Berita Terkini

Friday, June 22, 2018

Pendaftaran Online SMKN 1 Rangkasbitung Kurang Persiapan

Pendaftaran Online SMKN 1 Rangkasbitung Kurang Persiapan

MITRAPOL.com – Sistem pendaftaran online sekolah anak didik baru di sekolah SMKN 1 Rangkasbitung di nilai kurang persiapan. Dari pengadaan komputer panitia sekolah hanya menyediakan komputer sebanyak 20 unit saja, sedangkan peserta yang daftar kurang lebih dari 200 siswa dan siswi.



Ketika pendaftaran di buka dan sungguh di sayangkan jaringan internet mengalami error dan data dari provinsi tidak dapat di akses atau dibuka kembali. Akibatnya siswa dan siswi anak didik baru yang akan mendaftar sangat kecewa, dengan adanya gangguan jaringan itu.

Sementara panitia pendaftaran menyarankan agar daftar di warnet atau di HP Android yang bisa mengakses pendaftaran anak didik baru.

Pantauan mitrapol.com, Kamis (21/6/2018) menyayangkan dengan adanya kejadian seperti ini. Seperti apa yang di katakan beberapa wali murid Jumali dan Soleh yang mengatakan kami berdua datang ke SMKN 1 Rangkasbitung ini karena keinginan anak kami biar bisa di terima di SMKN 1 Rangksabitung, dan berangkat dari rumah jam 6 pagi agar pas pendaftaran tidak ketinggalan.



“Kami berharap kepada dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi banten dan kabupaten agar bisa memperlancar pendaftaran sistem online dari segi jaringan internet agar bisa mempermudah pendaftaran sistem online," tutup Jumali.

Reporter : aan

Thursday, June 21, 2018

Sinergi TNI-Polri Menjaga Kamtibmas Jelang Pilkada Kota Tangerang

Sinergi TNI-Polri Menjaga Kamtibmas Jelang Pilkada Kota Tangerang

MITRAPOL.com – Sinergitas antara Polri dan TNI semakin solid. Hal tersebut ditunjukkan dalam upaya anggota Koramil Jatiuwung bersama anggota Polsek Jatiuwung bergabung melaksanakan pengamanan di wilayah hukum Polsek Jatiuwung.



Dalam arahannya Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf S.IK, M.IK bersama anggota TNI dan Polri di depan Mapolsek Jatiuwung menyampaikan giat patroli besama.

“Kegiatan ini diadakan dalam rangka mewujudkan sinergitas antara anggota TNI – Polri agar semakin solid dan kokoh dalam rangka untuk menciptakan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Jatiuwung, terutama menjelang pilkada Tangerang yang akan di laksanakan 27 Juni 2018. Agar aman dan kondusif,” ujar Kapolsek, Rabu (20/6/2018).

Selain itu juga Kapolsek, menyampaikan giat rutin ini agar selalu dilaksanakan baik siang maupun malam hari agar masyarakat merasakan langsung dengan adanya patroli gabungan TNI dan Polri. Begitu juga terlihat anggota TNI dari Korem 052 WKR, yang sedang berpatroli, mengunjungi Polsubsektor Palem Semi dan bertemu dengan Kapolsubsektor Palem Semi, Aiptu Purwanto. Saling berkoordinasi, bersama untuk pengamanan di wilayah palem semi kota Tangerang.

“Hubungan yang terjalin baik antara TNI dan Polri melaksanakan giat patroli yang rutinitas dilaksanakan oleh anggota Polsek Jatiuwung dan anggota Koramil 06 JTU yang sangat harmonis baik di lapangan ataupun dimanapun kami selalu berkordinasi tentang Kamtibmas,” ujar Kapolsek.



Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan SIK. M.H melalui Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf, S.IK, M.IK. “Sinergitas TNI dan Polri sangat dibutuhkan. Dengan adanya kekompakan kedua unsur besar ini akan menjamin keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak ada satu pun kelompok yang tidak bertanggung jawab akan memecah belah persatuan dan kesatuan Negara tercinta kita ini,” pungkasnya.

Reporter : sukron
Dukun Kampung Lebih Humanis daripada Pelayanan Rumah Sakit

Dukun Kampung Lebih Humanis daripada Pelayanan Rumah Sakit

MITRAPOL.com – Senja itu Selasa (19/06/18), selepas Shalat Magrib, istriku diserang sakit kepala mendadak. Bukan itu saja, bahu dan pundaknya juga terasa sakit. Kontan saja, aku bawa ke RSUD Sungai Dareh untuk dapat pelayanan medis.



Sekira pukul 20.45 wib, saya tiba di RSUD Sungai Dareh, langsung mendaftar, dan diperiksa oleh salah seorang mantri, dan dilanjutkan oleh dokter. Setelah itu, dokter memberi surat kepada saya untuk disampaikan ke petugas Labor RSUD tersebut. Bergegas saya bersama anak menuju Labor, dan memberikan surat tersebut kepada petugas.

Setelah di coret kertas tersebut petugas Labor kembali memberikan surat itu kepada saya, agar dikembalikan kepada dokter, dan lisan petugas juga menyampaikan kepada saya,“pemeriksaan tidak bisa dilaksanakan sekarang, dikarenakan alatnya sudah mati. Kalau mau di lakukan juga pemeriksaan laboratorium silahkan di tunggu sekira jam 10.00 wib besok hari,” begitu kata petugas Labor.

Dengan langkah lesu saya kembali ke dokter dan mengembalikan surat tersebut. Setelah membaca tulisan kecil di kertas tersebut, dokter langsung memberitahukan kepada saya bahwa tidak bisa dilakukan pemeriksaan labor sekarang, karena alatnya sudah mati. Terpaksa menunggu sampai besok. Bahkan petugas lainnya juga mendukung.

Salah satu petugas RSUD Sungai Dareh menyarankan kepada saya waktu itu, kalau ingin pemeriksaan juga, bapak bisa membawa istri bapak ke “Klinik Harapan Bunda,” yang berada di depan kantor bupati Dharmasraya, jalan arah ke Ponpes Pembangunan Pulau Punjung.

Tanpa membuang waktu lagi, saya langsung mengangkat istri dan membawanya ke Klinik Harapan Bunda tersebut. Walaupun dengan muka agak mesem, dan cemberut.

