksi pelaku tersebut diketahui oleh korban (pemilik sepeda motor) dan berlari kearah pelaku untuk mengagalkan aksi pelaku,” ucap Kombes Pol Argo Yuwono.

Kombes Pol Argo yuwono mengatakan, pelaku langsung melepaskan tembakan kearah korban dan mengenai korban, selanjutnya para pelaku melarikan diri, meninggalkan korban berikut sepeda motor milik korban serta barang bukti berupa 1 (satu) pucuk senjata api rakitan di Tempat Kejadian perkara.

“Tersangka R als M adalah Residivis (sudah 3 kali masuk Lapas), terakhir baru 2 bulan lalu keluar dari lapas dengan kasus yang sama, terhadap pelaku R alias M akhirnya diambil tindakan tegas dan terukur karena pelaku mencoba melarikan diri ketika ingin menunjukkan TKP lainnya, pada saat perjalanan dibawa kerumah sakit pelaku meninggal dunia,” kata Kombes Pol Argo Yuwono.

“Para pelaku telah melakukan aksinya kurang lebih 7 kali di wilayah Tangerang dan sekitarnya”. Adapun barang bukti yang diamankan berupa, 1 (satu) pucuk senjata api rakitan, 3 (tiga) butir peluru, 1 (satu) butir selosong peluru, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol B-3042-UNH dan 1 (satu) unit HP.



"Ancaman hukuman kepada tersangka dikenakan sebagaimana Pasal 365 KUHP ayat (3) KUHP, tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun," pungkasnya.

Reporter : sukron
Satpol PP Kota Tangerang Geruduk Gudang Miras di Jatiuwung

Satpol PP Kota Tangerang Geruduk Gudang Miras di Jatiuwung

MITRAPOL.com - Penggerebekan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang di sebuah gudang minuman keras (Miras) berbagai merk di Perumahan Kroncong Permai, RT 007/002, Kelurahan Kroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/07/2018).



Operasi tersebut digelar untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2005 tentang peredaran miras dan mengamankan sebanyak 6.912 botol miras berbagai merk.

“Dengan berpakaian preman, tim melakukan pengerebekan ke Gudang. Hasilnya kami temukan sebanyak 6.912 minuman beralkohol berbagai merk,” ujar Kasatpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana.

Dari hasil operasi yang dipimpin langsung Kabid Gakumda (Kepala Bidang Penegakan Hukum Undang-Undang Daerah) Kaonang, kami (Pol PP-red) mengamankan ribuan barang bukti miras di sebuah gudang yang berada di Perumahan Kroncong Permai.

Hasil pendataan, Gudang Miras tersebut milik inisal (S) dan merupakan pemain lama, karena pernah digerebek sebelumnya, bahkan sempat dikenakan hukum pidana karena membakar kendaraan operasional milik Satpol PP, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya kata Mumung, Gudang Miras tersebut langsung disegel dan barang bukti miras langsung diamankan ke kantor untuk mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Tangerang nantinya.



“Minuman beralkhol yang disita tersebut ditaksir senilai Rp.241 juta,” pungkasnya.

Reporter : sukron
Polsek Jatiuwung Nobar Film 22 Menit Bersama Warga di Bioskop XXI Mall Lippo Karawaci

Polsek Jatiuwung Nobar Film 22 Menit Bersama Warga di Bioskop XXI Mall Lippo Karawaci

MITRAPOL.com - Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota dipimpin Kompol Eliantoro Jalmaf SIK, MIK mengadakan Nonton Bareng (Nobar) film layar lebar “22 Menit“ yang tayang di bioskop XXI di beberapa lokasi yang berada di wilayah Kota Tangerang, yakni Gedung Bioskop XXI Alam Sutra Serpong Tangerang, Gedung Bioskop XXI CBD Ciledug Kota Tangerang dan di Gedung Bioskop XXI Lippo Karawaci Tangerang.



Ada 8.000 lebih tiket Nobar Film 22 Menit diperuntukan bagi anggota dan keluarga besar Polri Jajaran Polres Metro Tangerang Kota maupun warga masyarakat Kota Tangerang.

Nobar diselenggarakan selama 3 hari, dimulai dari Hari Kamis, 19 Juli 2018, Jumat, 20 Juli 2018 dan Senin, 23 Juli 2018 dengan jam tayang dari pukul 13.00 WIB 15.00 WIB, 17.00 WIB dan 19.00 WIB dengan total gelombang 1 dan 2 sebanyak 160 penonton. Gelombang 1 pukul 17.00- 18.30 WIB dan gelombang 2 pukul 19.00- 20.30 WIB.

