Berita Terkini

Saturday, October 21, 2017

Tim Gabungan Polresta Tangerang Amankan Komplek Suvarna Sutra

Tim Gabungan Polresta Tangerang Amankan Komplek Suvarna Sutra

MITRAPOL.com - Ratusan personel gabungan melakukan apel pengamanan di wilayah Komplek Suvarna Sutra, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (20/10/2017) kemarin.



Kapolresta Tangerang AKBP HM. Sabilul Alif mengatakan, ada sekitar 342 pasukan pengamanan yang terdiri dari personel Polresta Tangerang, Brimob Polda Banten, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan, pelaksanaan apel merupakan bentuk kesiapsiagaan serta sebagai sarana untuk memberikan arahan pelaksanaan tugas yang humanis kepada anggota.

“Meski istigosah tidak jadi dilaksanakan, namun sebagai bentuk antisipasi, kita laksanakan apel pengamanan agar baik masyarakat maupun pihak pengembang merasa tenang,” kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres, dalam pelaksanaan pengamanan objek, anggota diwajibkan bersikap santun. Dengan begitu, warga yang melintas atau warga sekitar akan merasa nyaman dengan kehadiran pasukan pengamanan.

“Bila ada yang merusak, anggota akan bertindak tegas, tapi dalam keadaan normal anggota hanya berjaga,” terangnya.

Untuk diketahui, rencana pelaksanaan istigosah dan doa bersama yang sedianya akan dilaksanakan di areal pembangunan Sekolah Santa Laurensia pada Jumat ini ternyata batal dilaksanakan. Hal ini seiring telah tercapainya kesepakatan antara warga, pengembang, dan pemerintah daerah.


“Yang terpenting semua bisa menahan diri dan selektif terhadap isu dan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sampaikan aspirasi dan laksanakan kegiatan dengan damai sesuai aturan hukum,” tandasnya.

Reporter : sukron
Alat Pendengaran dan Mukena Diserahkan ke Penyandang Tuna Rungu dan Tuna Wicara

Alat Pendengaran dan Mukena Diserahkan ke Penyandang Tuna Rungu dan Tuna Wicara

MITRAPOL.com - TKSK Pante Bidari Aceh Timur Abdullah Husen yang akrab disapa T Muda kembali menyerahkan bantuan alat pendengar untuk warga penderita tuna rungu Desa Buket Bata Kecamatan Pante Bidari, Jumat (20/10/2017).



Sebanyak 7 orang warga tuna rungu di Desa Buket Bata menerima bantuan alat pendengaran dari Dinas Sosial, berkat informasi dari yang di ajukan MITRAPOL.com. Penyerahan bantuan alat pendengaran ini untuk warga kurang mampu yang di saksikan langsung oleh Kepala Desa setempat M. Nur Bin Ahmad.

Adapun penerima bantuan alat pendengaran di desa buket bata adalah ; Ibrahim Bin Daud, Husen Bin Nurdin, Utoh Bin Ramli, Julianda Bin Abdurrahman tuna rungu dan tuna wicara dan Faridan yang juga tuna rungu, adapun tuna wicara Lauyah Bin M Yahya, dan Nurhayati Bin Abdul Gani yang menerima bantuan hijab dan satu set mukena serta satu alat pendengaran.

Faridan yang mewakili para penerima bantuan alat pendengaran dan mukena mengucapkan sangat berterima kasih kepada MITRAPOL.com dan TKSK Pante Bidari Abdullah Husen Alias T Muda.

“Dengan adanya alat pendengaran tersebut, kami dapat mengikuti pengajian dengan seksama dan mukena juga dapat sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Saksikan Videonya Disini


Sementara Kepala Desa Buket Bata M Nur Bin Ahmad juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam hal pemberian bantuan alat pendengaran dan mukena satu set serta hijab syar'i dari dinas sosial.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada TKSK Pante Bidari dan MITRAPOL.com, semoga Allah membalas kebaikan kawan-kawan semua dengan balasan yang setimpal..Amiin,” tuturnya.

TKSK Pante Bidari Abdullah Husen Alias T Muda, mengatakan pemberian bantuan alat pendengaran dan mukena ini merupakan kegiatan dinas sosial untuk membantu para penyandang cacat fisik dan mental yang termasuk dalam kriteria 26 PMKS yang ditanggulangi oleh dinas sosial provinsi Aceh dan dinas sosial kabupaten/kota seluruh Aceh.


“TKSK merupakan perpanjangan tangan dari dinas sosial Aceh dan Kementerian Sosial,” terang Abdullah Husen.