Tidak berselang beberapa menit, saya sampai di Klinik Harapan Bunda. Ketika itu, disambut oleh 2 orang perawat sedang bertugas, dan langsung membawa istri saya masuk ke ruang pemeriksaan. Sekira 15 menit kemudian hasil pemeriksaan darah telah didapatkan, dan istri saya baru mendapatkan obat makan. Setelah itu, diperbolehkan pulang kembali kerumah, setelah di lakukan transaksi pembayaran. Walaupun sudah mendapatkan obat secara medis, hati belum juga merasa puas. Maka sebelum sampai ke rumah, saya singgah dulu ke rumah salah seorang dukun kampung. Karena hari sudah malam sekira pukul 01.00 wib, tentunya dukun tersebut sudah tidur. Maka terpaksa saya mengetuk pintu rumah agar dukun tersebut bangun dari tidurnya.

Dengan perlahan pintu rumah mulai dibuka, keluar seorang ibu separoh baya sambil mengusap matanya. Dan langsung bertanya ada apa gerangan, setelah saya ceritakan akhirnya ibu paruh baya itu langsung melihat kondisi istri saya, dan ikut serta membopong istri saya masuk ke dalam rumahnya, dan di suruh berbaring.

Setelah mempersiapkan beberapa ramuan. Ibu itu di bantu beberapa orang keluarganya langsung meracik obat-obatan, dan memberikan minum kepada istri saya, dan membasuh muka ibu dari anak-anak saya itu. Setelah di obati, ibu itu tidak langsung menyuruh kami untuk pulang. Melainkan menyuruh istri saya untuk istirahat beberapa waktu di rumahnya.

Sekira satu jam berada dirumahnya, ibu itu selalu memberikan semangat dan membuat sebuah cerita lelucon agar kami, terutama istri saya agar tidak terlalu panik menghadapi datangnya musibah.

Karena katanya, penyakit itu datangnya dari sang maha pencipta, dan Ia pula yang akan berusaha menyembuhkannya. Hampir pukul 03.00 Wib, saya minta pamit kepada ibu itu untuk pulang ke rumah.

Sebelum pulang tentunya saya, tidak lupa menyelipkan beberapa uang kertas. Namun ibu itu, agak tersinggung ketika saya beri uang kertas tersebut. Malahan ibu itu, berkata kepada saya, bukannya ibu tidak ingin menerima pemberian dari anak. Tetapi masih ada orang lain lebih layak menerima sedekah dari anak. Maka dari itu, uang tersebut lebih baik di sedekahkan ke Masjid, atau Surau, agar ada faedah dan manfaatnya bagi anak dan keluarga, kata ibu itu.

Inilah cerita pahit ketika berhadapan dengan pihak medis RSUD Sungai Dareh. Sehingga mendapatkan layanan kesejukan ketika dengan Dukun Kampung.

Reporter : ef
KPUD Kota Tangerang Siap Laksanakan Pilkada Serentak 27 Juni 2018

KPUD Kota Tangerang Siap Laksanakan Pilkada Serentak 27 Juni 2018

MITRAPOL.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepekan lagi akan berlangsung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ilustrasi

Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Penyelenggaraan Pilkada Kota Tangerang telah tersusun dan siap untuk melaksanakannya.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi Pane, menjelaskan bahwa total sebanyak 65 Anggota PPK Plus 39 Sekretariat PPK, 312 Anggota PPS Plus 312 Sekretariat PPS, dan 21.637 Anggota KPPS untuk 3.091 TPS, Serta 6.182 Anggota Ketertiban TPS sudah terbentuk.

"Dengan Sokongan 28.547 Penyelenggara di Badan Adhok, 5 Komisioner KPU Plus 47 Sekretariat KPU Kota Tangerang semakin optimis bahwa pada tanggal 27 Juni 2018. Proses Pilkada dapat berjalan aman, damai, dan lancar," ujar Sanusi kepada awak media, Rabu (20/6/2018).

Terlebih, tambah Sanusi, dukungan pihak keamanan, baik Kepolisian maupun TNI juga sudah menyatakan kesediaannya mengamankan proses Pilkada Kota Tangerang sejak awal hingga akhir proses.

Belum lagi, dukungan dari pihak Pemerintah, Panwaslu Kota Tangerang, Lembaga Pendidikan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Mahasiswa dan Pemuda, serta berbagai elemen masyarakat Kota Tangerang, Pilkada suatu hal yang patut disambut optimistis oleh seluruh warga.

Tak hanya itu, tata kelola logistik yang baik, juga menjadi acuan terciptanya Pilkada yang sukses. Pasalnya, KPU Kota Tangerang sudah mulai melakukan penyortiran, penyusunan, dan pengepakan logistik.

Komisioner KPU Kota Tangerang Divisi Keuangan Umum dan Logistik, Nurhalim menambahkan bahwa Total sebanyak 3.091 TPS telah disiapkan logistiknya mulai tanggal 1 Juni hingga tanggal 20 Juni ini.

Dan akan didistribusikan berjenjang ke PPK, PPS, dan KPPS hingga H-1 pelaksanaan pencoblosan.

"Dipastikan pada tanggal 27 Juni 2018, seluruh logistik sudah bisa digunakan oleh pemilih di masing - masing TPS. di wilayah kota Tangerang.

Reporter : sukron
Pernah Jadi Pengamen Jalanan, Kini Andi Irwanto Sukses Jalankan Usaha Roti

Pernah Jadi Pengamen Jalanan, Kini Andi Irwanto Sukses Jalankan Usaha Roti

MITRAPOL.com – Andi Irwanto pria asal Yogyakarta Jawa Tengah ini kepada MITRAPOL.com menceritakan perjuangan dan pengalaman hidupnya. Dimana dirinya yang dulu berprofesi sebagai pengamen jalanan di wilayah Yogyakarta dan sekarang telah berubah menjadi seorang pegawai di sebuah perusahaan pusat pembelanjaan yang ada di kota Tangerang.

Andi Irwanto

Andi yang berasal dari kampung di Yogyakarta, merantau ke kota Jakarta dengan mental dan semangat yang gigih.