Dan kali ini dilaporkan dari Gedung Bioskop XXI Mall Lippo Karawaci Tangerang di jam tayang pukul 17.00 WIB -19.00 WIB. Kurang lebih 100 orang telah menghadiri terdiri dari anggota Polsek Jatiuwung dan para masyarakat di 3 Kecamatan di Kota Tangerang, Jatiuwung, Priuk dan Cibodas yang menyaksikan Film 22 Menit.

Turut hadir dalam nobar film 22 Menit, Anggota Polsek Jatiuwung, Kapolsubsektor Palem Semi Aiptu Purwanto, Kanit Patko AKP Rosyid, Kanit Binmas Iptu Fahyani dan beberapa Anggota Polsek Jatiuwung.

“Film 22 menit menceritakan tentang kinerja Polri, di sana ada beberapa adegan yang mencengangkan, diantaranya tentang cara penanganan serangan yang dilakukan oleh kaum teroris seperti kisah nyata yakni Tragedi Bom Thamrin Jakarta Pusat yang terjadi beberapa tahun lalu,” ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf, Kamis (19/7/2018).

Bukan hanya itu, adegan demi adegan Film 22 Menit yang diperankan oleh para Artis Film Nasional sangat menarik, apalagi ada adegan yang diperankan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta beberapa anggotanya.

Selain itu Film 22 Menit juga menceritakan tentang kinerja Polri dalam menumpas kejahatan seperti teroris, maupun kejahatan lainnya seperti perampokan.

“Pimpinan Polri berharap, usai nobar film 22 Menit ini, warga masyarakat akan semakin simpatik dan mencintai kinerja Polri,” ujarnya.



Usai jam tayang yang dimulai dari pukul 17.00 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB dilanjutkan dengan gelombang berikutnya, pada esok hari.

Reporter : sukron
Bupati Langkat Intruksikan Dishub Lakukan Pengamanan Arus Lalulintas Pagi dan Siang

Bupati Langkat Intruksikan Dishub Lakukan Pengamanan Arus Lalulintas Pagi dan Siang

MITRAPOL.com - Dinas Perhubungaan (DISHUB) Kabupaten Langkat diintruksikan melaksanakan pengamanan arus lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari dan siang hari di jalan.



Disampaikan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, dihalaman kantor Bupati Langkat, Stabat, Langkat, Selasa (17/7).

Selain itu, H. Ngogesa, juga meminta kepada Kepala Dishub beserta jajarannya, agar menjalin kordinasi dengan Satlantas Polres Langkat dan instasi terkait lainnya, dalam melaksanakan tugasnya. Terkait menjaga dan melakukan fungsi pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas dijalan, maupun melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat pengguna arus lalu lintas.

“Hal ini agar masyarakat tetap mematuhi peraturan UU No. 22 tahun 2009 tetang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), serta mewujudkan rasa nyaman dan aman kepda seluruh pengguna jalan saat berkendara,” sampainya.

Sedangkan untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas, sambung Bupati, baik untuk kelancaran, , ketertiban dan keamanannya, bagi penyelenggara transportasi angkutan masyarakat dan barang, baik terhadap angkutan darat, laut dan sungai.

Bupati menjelaskan, diperlukan upaya- upaya dalam meningkatkan fungsi pengawasan dan pengaturan jalan, dengan melakukan perawatan dan perbaikan marka jalan, rambu-rambu lalu lintas dan alat pemberi isyarat lalu lintas. Melakukan perbaikan fasilitas dermaga tempat bersandar kapal penumpang, serta melakukan fungsi pengawasan terhadap perlengkapan keselamatan yang aad di dalam kapal angkutan penumpang umum, serta selalu melaksanakan koordinasi dengan semua instansi terkait.

“Sebab keselamatan dalam mengunakan trasportasi lalu lintas baik didarat maupun dilaut, merupakan kebutuhan pokok bagi pengguna trasfortasi umum yang tidak dapat ditawar lagi,” tegasnya.

Sembari mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN Pemkab Langkat, atas keikutsertaan menjaga kekondusipan jalannya Pilkada serentak 2018 pada juni lalu, sehinnga Langkat tetap aman dan Pilkadanya berjalan sukses.