Reporter : zulkifli

Friday, October 20, 2017

Keresahan Babak Pengisian Lomba Dayung, Warga Me Umfit Unjuk Rasa

Keresahan Babak Pengisian Lomba Dayung, Warga Me Umfit Unjuk Rasa

MITRAPOL.com - Digelarnya babak pengisian lomba dayung belang Kamis kemarin menimbulkan keresehan warga Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara dan menuai Demo masyarakat Adat Me Umfit di Kantor Bupati Maluku Tenggara Jumat 20 Oktober 2017.



Demo yang dipimpin Raja Me Umfit Edison Elkel bersama masyarakat Adatnya di Depan Kantor Bupati Maluku Tenggara itu, ketika diminta keterangannya terkait substansi permasalahan yaitu belang Me Umfit mereka merasa terganggu sekali saat berlomba sejak dari titik start laut Siir Dabro hingga finis di laut Ngil Vovo disebabkan lokasi tidak steril oleh panitia lomba karena terdapat speed boat yang mendahului, mendampingi belangnya sehingga membuat ombak dan gelombang yang sangat mengganggu jalannya belang Me Umfit.

“Sebelum kami melakukan demo sudah terlebih dahulu mendatangi Ketua Seksi Lomba Dayung Belang Ir. Iwan Ubro dan menyampaikan berbagai keberatan secara lengkap. Namun Ketua Seksi Lomba Dayung Belang Ir. Iwan Ubro mengatakan dirinya tidak menyanggupi untuk mengambil keputusan sebelum melapor kepada Ketua Panitia dan berjanji untuk ketemu di kantor Bupati Maluku Tenggara pada Jam 14.00 Wita, namun hingga berita ini tayang belum ada kepastian dari pihak panitia,” ujar Raja Me Umfit Edison Elkel.



“Untuk menghadapi pelaksanaan lomba partii final esok Sabtu 21 Oktober 2017 seksi keamanan sudah bekerja sama dengan seksi Lomba Dayung Belang untuk menata areal laut sebagai lokasi lomba dengan membuat tik lin penghambat dengan berbagai rambu lainnya atas petunjuk teknis Ketua Panitia Roy Rahayaan,” papar Rahayaan.



Sedangkan terkait pertemuan teknik terhadap pelaksanaan partai final Rahayaan mengatakan, itu nanti esok pagi jam 08.00 Wita untuk membicarakan berbagai hal yang merupakan instrumen dalam pelaksanaannya nanti.

Reporter : nor safsaf
Diduga Kembali Lakukan Korupsi, Kadis Pertanian Takalar Dilaporkan ke Kejaksaan

Diduga Kembali Lakukan Korupsi, Kadis Pertanian Takalar Dilaporkan ke Kejaksaan

MITRAPOL.com – Karena diduga mengulangi tindak Pidana korupsi, Kadis Pertanian Takalar Dr. H. Nadjib Kasim, yang sudah menyandang status tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek docking saat menjabat sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan Kab. Takalar, kembali di laporkan ke pihak Kejaksaan Negeri Takalar oleh LSM Lentera Indonesia. Jumat, (20/10/2017).

Ketua LSM Lentera Indonesia Helmi Irawan saat mengajukan berkas laporan ke Kejaksaan.

LSM Lentera Indonesia, melaporkan Kadis Pertanian ini dengan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang sebagai Kadis Pertanian.

Ketua LSM Lentera Indonesia Helmi Irawan, pihaknya menuding sang Kadis telah menyalahgunakan wewenangnya dalam hal penyaluran bantuan alsintan ke kelompok tani yang ada di Takalar.

“Kami laporkan Kadis Pertanian Nadjib Kasim ke Kejaksaan Negeri Takalar, karena yang bersangkutan kami duga telah menyalahgunakan wewenangnya dalam hal penyaluran bantuan alsintan ke kelompok tani, seperti penyaluran bantuan alsintan Tractor roda empat merek Maxim yang merupakan bantuan dari kementerian Pertanian beberapa bulan yang lalu, dimana SK yang berisi nama kelompok penerima bantuan tersebut yang di keluarkan oleh Kementerian Pertanian, ternyata oleh Nadjib Kasim sama sekali tidak di perdulikan, yang bersangkutan justru memberikan bantuan tractor tersebut pada kelompok lain,” terang Helmi.

Lebih lanjut Helmi menjelaskan, Menurut keterangan kelompok yang menerima, bahwa mereka mendapat bantuan tractor roda empat merek Maxim tersebut, karena menyetorkan puluhan juta uang kepada oknum yang di duga kaki tangan sang Kadis.

“Adapun Kejaksaan Negeri Takalar, dalam hal ini bagian sekretariat sudah menerima Laporan LSM. Lentera Indonesia, namun sebelumnya sudah di konsultasikan dengan Kasipidsus Zen Ardiyanto, yang kemudian di arahkan ke bagian sekretariat untuk di teruskan ke Kepala Kejaksaan Negeri Takalar untuk di tindak lanjuti,” tutupnya.