“Alhamdulillah membuahkan hasil, berkat kerja keras dan kemauan yang tinggi, sekarang saya sudah bekerja di pusat pembelanjaan Hypermart selama kurang lebih 10 tahun bekerja. Dari karyawan toko dan sekarang sudah mempunyai jabatan sebagai manager supporting di perusahaan tersebut,” terang Andi saat di wawancarai mitrapol.com di tempat kerja nya, Selasa (19/06/2018) di Hypermart Lippo Pinangsia Kota Tangerang.

Pengalaman pahit yang sudah di alami Andi demi menyambung hidup keluarganya, pernah menjadi pengamen jalanan.

Peruntungan Andi tampak mulai cerah saat ia mencoba bekerja. Selama bekerja 10 tahun dan memberanikan diri membuka usaha di bidang pembuatan roti pertamanya.

Usaha ini rupanya berkembang pesat. Pria yang baru berusia 32 tahun ini, kini telah memiliki 2 tempat usaha toko roti yang berada di wilayah Tangerang. Dengan Omset penjualan sekarang mencapai sekitar Rp 12 juta setiap bulan.

“Kuncinya adalah kemauan keras dalam bekerja dan berani dalam membuka usaha. Modal kecil-kecilan kalau kita ulet dan tekun pasti kesuksesan ada dalam genggaman kita,” tutup Andi.

Reporter : sukron
Bupati Karo Pimpin Apel Gabungan Idul Fitri 1439 H

Bupati Karo Pimpin Apel Gabungan Idul Fitri 1439 H

MITRAPOL.com - Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH memimpin Apel gabungan perdana di lingkungan pemerintah Kabupaten Karo setelah libur bersama Idul Fitri 1439 H Tahun 2018 di halaman Kantor Bupati Karo, Kamis (21/6).



Hadir dalam apel gabungan tersebut Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang, Sekda Kab Karo Drs. Kamperas Terkelin Purba, M.Si, para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, pimpinan OPD dan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

“selamat Idul Fitri 1439 H, mohon maaf lahir bhatin bagi kita sekalian” Ungkap Bupati Karo mengawali sambutannya.

Dihadapan para ASN, Bupati Karo menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah pemerintah daerah dalam melayani dan meningkatkan kesehjateraan masyarakat ditentukan oleh tiga hal mendasar, yaitu konteks, konsep dan komitmen.

“Ketiga hal tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dilepaskan satu dengan lainnya, artinya bahwa komitmen saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan konsep dan pemahaman konteks” Ungkap Bupati Karo.

Bupati Karo juga menjelaskan ada 4 konteks yang senantiasa mempengaruhi pemerintahan daerah, yaitu politik, ekonomi, sosial dan teknologi. Konsep penyelenggraan pemerintahan daerah saat ini haruslah berkarakater out the box yang dicirikan dengan konsepsi yang HITS (holistic, Integratif, tematik, sapsial).

“satu hal yang perlu kita teguhkan kembali adalah komitmen kita, komitmen satu hati dalam mengemban visi dan misi kabupaten karo dalam melayani masyarakat Kabupaten Karo” Ungkap Bupati Karo.

Setelah pelaksanaan apel gabungan dilanjutkan dengan acara pemberian ucapan selamat hari raya idul fitri dengan bersalam-salaman dengan seluruh PNS di lingkungan Pemkab.



Selanjutnya Bupati Karo, Wakil Bupati Karo dan Sekda Kab Karo, masing masing melakukan sidak ke beberapa OPD pasca libur Idul Fitri 1439 H.

Reporter : rinaldi pandia
Sebanyak 24 UPT BPPI Mengalami Lonjakan Volume Pelayanan

Sebanyak 24 UPT BPPI Mengalami Lonjakan Volume Pelayanan

MITRAPOL.com – Saat ini, BPPI Kemenperin didukung sebanyak 24 UPT di berbagai daerah, yang terdiri dari 11 unit Balai Besar, 11 unit Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand Industri), Balai Sertifikasi Industri, serta Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

“UPT kami tersebut mempunyai peranan penting sebagai pelaksana tugas teknis operasional dan/atau tugas teknis penunjang, terutama dalam memberikan layanan jasa teknis ke dunia industri dalam bidang pengujian, kalibrasi, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, rekayasa, pelatihan, dan kerja sama litbang,” kata Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Rabu (20/6).

Unit pelayanan teknis (UPT) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian mengalami peningkatan jasa pelayanan kepada pelaku industri di dalam negeri hingga 45 persen selama tahun 2013-2017. Lonjakan volume pelayanan ini selain didorong oleh pemberlakuan regulasi sertifikasi SNI wajib, juga disebabkan semakin tingginya kesadaran pelaku industri nasional untuk mendapatkan sertifikat jaminan mutu produknya.

“Pada tahun 2017, kami mencatat, UPT di lingkungan BPPI telah memberikan jasa pelayanan pengujian untuk 108 ribu lebih sampel uji,” ungkap Ngakan. Di samping itu, tahun lalu juga, UPT BPPI Kemenperin memberikan pelayanan kalibrasi untuk 21 ribu lebih peralatan, layanan jasa sertifikasi untuk 2.670 pelanggan, layanan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program pelatihan kepada 5.711 orang, dan 15 ribu layanan jasa teknis lainnya, termasuk di dalamnya kerja sama litbang dan jasa perekayasaan (engineering).

“Dari layanan jasa teknis tersebut, kami mampu menghasilkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp169,75 miliar,” sebutnya. Ngakan menjelaskan, PNBP yang dihasilkan oleh Balai Besar, Baristand Industri, dan Balai Sertifikasi Industri merupakan imbal jasa yang berasal dari pelayanan langsung atau service charged yang diberikan oleh UPT kepada pelaku industri dan masyarakat.

“PNBP pelayanan jasa teknis ini bukan dalam rangka mengejar profit, namun untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pelayanan jasa itu sendiri,” tegas Ngakan.

Secara umum, PNBP bersumber pada empat kelompok penerimaan yang berbeda, yaitu dari sumber daya alam (SDA), kekayaan negara yang dipisahkan, pelayanan langsung dari negara yang diterima oleh pihak pengguna jasa tersebut, dan pengelolaan barang milik negara.