Acara dihadiri Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahudin M.Kes MM, para Assisten dan Staf Ahli Bupati, seluruh SN dan tenaga honorer dijajaran Pemkab Langkat.

Reporter : tolhas pasaribu
Tim Penilai Desa atau Kelurahan 2018 Berkunjung ke Langkat

Tim Penilai Desa atau Kelurahan 2018 Berkunjung ke Langkat

MITRAPOL.com - Tim penilain Desa/Kelurahan percontohan tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 berkunjung ke Desa Dogang Kec.Gebang Kab.Langkat dan Kel. Alur Dua Kec.Sei Lepan Kab.Langkat, Senin (16/7).



Ketua Tim Penilain Chairin F Simanjuntak selaku Sekretaris PMD Prov.Sumut didampingi Ny.ViVi ketua Pokja III TP PKK Sumut dan Kadis PMD Prov.Sumut Ir.H.Asfan Sopiyan MM serta anggota Tim Timbul Naibaho, Pribadi PA, Fahri, Amir.

Disambut Sekdakab Langkat dr.H.Indra Salahudin MKes MM mewakili Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu SH, didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Nuraidah Ngogesa dan Kadis PMDK Langkat H. Jaya Sitepu.

dr. H. Indra Salahudin pada arahan dan bimbingan teks tertulis Bupati, mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim Penilai Desa/Kelurahan percontohan Provinsi, di Kabupaten Langkat.

“Selamat datang kami ucapkan di bumi bertua ini,” sampainya.

Dijelaskan dr. H. Indra, Desa Dogang ditetapkan sebagai salah satu Desa yang mewakili Kabupaten Langkat pada lomba desa tingkat provinsi Sumut tahun 2018, sesuai keputusan Bupati langkat No:4144- 30/K/2018 tertanggal 04 Juni 2018 tentang penetapan juara lomba desa tingkat Kabupaten Langkat tahun 2018.

Penunjukan ini, sebut Sekda, sesuai dengan realita dan fakta dilapangan, dimana dukungan dan peran seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali, sangat mendukung keberhasilan penyelenggaran pemerintah, pelaksananan pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.

“Hal ini dapat terbukti dengan semangat gotong royong serta tingginya kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan diri mengikuti lomba desa,” sampainya.

Hal ini sesuai tujuan lomba desa, yang merupakan upaya menggelorahkan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan yang berdasarkan keswadayaan sebagai system nilai sosial yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat.

Ketua Tim Penilain Chairin F. Simanjuntak, menjelaskan penilain desa kelurahan diamanatkan pada Permendagri 81 tahun 2015, dimana lebih menekankan kemajuan dibidang penyelenggaraan pemerintah desa dan kelurahan, kewilayaan dan kemasyarakatan.

Penyenggaraan pemerintah dijadikan prioritas dikarenakan terkait dengan komitmen pemerintah dalam upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat, sebagaimana tertuang dalam nawacita, yaitu menghadirkan kembali negara, untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.

“Oleh karenanya, melalui kegiatan perlombaan ini, saya himbau penyelenggara pemerintah desa dan kelurahan tanggap terhadap setiap aspirasi masyarkat, agar setiap kebijakan yang dihasilkan dapat benar-benar dilandasi demokrasi dan sesuai kebutuhan masyarakat, agar pembangunan desa dan kelurahan terus mencapai perkembangan yang semakin baik dari waktu ke waktu,” paparnya.

Kadis PMD Provinsi Sumut Ir. H. Asfan Sopiyan MM, juga berharap perlombana ini sebagai motivasi untuk membangun perdesaan, agar kedepan semua desa semakin maju. “Tujuannya jangan sekedar mendapat hadiah saja, namun untuk meningkatkan pembangun desa,” sarannya.



Acara juga dimeriahkan dengan berbagai kerasi seni budaya yang dipersembahkan oleh ibu-ibu PKK Desa Dogang. dan dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD Langkat terkait, pengurus TP PKK Langkat, Camat Gebang dan Camat Sei Lepan serta unsur Forkopim, Kades Dogang, Lurah Alur Dua, Ketua TP PKK Desa Dogang beserta pengurus, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat dan para undangan lainnya.

Reporter : tolhas pasaribu
Ritual Mappasoro atau Mattulabala Diadakan di RPTRA Kalijodo

Ritual Mappasoro atau Mattulabala Diadakan di RPTRA Kalijodo

MITRAPOL.com - Ritual Mappasoro (menghanyutkan sesaji di sungai) atau disebut Mattulabala, diadakan dua hari sebelum acara halal bi halal keluarga besar Mandar Sulawesi Barat yang akan digelar Sabtu dan Minggu 21-22 Juli 2018 di RPTRA Kalijodo.