Reporter : mir
AHY Ditunggu di Berbagai Kampus di Aceh

AHY Ditunggu di Berbagai Kampus di Aceh

MITRAPOL.com - Usai menyatakan diri pensiun dari militer dan maju di Pilkada DKI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus bergerak. Sejak 10 Agustus 2017 lalu ia mendirikan dan menjabat sebagai direktur eksekutif The Yudhoyono Institute. Sebuah lembaga think-tank yang membuat kajian-kajian strategis di Indonesia dan regional, mengangkat tiga isu utama: Liberty, Prospertity & Security.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan kuliah umum.

Salah satu program The Yudhoyono Institute adalah kunjungan ke kampus-kampus. AHY sebagai direktur eksekutif telah memberikan kuliah umum di berbagai kota di beberapa provinsi di Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari website resmi The Yudhoyono Institute, theyudhoyonoinstitute.org, berbagai kampus di NTB, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Batam telah dikunjungi AHY.

“Kini gilirannya mahasiswa Aceh menunggu kedatangan AHY,” ungkap Ismi Amran salah satu mahasiswa di fakultas ternama di Aceh Selatan kepada MITRAPOL.com, Jumat (20/10/2017).

Sementara CCO The Yudhoyono Institute, Caosa Indriyani mengungkapkan, Di Aceh, banyak kampus di Aceh seperti Lhokseumawe Universitas Malikussaleh, Universitas Jabal Gafur di Pidie, Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniri di Banda Aceh serta Universitas Teuku Umar di Meulaboh juga menunggu kehadiran AHY untuk memberikan kuliah umum di sana.

“Indonesia emas 2045 merupakan topik utama yang di sosialisasikan AHY, bagaimana caranya mewujudkan agar bangsa kita berpeluang menjadi bangsa maju di dunia jika berbagai persyaratan yang diperlukannya tidak terpenuhi, oleh karna itu kami mahasiswa Aceh sangat mengharapkan kedatangan AHY untuk membawa progarm kuliah umum di Aceh,” ujar Caosa Indriyani.

AHY juga menegaskan, lanjutnya, akan terus mendorong generasi muda untuk meningkatkan kapasitas dan membangun karakter anak bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Reporter : zulkifli
Nafsu Birahi Tinggi, Pria Bisu Sodomi 7 Orang Bocah

Nafsu Birahi Tinggi, Pria Bisu Sodomi 7 Orang Bocah

MITRAPOL.com - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Asep Adisaputra, SH, SIK, MH, M.Si, didampingi Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Drs. Kunto Bagus M.Ml berserta Kapolsek Tambun Kompol Bobby Kusumawardhana S.H, S.I.K, M.Si, menggelar Jumpa Pers di Lobby Polres Metro Bekasi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/10/2017).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Asep Adisaputra saat jumpa pers pencabulan.

Dalam Release Kapolres Menjelaskan, Unit Reskrim Polsek Tambun Polres Metro Bekasi telah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur atau perbuatan cabul dengan orang lain sesama jenis.

“Penangkapan dilakukan Unit Reskrim Polsek Tambun pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2017 sekitar pukul 15.00 Wib, di rumah pelaku Kampung Bulu Desa Setiamekar Tambun Selatan," ungkapnya.

Masih katanya, pada hari Jum'at tanggal 13 Oktober 2017 sekitar pukul 18.30 Wib salah satu korban (MAA) mengeluh sakit dibagian dubur kemudian korban menceritakan kepada orang tuanya. “Adapun kronologis kejadian pada saat korban sedang bermain, pelaku datang menjemput menggunakan sepeda lalu mengajak korban bermain Hand Phone (game) dirumah pelaku, kemudian pada saat korban sedang bermain HP pelaku menyuruh korban membuka celananya selanjutnya pelaku mencabuli korban lalu setelah itu pelaku menyuruh korban memakai celananya kembali, hal yang sama dilakukan juga terhadap korban lainnya," terang Asep Adisaputra.

Kemudian, lanjut Kapolres, setelah dilakukan pemeriksaan yang didampingi penerjemah dari SLB (sekolah Luar Biasa) pelaku juga telah melakulan hal tersebut kepada 3 anak yang lain dengan modus yang sama. Sehingga jumlah korban yang terdata sebanyak 7 orang anak.

“Selanjutnya dari 7 korban anak tersebut baru dilakukan pemeriksaan terhadap 6 korban karena 1 korban lainnya masih trauma," tuturnya.

Diketahui tersangka, adalah ST pria (32) tuna wicara, dan nama ke 7 Korbannya ialah Maa, (9), Fra (9), Mrh (8), Mra (9),DK (8), APW (7), HF (8).