“Dengan semakin besarnya kontribusi PNBP dalam anggaran, maka ketergantungan anggaran dari Rupiah murni yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga akan semakin berkurang,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, untuk memaksimalkan kinerja dalam memberikan jasa pelayanan teknis kepada industri dan masyarakat, serta dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi, semua UPT di lingkungan BPPI Kemenperin akan berubah statusnya menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Hingga saat ini, sudah ada empat UPT yang bertransformasi menjadi BLU, yaitu Balai Besar Industri Agro (BBIA) Bogor, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Bandung, Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang, serta Baristand Industri Lampung.

“Dengan menjadi BLU, sebagian kegiatan seperti litbang dan layanan teknis dapat dibiayai melalui PNBP yang menjadi sumber pendapatan, sehingga tidak semata-mata hanya mengandalkan anggaran dari Rupiah murni. Dengan demikian, penganggaran dapat lebih fleksibel dan tidak sepenuhnya menjadi beban APBN,” paparnya.

Reporter : andrey
Terkenal Anti Dunia Malam, Anies  Berlibur ke Bali Penuh Dengan Dunia Malam

Terkenal Anti Dunia Malam, Anies Berlibur ke Bali Penuh Dengan Dunia Malam

MITRAPOL.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dikenal sebagai Gubernur anti dunia malam atau diskotik. Sementara dirinya berlibur di provinsi atau daerah yang sarat dengan tempat dunia malam

Momen cuti Hari Raya Idul Fitri 1439 H banyak dimanfaatkan untuk berlibur ke tempat wisata maupun ke kampung halaman. Hal yang sama juga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan keluarga ke Bali.

Namun liburan keluarga Gubernur DKI Jakarta tersebut mendapat cibiran dari warganet, sebab momentum waktu dan pemilihan tempat berlibur yang dianggap tak konsisten dengan perjuangannya.

Dalam akun facebook Muhammad Jaya memberikan status pernyataan “pada sok sucikah”. Dirinya melansir situs https://justpaste.it/anismunafik yang memuat informasi dengan membeberkan dua buah foto Gubernur Anies bersama istri dan ketiga anaknya berfoto bersama, dengan caption foto: “Sekarang arus balik kita piknik ke Bali”. Dan pada foto lainnya tertera tulisan: “Indahnya Laut Pantai Pandawa Bali”.


Dalam situs tersebut bahkan terlintas cibiran, lantaran waktu liburan dilaksanakan bersamaan dengan arus balik mudik lebaran. Meski tak menginformasikan waktunya, pernyataan Muhammad Jaya yang dibuat pada Rabu (20/06/2018) sore menandakan liburan berlangsung pada hari tersebut. Sebab, dalam akun twitter @aniesbaswedan sendiri pada Selasa (19/06/2018), mencantumkan foto dan ungkapan selamat bertemu dengan Wali Kota Seoul, Korea Selatan yang baru terpilih, Park Won-soon.

“Congratulations, Mayor Won Soon Park on winning re-election. It’s been an honor to have you not only as a key partner, but also a personal friend. We’re looking forward on further collaborations and closer bond between our cities. Warmest regards from the people of @dkijakarta,” tulis Anies.


Sementara justpaste.id membeberkan kekesalan liburan Gubernur Anies dirasa tak menyerap aspirasi rakyat bawah yang sedianya merasa perlunya kehadiran sang gubernur di tengah arus balik mudik yang diperkirakan membludak ke sekitar Ibukota Jakarta. Bahkan, pemilihan Bali sebagai tempat persinggahannya dianggap tak mencerminkan perjuangannya yang menghadirkan kesusilaan Islami.

“Bukan hanya itu aja hai kaum Intelektual, saat ini kota Jakarta menjadi perhatian seluruh Indonesia karena Arus mudik dan Arus Balik Lebaran 2018 berpusat dari Ibukota Indonesia ini ehhh, Si Pelayan Masyarakat ini malah Liburan Ke BALI…Mana…Katanya SYARIAT, dia malah SURVEI ke KOTA BALI dan GAK PERDULI MA JAKARTA ???,” begitu tertulis dalam laman .

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi atau sanggahan yang jelas dan terperinci dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. artikel ini di kutip dari justpaste.id






Reporter :               Sukemi
Pasca Libur Lebaran Rptra Kali jodo Ramai di Kunjungi Warga Jakarta

Pasca Libur Lebaran Rptra Kali jodo Ramai di Kunjungi Warga Jakarta

MITRAPOL.com- libur hari raya idul fitri Rptra Kali jodo ramai dikunjungi wisatawan baik dari jakarta maupun di luar jakarta Kamis (21/06/18)

Rptra kali jodo adalah tempat yang enak untuk di kunjungi hampir ribuan warga jakarta dan sekitarnya mengunjungi tempat ini terhitung dari bulan puasa hingga setelah idul fitri 1 syawal 1439 H

di dalam wilayah Rptra banyak tempat yang bisa nikmati mulai dari kuliner wahana permainan dangdut serta lainnya yang semua fasilitas free tempat yang bersih serta nyaman, adalah tempat wisata yang praktis untuk menghabiskan pasca libur hari raya serta libur anak sekolah ,

Menurut pengunjung Rptra yuni yang berdomisi di Depok menjelaskan tempat ini sudah seratus derajat berubah ya menjadi tempat wisata atau Rptra incont di wilayah jakarta, kita bisa menikmati liburan dengan melihat suasana yang membuat pikiran menjadi fress , serta menikmati wahana permainan , kuliner, yang enak enak di rptra kali jodo ini katanya yuni

Saya berkunjung hampir tiap bulannya ke rptra kali jodoh untuk menikmati fasilitas yang membuat hati ini merasa nyaman, kali ini bersama keluarga saya berkunjung untuk menghabiskan pasca libur lebaran cukup ramai ya apalagi ada event bazar, event skateboard ,dangdut yang mebuat betas berlama lama di Rptra kali jodo ucapnya yuni

Menurut daeng jamal pasca libur hari raya ini bersamaan dengan libur anak sekolah sehingga tempat rptra ini menjadi ramai,
untuk warga jakarta dan sekitarnya jangan khawatir untuk berlibur di rptra kali jodo ini kita sudah mempersiapkan keamanan sebanyak lima puluh anggota keamanan untuk memberikan rasa aman serta nyaman bagi anda pada saat berkunjung di Rptra kali jodo.