Acara ritual tradisi adat budaya Mappasoro atau Mattulabala ini diadakan untuk menghormati para leluhur sebelum mengadakan acara agar acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan, Kamis (19/07/2018).

Acara ritual penghormatan terhadap leluhur ini dilakukan oleh Daeng Jamal beserta Tokoh Masyarakat yang ada. Dalam ritual itu sesaji yang akan di hanyutkan di sungai dekat depan RPTRA , diantara : kembang, pisang, kelapa ijo, nasi putih, ketan hitam serta telur ayam kampung.

Sebelum di hanyutkan sesaji di sungai diadakan doa bersama untuk mendoakan para lelur sesepuh yang terdahulu, setelah di doakan di taruh diwadah nampan yang akan di hanyutkan di sungai di terangi oleh sebatang lilin.

Menurut Daeng Jamal, diadakan tradisi ritual Mappasoro atau Mattulabala, adalah tradisi keluarga Mandar untuk mendoakan para sepuh dan leluhur kami.

“Bentuk penghormatan terhadap leluhur kita kamuflasekan dalam bentuk tradisi yang dimana menghanyutkan sesaji di sungai setelah di doakan bersama. Untuk kelancaran acara yang akan berlangsung seperti ritual Mappasoro (menghanyutkan sesaji di sungai) atau Mattulabala (menyiapkan sesaji untuk menolak musibah) dan lain sebagainya yang diyakini akan membawa manfaat kepada masyarakat yang akan melakukan acara,” kata dia.



Masyarakat Mandar, sambungnya, sangat memperhatikan ketentuan adat dan tradisi yang telah dijalani selama berabad-abad lamanya ini. “Salah satu contoh yang tetap bertahan hingga kini antara lain adalah tata cara berbusana. Selain itu kita juga akan menampilkan kesenian adat budaya Mandar yang dimana akan diadakan selama dua hari ini pada hari Sabtu dan Minggu 21-22 Juli 2018,” tutupnya.

Reporter : sukemi
BNN MoU dengan Kemendikbud Terkait Penerapan Kurikulum P4GN di Dunia Pendidikan

BNN MoU dengan Kemendikbud Terkait Penerapan Kurikulum P4GN di Dunia Pendidikan

MITRAPOL.com - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) sepakat untuk menjalin sinergitas dalam menanamkan pemahaman terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba melalui kurikulum pendidikan berbasiskan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di Kantor Pusat Kemendikbud RI, Jalan. Jend Sudirman, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (19/07/2018).


Sinergitas kedua Lembaga Negara ini akan resmi terjalin melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). MoU ditandatangani langsung oleh Kepala BNN Heru Winarko dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, di Kantor Kemendikbud RI, Jakata Pusat.

Dalam keterangan resmi Kepala BNN RI Heru Winarko, mengatakan hal terpenting yang disepakati oleh kedua belah pihak adalah mengintegrasikan materi bahaya penyalahgunaan narkoba ke dalam kurikulum.

Penyalahgunaan narkoba kerap terjadi pada kalangan anak muda dalam rentang usia pelajar dan mahasiswa. Bagi bandar, kalangan muda adalah pasar yang amat potensial.

"Hasil survey Prevalensi terhadap Pelajar dan Mahasiswa tahun 2016 yang dilakukan Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslitdatin) BNN bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Kesehatan (Puslitkes) Universitan Indonesia menunjukan angka 3,8% untuk kategori coba pakai (ever used), dan 1,9 % untuk teratur pakai (current users). Maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa,"Jelas Kepala BNN RI

Kemendikbud juga sepakat untuk mengembangkan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler di satuan pendidikan yang berorientasi pada P4GN. Selain itu penyebarluasan informasi tentang P4GN, peningkatan peran serta jajaran Kemendikbud sebagai Penggiat Anti Narkoba.



Termasuk pula pelaksanaan tes atau uji Narkoba di lingkungan Kemendikbud, serta peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan di bidang P4GN. Nota kesepahaman ini, nantinya akan ditindak lanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama diantara kedua belah pihak. Selanjutnya akan dijadikan landasan bagi kedua pihak untuk mengoptimalkan peran dan potensi masing-masing sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Reporter : sugeng
Editor : andrey