Dari hasil penangkapan pelaku di dapat barang bukti berupa : 1 (satu) unit HP merk CROSS warna hitam, 1 (satu) unit HP merk XIAOMI warna hitam, 1 (satu) unit sepeda, dan Pakaian korban.

“Kasus Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur, ini sebagaimana yang di maksud mendapatkan, Pasal 82 UURI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 292 sub 293 ayat (1), (2) Jo 64 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Kapolres.

Reporter : NN
Rehabilitasi Gedung SMPN PGRI Bayah Dilaksanakan Sesuai RAB

Rehabilitasi Gedung SMPN PGRI Bayah Dilaksanakan Sesuai RAB

MITRAPOL.com - Panitia Rehabilitasi Sekolah (PRS) gedung SMPN PGRI Bayah, Kabupaten Lebak telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi gedung sekolah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) sumber dana APBN tahun 2017 sebesar Rp291.919.000.-

Rehabilitasi gedung SMPN PGRI Bayah, (Insert) Hj. Ambarwati M. MFd.

Pelaksanaan rehabilitasi gedung SMPN PGRI Bayah itu saat ini tengah memasuki tahapan pekerjaan finishing dan pembuatan muebelernya/kayu menggunakan kayu keras yaitu dari kayu jati dari kusen sampai ram jendela memakai kayu jati

Ketika di temui MITRAPOL.com di ruang kerjanya Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMPN PGRI) Bayah, Hj. Ambarwati M. MFd mengatakan, dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat, dan di danai dari APBN tahun anggaran 2017, sekolah kami dengan dibangunkan gedung LAB IPA agar siswa lebih mengenal ilmu pengetahuan alam (IPA).

“Alhamdulillah, sekarang pengerjaan rehab gedung SMP PGRI Bayah ini sudah memasuki tahap pekerjaan finishing,” katanya.

Dijelaskan HJ. Ambarwati seluruh pelaksanaan pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah SMPN PGRI Bayah dilaksanakan sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atas petunjuk dan arahan dari pihak konsultan.

“Saya sebagai pelaksana memberikan kuasa kepada pekerja (tukang), secara teknis semua dilaksanakan sesuai petunjuk dan arahan dari konsultan fisik bangunan,” pungkasnya.

Reporter : aan
Di Tanjung Duren Utara Peran Posyandu Ditingkatkan

Di Tanjung Duren Utara Peran Posyandu Ditingkatkan

MITRAPOL.com - Kelurahan Tanjung Duren Utara mengadakan giat pembinaan posyandu tingkat kota bersama untuk persiapan kota sehat tingkat nasional Tahun 2017.


Acara itu dihadiri Sekkel Tanjung Duren Utara. M. Ghufri Fatchank S.M, Kasipem A. Rosyid, Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat Eldi Andi, Asisten Kesra, Sudin Kesehatan dan seluruh jajaran Walikota Jakarta Barat, Jl. Tanjung Duren Utara II, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (19/10/2017).

Dalam kesempatan tersebut M. Ghufri Fatchani S.M, menjelaskan tentang menjalin kemitraan dengan lintas sektor terkait serta masyarakat dapat membantu upaya meningkatkan kesehatan Ibu.

“Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar utamanya untuk mempercepat penurunan angka kematian Ibu dan Bayi (Balita), di Kelurahan Tanjung Duren Utara,"ucap M. Ghufri Fatchani.

Eldi Andi Menjelaskan, posyandu sangat penting keberadaannya disetiap tingkat Kelurahan dan tingkat RW, salah satu tonggak kesehatan ditentukan oleh kesehatan Balita sebab sejak awal kehidupan (janin, Balita) merupakan modal dasar proses tumbuh kembang selanjutnya, pertumbuhan dan perkembangan adalah berbeda tetapi saling berkaitan dan sulit untuk dipisahkan.

“Hal ini berhubungan dengan interaksi genetik dan lingkungan karena banyaknya faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang balita, diantaranya adalah faktor genetik keturunan dan hormonal baik pre natal maupun post natal, pertumbuhan dan pengelola dan memanfaatkan posyandu, karena posyandu adalah milik masyarakat, dilaksanakan oleh masyarakat dan ditujukan untuk kepentingan umum," ungkap Eldi Andi.


Masih katanya, Walikota Jakarta Barat akan memasak aplikasi Customer Relation Management (CRM), sesuai amanat Pergub Nomor 128 tahun 2017 tentang penyelenggaraan penanganan pengaduan masyarakat melalui aplikasi CRM, “gunanya untuk penanganan pengaduan warga yang dilaporkan melalu qlue yang selanjutnya dimasukkan ke dalam CRM, dan kalau membutuhkan koordinasi dengan intansi terkait, Lurah bisa mengkoordinadikan melalui aplikasi CRM," imbuh Eldi Andi.

Reporter : sugeng