Peningkatan yang signifikan ya untuk tahun ini pengunjung meningkat dari bulan puasa hingga saat ini karna kita sudah mempersiapkan hiburan yang membuat pengunjuk nyaman, seperti wahana permainan, pujesera untuk menikmati kuliner serta hiburan dangdut kurang lebih pengunjung sekitar ribuan ya pasca liburan harii raya , puncak pengunjung di H+2 ramai mereka rata rata membawa sanak saudara seperti anak, istri ,ayah ,ibu serta rekan rekannya.


Kita juga selalu meng evaluasi untuk terus meningkatkan pengunjung dengan memberikan pelayanan keamanan serta tempat tempat yang nyaman bagi pengunjung agar selalu berkunjung ke Rptra kali jodo tutup daeng jamal.







Reporter :             Sukemi
Dirjen Hubla Tegaskan Terhadap Operator Kapal Arus Ikuti Standar Operasional

Dirjen Hubla Tegaskan Terhadap Operator Kapal Arus Ikuti Standar Operasional

MITRAPOL.com - kepala Dirjen Hubla Syahbandar Tegas Tertibkan Operator Kapal Yang tidak Patuhi Aturan Keselamatan Pelayaran (20/6/18) - Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo menginstuksikan kepada para Syahbandar tegas menertibkan operator kapal khususnya kapal tradisional maupun kapal rakyat yang mengangkut penumpang bila tidak mematuhi standar aturan keselamatan pelayaran.

"Saya menginstuksikan para Syahbandar di seluruh Indonesia untuk melakukan tindakan tegas menertibkan operator kapal yang mengabaikan standar aturan keselamatan pelayaran. Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan harga mati tanpa kompromi," kata Dirjen Agus hari ini (20/6) di Jakarta.

Menurutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai regulator keselamatan di bidang transportasi laut telah banyak mengeluarkan sejumlah aturan turunan dari Undang-Undang nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran termasuk menerbitkan Peraturan Dirjen Perhubungan Laut dan Surat Edaran terkait keselamatan pelayaran.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebelumnya telah menerbitkan Peraturan Dirjen Perhubungan Laut Nomor HK.103/2/8/DJPL-17 tanggal 18 April 2017 tentang Petunjuk Kapal Tradisional Pengangkut Penumpang Untuk Menjamin Keselamatan Kapal Penumpang Tradisional di Wilayah Perairan Indonesia.

Begitu juga dengan Surat Edaran yang telah diterbitkan untuk mengatur keselamatan pelayaran kapal tradisional dan kapal rakyat khususnya dalam mendukung penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 2018, yaitu Surat Edaran Nomor 054/R.OPS/VI-2018 tentang Peningkatan Pengawasan Keselamatan dan Keamanan Bagi Kapal-kapal Tradisional yang Digunakan Untuk Mengangkut Penumpang Dalam Rangka Arus Balik Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018.

Dalam Surat Edaran dimaksud, Dirjen Hubla menginstruksikan kepada seluruh Syahbandar untuk memastikan telah terpenuhinya persyaratan kelaiklautan kapal sebelum menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal-kapal tradisonal khususnya pada arus balik penumpang Angkutan Laut Lebaran tahun 2018 dan angkutan penumpang pada daerah destinasi wisata.

"Saya minta agar Syahbandar tidak memberangkatkan kapal apabila jumlah penumpang melebihi kapasitas yang telah ditetapkan sesuai sertifikat keselamatan," tegas Dirjen Agus.

Selain itu, lanjut Dirjen Agus, Syahbandar juga harus memastikan setiap penumpang yang naik ke atas kapal selalu memakai life jacket selama pelayaran dan tersedianya alat-alat keselamatan dan alat pemadam kebakaran di atas kapal serta melakukan pemantauan ulang kondisi cuaca setiap hari.

"Namun demikian, tanggungjawab keselamatan pelayaran bukan semata tanggungjawab regulator, tetapi juga semua pihak termasuk nakhoda/operator kapal dan penumpang kapal," imbuhnya.

Kepada nakhoda/operator kapal, diminta untuk memastikan kapal yang akan berangkat telah memenuhi persyaratan kelaiklautan serta memeriksa kembali jumlah penumpang yang naik memiliki tiket dan tidak melebihi kapasitas yang diijinkan.

"Sedangkan kepada para penumpang diwajibkan untuk memiliki tiket sesuai nama dan lokasi tujuan, mematuhi peraturan yang berlaku di atas kapal, menggunakan life jacket selama pelayaran, tidak merokok, tidak membuang sampah di laut, tidak membawa barang berbahaya serta menjaga ketertiban dan keamanan," jelas Dirjen Agus

Disamping itu, Dirjen Hubla juga akan mengoptimalkan implementasi aturan tentang Non Convention Vessel Standard (NCVS) untuk lebih meningkatkan aspek keselamatan transportasi laut nasional.

"NCVS merupakan aturan yang dikeluarkan masing-masing negara dalam mengatur standarisasi keselamatan pelayaran bendera kapal dengan cakupan yang cukup luas, mulai dari konstruksi kapal hingga pada pengawakan kapal. Aturan ini ditujukkan bagi kapal-kapal berbobot di bawah 500 GT yang melakukan kegiatan pelayaran domestik maupun Internasional dan bagi Kapal penumpang trayek dalam negeri,
Kapal barang trayek dalam negeri termasuk juga kapal dengan kriteria yang digerakkan tenaga mekanis, kapal kayu, kapal penangkap ikan, dan kapal pesiar," ujar Dirjen Agus.

Sementara itu, peraturan Safety of Life at Sea (SOLAS) yang dikeluarkan International Maritim Organization (IMO) diwajibkan bagi kapal-kapal yang memiliki bobot di atas 500 GT yang berlayar di perairan internasional.

"Penerapan NCVS di Indonesia akan lebih meningkatkan aspek keselamatan pelayaran dalam negeri, karena aturan NCVS menyesuaikan ukuran kapal dan kondisi perairan Indonesia," kata Dirjen Agus.

Adapun aturan standar kapal non konvensi (NCVS) tertuang pada Keputusan Menteri Perhubungan No. 65 Tahun 2009 tentang Standar Kapal Non Konvensi Berbendera Indonesia, dan SK Dirjen Perhubungan Laut No. UM.008/9/20/DJPL-12 tentang Pemberlakuan Standar dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kapal Non Konvensi Berbendera Indonesia.

"Untuk itu guna mendorong kepatuhan operator kapal terhadap implementasi aturan keselamatan pelayaran perlu kiranya ketegasan dari Syahbandar dan melakukan penertiban operator kapal penumpang tradisional yang membandel terutama bila ada kelalaian dalam pemenuhan aspek keselamatan kapal, kepastian kapasitas penumpang tidak melebihi kapasitas kapal dan penggunaan life jacket bagi para penumpang selama pelayarannya," tegasnya.

Dirjen Agus juga meminta Nakhoda kapal untuk memperhatikan faktor cuaca sebelum berangkat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca buruk di tengah pelayarannya.

"Kami rutin mengeluarkan maklumat pelayaran tentang pemberitahuan kondisi cuaca selain bisa dilihat melalui website BMKG. Untuk itu, Syahbandar harus proaktif mengingatkan Nakhoda agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan kami meminta nakhoda harus patuh terhadap penundaan berlayar yang dikeluarkan Syahbandar bila cuaca buruk demi keselamatan pelayaran," ujar Dirjen Agus.

Selanjutnya Dirjen Agus mengatakan ia memerintahkan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) untuk membantu pengawasan keselamatan pelayaran dengan menerjunkan petugas beserta kapal patrolinya.

"Seperti yang terjadi di Tanjung Priok dan Kali Adem Jakarta, petugas PPLP Tanjung Priok ikut mengawasi kepatuhan terhadap keselamatan pelayaran dan kapal patrolinya standby mengawal serta mengawasi kapal-kapal penumpang yang sedang berlayar," kata Dirjen Agus.

Menurut Dirjen Agus, aturan-aturan yang ada sudah mengatur secara detil dan jelas namun diperlukan integritas petugas di lapangan untuk memastikan implementasi aturan tersebut berjalan dengan baik.

"Oleh karena itu, sekali lagi perlu ada ketegasan dari Syahbandar setempat yang tentunya ketegasan yang tetap sopan, memperhatikan kearifan lokal agar kedepan tidak ada lagi kelalaian yang menyebabkan musibah pelayaran," tutup Dirjen Agus.




Reporter :             Sukemi
Komunitas Skateboarding Adakan Perayaan Ultah di RPTRA kali Jodoh

Komunitas Skateboarding Adakan Perayaan Ultah di RPTRA kali Jodoh

MITRAPOL.com - dalam merayakan hari ulang tahun skateboard sedunia komunitas skateboarding sejabotabek adakan acara di Rptra Kali jodoJalan Bidara Raya No.18, RT.4/RW.5, Pejagalan, Penjaringan, Angke, Tambora, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450, Indonesi
Kamis (21/06/18)

komunitas skateboard jabotabek rayakan ulang tahun yang jatuh Tanggal 21 juni ini di Rptra kali jodo dihadiri oleh anggota pemain skateboard tiga ribu anggota sejabotabek


Acara dimulai pukul 14.00 wib hingga 19.00 wib dengan susunan acara teraebut terdiri dari, meet up, longmarch road, high ollie, bowl contest Hippie jump, long ollie , Skate Race, Break, Hip Hop performance, winner presentation, product, Giveaway, Doorprize

Menurut Daeng Jamal pengelolah Rptra kali jodoh yang ditunjuk oleh pemda mereka sudah mempersiapkan acara itu satu bupan sebelumnya , Tuan rumah mensuport kegiatan ini , sangat positif bagi kalangan anak muda , saya sangat mendukung serta memberikan apresiasi terhadap acara ini katanya daeng jamal

Selain kegiatan yang positif kegiatan ini juga berpengaruh besar terhadap pengunjung khususnya anak muda ya, bisa melihat langsung aktifitas skateboard untuk hiburan yang ada di Rptra kali jodo untuk kepanitian acara diadakan oleh satria vijie salah satu olah ragawan di bidang skateboard yang banyak mengukir prestasi di bidang itu

Menurut satria Vijie komunitas skateboard jakarta skateboarding kita bersama semua anggota skateboarding sekita tiga ribu orang kita merayakan hari skateboarding sedunia untuk acara kita di Rptra sudah berkordinasi dengan daeng jamal sebagai pengelolah pihak kepolisian wilayah dan stackholder lainnya, ujar satria

Perayaan hari skateboarding ini jatuh pada tanggal 21 Juni kita bersama semua rekan optimis bahwa olah raga skateboard bisa memberikan penghasilan yang menjanjikan karna saya pun sudah merasakan sendiri prestasi yang didapat sudah peringkat tiga di dunia selain itu prestasi pringkat dua profesional indonesia serta penghargaan pendatang baru terbaik , katanya satria yang berdomisili di bekasi


Olah raga ini memang masih belum umum dan di lihat sebelah mata tapi saya optimis bahwa olah raga ini bisa menghasilkan serta membawa nama baik untuk diri, keluarga rekan ,serta bangsa indonesia tutupnya satria yang menggeluti skateboard selama lima belas tahun.




Reporter :              Sukemi
Rampas Motor Secara Paksa, Ormas Badak Banten Sweeping Beberapa Titik Tempat Tongkrongan Matel

Rampas Motor Secara Paksa, Ormas Badak Banten Sweeping Beberapa Titik Tempat Tongkrongan Matel

MITRAPOL.com- Banyaknya kejadian perampasan unit sepeda motor milik konsumen sebuah perusahaan lising oleh sekelompok orang yang dikenal dengan sebutan nama Mata Elang (Matel), ternyata mengundang reaksi Ormas Badak Banten DPD Lebak.

Karena telat membayar uang cicilan unit kendaraan bermotor, ini dijadikan azas manfaat oleh Matel untuk mencari keuntungan dengan cara merampas unit tersebut dengan dalih ktedit macet dan pengamanan unit. Sayangnya, konsumen tersebut justru menjadi korban pemerasan oleh Mata Elang dengan dimintai sejumlah uang dengan alasan untuk biaya batal tarik.

Hal ini mengundang reaksi keras Ormas Badak Banten dibawah pimpinan Buya Sujana Karis, dan menjadi rapat kerja Badak Banten DPD Lebak.

Dikatakan Umar Vijay, Panglima Satgas Badak Banten DPD Lebak, dirinya mengutuk keras terhadap Matel yang melakukan perampasan unit sepeda motor di tengah jalan.

“Kami dari Ormas Badak Banten mengutuk keras tindakan perampasan unit sepeda motor milik konsumen ditengah jalan oleh Matel, dan kami akan melakukan pengawasan terhadap tindak tanduk Matel yang dianggap sangat meresahkan masyarakat,” ungkap Umar kepada Mitrapol.com Kamis (21/6/2018) dihalaman kantor FIF Rangkasbitung.

Menurut Umar, seharusnya dalam melakukan penarikan unit kendaraan milik konsumen yang macet kredit yang harusnya dilakukan di rumah, seperti halnya pada saat melakukan akad kredit.

“Ini sudah jelas sangat menyalahi aturan dan melanggar hukum, karena apapun dalihnya, ini merupakan tindakan perampasan,” jelasnya.

Diketahui sebelumya, Badak Banten melakukan sweeping terhadap Matel di titik-titik biasa Matel mencari mangsanya, namun tidak ada satupun anggota Matel yang terlihat.

“Kita sudah lakukan sweeping ke beberapa titik dimana biasa Matel itu nongkrong mencari mangsa, namun tidak ada satupun anggota Matel yang berada di tempat

"sampai akhirnya kita mendatangi kantor FIF untuk meminta penjelasan terkait keberadaan Matel. Dan setelah ini, kami juga akan melakukan kordinasi dengan pihak yng berwajib (Polres) tentang keberadaan Matel yang kami anggap sudah sangat meresahkan masyarakat,” tandasnya. 



Reporter :                  ( Anton/Aan )
Siswi SMP Diperkosa 7 Pemuda

Siswi SMP Diperkosa 7 Pemuda

MITRAPOL.com - Sebanyak 7 orang pemuda diduga memperkosa seorang siswi kelas dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Seorang dari 7 pelaku tersebut merupakan Pak Lik korban sendiri.

Ke 7 pelaku itu adalah, TA, warga Desa Tawangsari, yang merupakan saudara kandung ibu korban sendiri, IN (18) warga Desa Tawangsari, kelas 2 SMK, kemudian SP, warga Desa Sidorogo atau Krembeng Hardimulyo, JT, warga Desa Krembeng Tawangsari, NR, warga Desa Krembeng Hardimulyo, YY alias PT (20) warga Desa Krembeng hardimulyo, dan MD (20) warga Desa Krembeng Hardimulyo. Kesemuanya merupakan warga Kecamatan Kaligesing Purworejo.

Kejadian perkosaan yang menimpa inisial SPA (14) warga Kecamatan Kaligesing, siswi kelas 2 SMP terjadi pada Bulan April sampai mel 2018 di wilayah Kecamatan Kaligesing, dan Kecamatan Loano Purworejo.

Saat itu bermula pelaku atas nama TA mengajak korban nonton tv, setelah itu kemudian TA mengajak korban jalan-jalan, namun korban dibawa ke tempat sepi di hutan pinus tertutup. Di lokasi tersebut, kemudian pelaku melakukan perbuatan kejinya.


TA melakukan perbuatan bejatnya di 3 lokasi yang berbeda, didua lokasi dilakukannya seorang diri, pertama kali di hutan pinus tertutup Tawangsari, kedua kalinya di dekat makam Tawangsari, untuk ketiga kalinya di kandang ayam milik Pak Haji MN. ketiga kalinya TA tidak melakukan seorang diri, namun berempat dengan temannya, IN, SP dan JT.

Sementara untuk kejadian yang keempat kalinya di desa Krembeng pada waktu malam hari yang dilakukan oleh PT dan NR. Kemudian yang terahir kejadian di Kecamatan Loano, dilakukan oleh MD pada waktu malam hari.

Atas kejadian itu kedua orang tua korban yang tidak terima dengan perbuatan para pelaku, langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian polsek Kaligesing Polres Purworejo.

Orang tua korban meminta kepada kepolisian agar mengusut tuntas kasus yang menimpa anaknya, mereka juga meminta agar pelakunya harus dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan.

Menurut pengakuan korban dan kedua orang tuanya kepada metrotimes saat ditemui di rumahnya, Selasa (18/6) pagi menceritakan, bahwa mereka telah melaporkan ke 7 pelaku tersebut kepihak kepolisian Polsek Kaligesing, namun sampai sat ini baru dua pelaku yang ditangkap, sementara yang 5nya masih berkeliaran dirumah mereka masing- masing Ungkapnya.

Kedua pelaku yang ditangkap Itu adalah PT dan MD. dan itu sudah dua minggu mereka ditangkap sebelum lebaran. Sementara 5 pelaku lainnya belum ditangkap, mereka adalah, IN, JT, TA, SP, dan NR. Pertanyaan kami kenapa ke 5 pelaku ini belum juga di tangkap, katanya.

“Coba seperti salah satu pelaku yang bernama TA, dia itu masih ada hubungan keluarga dengan kami, tapi perbutannya seperti setan. Dia tega memperkosah keponakannya sendiri, dasar pak Lik Bejad,” kata orang tua Korban dengan nada marah.


Sekali lagi sebagai orang tua Kami meminta kepada Kepolisian agar segera ditangkap ke 5 orang tersebut, apa lagi yang namanya TA, dia harus dihukum seberat-beratnya. Tegas ibu korban.

“Pada saat itu anak saya dibekam mulutnya oleh mereka, selain itu, ada juga yang mengancam anak saya, ancaman mereka itu, kalau anak saya sampai menceritakan kejadian itu ke pihak orang tua, mereka akan meviralkan foto atau video anak saya yang mereka rekam pada saat kejadian kepada pacarnya, itu pengakuan anak saya,” Jelas orang tua korban.




Penulis              (Hendra)

Halal Bihalal Polres Kepulauan Seribu

Halal Bihalal Polres Kepulauan Seribu

MITRAPOL.com - kegiatan Halal Bihalal Polres Kepulauan Seribu, Kamis (21/6/2018) pukul 09.30 Wib dipimpin Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian, SIK., M.SI dihadiri oleh Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kapolsek diikuti seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, Bhayangkari, PNS, BKO Polair PMJ, Basarnas, BKO Damkar, Tim Marga Satwa Ragunan, dan Awak Media di hal Mako Perwakilan Polres Kepulauan Seribu Marina Ancol situasi kondusif.


Menurut kapolres kepulauan seribu Akbp Victor siagian Sik.M.SI,

1.  Kita saling memaafkan dan menjadi diri pribadi yang lebih baik dari tahun yang sebelumnya.

2. Diharapkan kepada seluruh anggota Kepulauan Seribu dapat memaknai hari Raya Idul Fitri ini sebagai penambah semangat dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri

Untuk seluruh jajaran divisi wilayah kepulauan Seribu memberikan pelayan pos pam dengan baik dimasing masing Pulau yang ada di Kepulauan Seribu.


Reporter    : sukemi
Kemacetan Parah dikota Bukittinggi

Kemacetan Parah dikota Bukittinggi

MITRAPOL.com - Kepadatan arus kendaraan sepanjang hari Selasa sampai Rabu (20/06/18) membuat petugas lalulintas di Bukittinggi benar-benar bekerja keras untuk mengurai kemacetan terutama dari simpang Jambu air sampai simpang empat Padang Luar.


Berbagai rekayasa dilakukan mulai dengan mengatur kendaraan melintas di Simpang Empat Padang Luar sampai membuat marka pembatas jalan dan dilarang belok kanan, namun tidak banyak membantu mengurangi kemacetan.

Karena volume kendaraan yang lewat semakin padat, pukul 16.00 petugas mencoba jalur satu arah dari Simpang Empat Padang Luar nenuju pusat Kota Bukittinggi. Akibatnya sampai di simpang Jambu air tersekat lagi, dan macet panjang kembali terjadi, warga yang tinggal di Simpang Bengkaweh dan di ruko ruko sepanjang jalan dari Jambu Air ke Padang Luar mengeluh.

Untuk pulang kerumah mereka dari pusat kota, baik naik angkot, sepeda motor serta berbagai kendaraan roda empat tidak bisa, karena angkot dan kendaraan roda dua dan empat menuju padang luar di alihkan lewat Simpang Taluak nenuju Ladang Laweh keluar disimpang Padang Luar.

Kebijakan menjadikan jalan satu arah dari Simpang Empat Padang Luar menuju pusat Kota Bukittinggi menuai protes dan sangat disayangkan masarakat, sehingga masarakat menilai petugas mulai linglung mengatasi kemacetan, masuk dan keluar dari kota Bukit tinggi tersebut.



Reporter : efrizal


Obyek Wisata Limapuluh Kota Sumatera Barat.

Obyek Wisata Limapuluh Kota Sumatera Barat.

MITRAPOL.com - Lokasi objek wisata di Lima puluh Kota, sumatera barat. Hari lebaran pertama sampai Selasa (19/06/18 ) selalu di padati oleh pengunjung objek wisata musim lebaran dan pengunjung yang lewat dari arus mudik serta sebaliknya.


Objek wisata yang sangat diminati pengunjung dari berbagai daerah di Sumbar adalah Lembah Harau dan pemandian Batang Tabik di Kabupaten Lima puluh kota.

Lembah Harau yang mulai mendunia benar-benar dipadati pengunjung, sehingga petugas lalulintas terpaksa membatasi kendaraan yang lewat menuju Lembah Harau.

Akibat dari pembatasan itu, banyak pengunjung yang kecewa, terutama para perantau yang sengaja ingin menikmati keindahan obyek wisata Lembah Harau.


Seperti dituturkan Alex perantau dari Pekanbaru yang sengaja membawa keluarganya ingin meniknati keindahan Lembah Harau pada lebaran kedua (sabtu 16/6).

Alex dan rombongan tidak bisa masuk ke obyek wisata Lembah Harau, dipintu gerbang masuk arah ke Lembah Harau sudah dicegat petugas, tidak bisa masuk karena kendaraan penuh didalam dan jalur menuju Lembah Harau relatif sempit, susah kalau berpapasan, ujar Alex dengan nada sedikit kecewa kepada awak Media.

Untuk menghibur kelurga dan tidak mengecewakan, kami beralih menuju Kapalo Banda di Taram, alhamdulillah anak anak puas, ternyata disana alamnya sejuk di kelilingi bukit dan air sungainya jernih, cocok untuk mandi-mandi bagi anak anak ungkap Alex yang mengaku merantau ke Riau dan pulang ke Kecamatan Latina hanya setiap lebaran.

Sementara kapolres Limopuluah Kota AKBP Haris Hadis kepada wartawan mengatakan, sengaja dilakukan buka tutup jalur menuju Lembah Harau untuk menghindari penumpukan yang padat total oleh kendaraan, sehingga terjadi penyumbatan.

Untuk menghindari terjadinya penyumbatan itu, kita lakukan buka tutup dan pemantauan secara ketat. Apabila telah mulai menumpuk kendaraan didalam obyek wisata, tidak ada lagi tempat parkir, maka kita tutup dulu kendaraan yang masuk, dan mengurangi kemacetan"tutupnya.



Reporter : efrizal


Polsek Jatiuwung Pasang Spanduk Jelang Pilkada Kota Tangerang Tahun 2018

Polsek Jatiuwung Pasang Spanduk Jelang Pilkada Kota Tangerang Tahun 2018

MITRAPOL.com - Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota memasang spanduk yang berisikan "Pilkada aman masyarakat aman" . Terlihat spanduk yang di pasang oleh Kapolsubsektor Palem Semi Aiptu Purwanto di depan pagar Polsubsektor Palem Semi Polsek Jatiuwung di Jalan Raya Palem Raja Kelurahan Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas Kota Tangerang. Hal ini dilakukan menjelang Pilkada Serentak pada tanggal 27 Juni 2018, Selasa (19/06/2018).



Kapolsek Jatiuwung kompol Eliantoro jalmaf SIK, MIK. menuturkan, pemasangan spanduk ini memang dipasang agar nanti Pilkada 2018 Di kota Tangerang berlangsung aman dan damai.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, kami menginginkan pilkada berjalan sesuai aturan, perbedaan merupakan suatu hal yang perlu diakui,” ujar Kompol Eliantoro.

Kapolsek juga menghimbau semoga semua lapisan masyarakat di kota Tangerang, Bersama-sama menjaga agar Pilkada ini bisa berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan. Kita jaga keamanan, ketertiban dan juga persaudaran,” ucapnya.

Reporter : sukron